20 September 2026

Anak Krakatau Kini Berbeda dari Sebelum Tsunami 2018

Gunung Anak Krakatau. Foto: Istimewa/Pemprov Lampung

Anak Krakatau kembali tumbuh setelah sebagian tubuh gunung api itu runtuh pada 2018 dan memicu tsunami. Namun, ilmuwan mengingatkan bahwa Anak Krakatau yang sekarang bukan lagi gunung api yang sama dengan sebelum peristiwa tersebut.

Hal ini terlihat dari perubahan bentuk tubuh gunung api serta pola pertumbuhannya setelah keruntuhan. Dalam webinar 'Karakteristik Vulkanik Gunung Api Krakatau: Sistem Magmatik, Sejarah Evolusi, dan Pemantauan Tsunami Real-time', Profesor Sebastian Watt dari University of Birmingham mengatakan, pada 2023 tubuh Anak Krakatau masih lebih rendah dibandingkan kerucut gunung sebelum runtuh pada 2018. Di sisi lain, diameternya kini justru lebih lebar.

Tentang Naiknya Influenza A, Subtipe Ini Paling Banyak Ditemukan

Ilustrasi (Foto: Getty Images/nopparit)

Belakangan influenza tipe A ramai diperbincangkan di media sosial. Hal ini karena kasusnya disebut meningkat di beberapa wilayah. Lantas, bagaimana kondisi secara nasional?

Kementerian Kesehatan melaporkan tren kasus dan jenis subtipe virus influenza di Indonesia berdasarkan Surveilans Sentinel Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) Tahun 2024-2026 (M-34) dari 39 Puskesmas dan 35 Rumah Sakit.

Kemenkes: Kasus Influenza Tipe A Naik, Balita Jadi Kelompok Paling Banyak Terinfeksi

Foto: Ilustrasi Influenza A pada anak (Getty Images/surachetkhamsuk)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan penanganan lonjakan kasus Influenza A di sejumlah daerah, termasuk wilayah Jawa Timur, tetap terkendali secara nasional.

Pemerintah kini memperketat pemantauan di titik-titik sentinel fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi potensi penularan yang lebih luas.

Waspada...Gejala Serangan Jantung Bisa Terasa seperti Asam Lambung

Foto: Ilustrasi sakit jantung (Getty Images/Nansan Houn)

Serangan jantung tidak selalu ditandai dengan nyeri dada hebat hingga membuat seseorang langsung terjatuh. Pada sebagian orang, kondisi ini dapat muncul melalui gejala yang lebih samar, seperti rasa tidak nyaman di dada, sesak napas, atau sensasi yang kerap disalahartikan sebagai gangguan pencernaan.

Dikutip dari laman Hindustan Times, saat terjadi serangan jantung akut, aliran darah menuju sebagian otot jantung dapat sangat berkurang atau bahkan terhenti sepenuhnya. Dr Tyagi, yang memiliki pengalaman klinis lebih dari 22 tahun di bidang kardiologi invasif dan noninvasif, menjelaskan bahwa semakin lama penyumbatan berlangsung, semakin besar pula kerusakan jaringan jantung yang dapat terjadi secara permanen.

Sebanyak Seribu Lebih SPPG Ditutup Sementara dan 654 Diusulkan Tutup Permanen

Foto: Ilustrasi MBG (Antara Foto/Andry Denisah)

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.276 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Penghentian dilakukan karena SPPG tersebut belum memenuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)

Tindakan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan (Tauwas) BGN terhadap pemenuhan persyaratan higiene dan sanitasi SPPG.

Benarkah Gula Aren dan Madu Lebih Sehat dari Gula Pasir?

Foto: Getty Images/Almaje

Banyak orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan memilih mengganti gula pasir dengan pemanis lain, seperti gula aren atau madu. Anggapannya, kedua bahan tersebut jauh lebih sehat dan bebas kalori sehingga aman dikonsumsi saat diet.

Lantas, apakah anggapan tersebut benar?

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa perbandingan kalori antara gula pasir, gula aren, dan madu sebenarnya tidak jauh berbeda. Secara angka, perbedaannya relatif tipis.

