![]() |
| Foto: CNN |
Ilmuwan mendeteksi jejak racun tanaman di mata panah Zaman Batu yang digunakan pemburu pengumpul di Afrika Selatan sekitar 60.000 tahun lalu. Temuan ini menandai penemuan panah beracun tertua dan mengindikasikan alat serta strategi berburu canggih sudah ada ribuan tahun lebih awal dari perkiraan sebelumnya, menurut penulis studi di jurnal Science Advances.
"Dalam perburuan, panah beracun biasanya tidak membunuh mangsa seketika. Racun tersebut membantu pemburu mengurangi waktu dan energi yang dibutuhkan untuk melacak dan melelahkan hewan yang terluka," ujar Sven Isaksson, profesor arkeologi di Universitas Stockholm yang dikutip detikINET dari CNN.





















