09 January 2026

Mana yang Lebih Baik, Jalan Kaki Pagi atau Malam?

Foto: Ilustrasi jalan kaki (Getty Images/PeopleImages)

Jalan kaki memiliki banyak manfaat, baik mental maupun fisik. Jika dilakukan dengan kecepatan dan intensitas yang tepat, berjalan kaki bisa menjadi cara yang baik untuk memberi nutrisi pada jantung.

Kapan waktu untuk jalan kaki bisa memengaruhi manfaat yang akan diperoleh. Lantas, lebih baik mana? Jalan kaki di pagi hari atau di sore hari?

Manfaat Berjalan Kaki di Pagi Hari

Bangun tidur dan berjemur di bawah sinar matahari pagi bisa memberikan dampak positif pada waktu istirahat. Sebuah studi pada 2024 dalam Journal of Heatlh Psychology mengungkap, paparan sinar matahari pagi bisa membantu meningkatkan kualitas tidur di malam hari.

Dikutip dari laman Vogue India, paparan sinar matahari di pagi hari bisa membantu pembentukan vitamin D. Nutrisi ini dibutuhkan untuk menjaga imunitas, sehingga lebih terlindung dari berbagai penyakit.

Berjalan kaki di pagi hari juga terbukti bisa memperbaiki tekanan darah, konsentrasi insulin, dan resistensi insulin, dibandingkan dengan berjalan kaki di siang hari pada pasien dengan sindrom metabolik. Hal ini ditemukan dalam sebuah studi pada tahun 2023 dalam Journal of Phsycology.

Tak hanya itu, menggunakan lemak sebagai sumber energi bisa membantu menurunkan berat badan.

"Berolahraga dalam keadaan puasa saat cadangan glikogen Anda minimal bisa membantu Anda membakar lebih banyak lemak," kata seorang ahli bedah bariatrik di Memorial Care Surgical Weight Loss Cener di Orange Coast Medical Center, Michael Russo.

Kendati demikian, hal itu juga bisa memiliki efek sebaliknya karena tubuh merasa lelah atau kekurangan energi, sehingga olahraga menjadi kurang efektif.

"Selan itu, jika asupan protein rendah, tubuh bisa membakar otot untuk energi dalam keadaan puasa," tambahnya.

Jadi, jalan kaki pagi hari dalam keadaan berpuasa atau perut kosong tidak cocok untuk semua orang. Hal ini akan menentukan keberhasilan atau kegagalan dalam tujuan oenurunan berat badan.

Manfaat Jalan Kaki di Malam Hari

Berjalan kaki setelah makan malam baik untuk pencernaan. Menurut profesor ilmu olahraga terapan dan ilmu gerak di Fakultas Kinesiologi Universitas Michigan, Laura A. Richardson, hal ini juga mengurangi kemungkinan untuk mengonsumsi makanan tambahan seperti cemilan sebelum tidur.

Jalan kaki di malam hari juga memengaruhi kualitas tidur. Tapi, hal tersebut sebenarnya tergantung pada masing-masing orang.

Sebuah studi menunjukkan olahraga pagi dan malam hari mempercepat siklus tidur-bangun dan produksi melatonin pada orang yang terbiasa begadang, sehingga berjalan kaki kapanpun bisa bermanfaat untuk mereka. Sebaliknya, olahraga malam hari bisa menunda manfaat ini bagi orang terbiasa bangun pagi.

"Jika mempertimbangkan untuk menjadwalkan jalan kaki di malam hari, periksa saja bagaimana hal itu memengaruhi tidur," kata Richardson.

Dikutip dari laman Runstreet, jalan kaki malam hari bisa mengatasi efek stres sepanjang hari.

Mana yang Lebih Baik?

Secara keseluruhan berjalan kaki memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Jadi, hal ini tidak terpaku pada waktu melakukannya.

Sebenarnya, pemikiran mendasar adalah memilih waktu yang dapat Anda lakukan secara konsisten," kata Richardson.

Hal ini akan membantu membangun kebiasaan dan jadwal seputar olahraga. Selain itu, tetap berolahraga dalam waktu yang sama memiliki manfaat tersendiri pada ritme sirkadian.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Jalan Kaki Pagi Vs Malam, Lebih Baik yang Mana? Pakar Bilang Gini"