Sebenarnya Apa Itu Beras Fortifikasi?

Foto: Getty Images/OrraweeT

Istilah beras fortifikasi belakangan lagi banyak dibicarakan. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan beras fortifikasi? Mengapa beras perlu difortifikasi dan zat gizi apa saja yang ditambahkan?

Apa Itu Fortifikasi Pangan?

Fortifikasi pangan merupakan upaya menambahkan zat gizi tertentu ke dalam pangan untuk meningkatkan kandungan zat gizi di dalamnya.

Benarkah Minum Air Lemon Pagi Hari Bikin Lemak 'Luntur'?

Foto: Getty Images/iStockphoto/JulijaDmitrijeva

Kebiasaan minum air lemon di pagi hari saat perut kosong kerap muncul di media sosial. Hal karena dipercaya ampuh 'mencuci' atau melunturkan lemak tubuh.

Namun, spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menegaskan bahwa klaim tersebut hanyalah mitos belaka. Ia mengingatkan bahwa sifat asam dari air lemon yang dikonsumsi saat perut belum terisi makanan sama sekali justru dapat memicu masalah kesehatan.

Sandal Pintar 'Pencium' Risiko Komplikasi Diabetes Karya Mahasiswa UGM

Foto ilustrasi: Getty Images/Mohamad Faizal Bin Ramli

Pengidap diabetes melitus (DM) tipe 2 kerap mengalami gangguan saraf atau neuropati perifer pada area kaki. Kondisi ini membuat sensitivitas kaki menurun tajam.

Kondisi tersebut membuat pasien sering kali tak menyadari adanya tekanan, gesekan, hingga luka kecil yang berisiko memicu komplikasi serius.

Influenza Tipe A Bisa Picu Pneumonia, Ini Gejalanya

Ilustrasi (Foto: Getty Images/Antonio_Diaz)

Kasus influenza tipe A tengah menjadi perhatian di Surabaya, Jawa Timur. Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang rentan terpapar virus ini.

Direktur Utama RSAB Harapan Kita dr Reni Wigati, SpA(K) mengatakan di wilayah DKI Jakarta memang terjadi peningkatan kasus influenza. Namun, khusus untuk influenza tipe A, angkanya masih normal.

Ini Jawaban Menkes Tentang Kritik DPR: Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik 6 Tahun

Foto: BPJS Kesehatan

Anggota DPR Komisi IX Edy Wuryanto mengkritik Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin soal tidak adanya perubahan harga iuran BPJS Kesehatan selama 6 tahun.

Hal ini disampaikan Edy dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Kesehatan di Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026).

Kondisi Anak Keracunan MBG yang Dirawat di RSCM Karena Masalah Ginjal

Konferensi pers soal dua anak diduga keracunan MBG dari Sumatera Utara (Foto: Dok. Humas RSCM)

Salah satu dari dua anak diduga keracunan MBG dari Sumatera Utara sempat dilaporkan mengalami penurunan fungsi ginjal akut. Kondisinya dilaporkan perlahan membaik setelah menjalani perawatan di RS Ciptomangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Dokter spesialis anak subspesialis nefrologi dari RSCM, dr Henny Adriani Puspitasari, SpA, Subsp.Nefro mengatakan saat ini anak tersebut sedang dalam fase pemulihan.

Ini Kata Neurolog Tentang Siswi Hilang Ingatan usai Makan MBG

Foto: Ilustrasi Makan Siang Gratis (Antara Foto/Andry Denisah)

Neurolog anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkap kondisi pasien anak asal Sumatera Utara yang sebelumnya viral disebut mengalami hilang ingatan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan gangguan fungsi otak pada pasien tersebut.

Prof Dr dr R A Setyo Handryastuti, SpA, Subsp Neuro(K), mengatakan dirinya sudah memeriksa langsung pasien pertama yang dirujuk ke RSCM. Pemeriksaan dilakukan melalui wawancara dengan pasien dan keluarga, mempelajari data perawatan sebelumnya, pemeriksaan fisik dan neurologis, hingga pemeriksaan elektroensefalografi (EEG).