25 March 2026

Kisah Pasien Konsumsi Alkohol Mengandung Nitrogen Cair

Foto ilustrasi: Getty Images/gorodenkoff

Tren minuman 'berasap' estetik di Meksiko berujung bahaya yang menyebabkan seorang pria 34 tahun meninggal. Tragedi ini berawal saat ia mengonsumsi alkohol yang mengandung nitrogen cair.

Dalam hitungan detik, ia merasakan nyeri hebat yang tidak tertahankan di perutnya hingga harus dilarikan ke unit gawat darurat.

Dikutip dari Live Science, ia dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi yang memprihatinkan. Ia mengeluhkan keringat yang deras, lemas, detak jantungnya melonjak cepat hingga 124 bpm, dan suhu tubuhnya menurun drastis.

Melihat kondisinya, dokter mencurigai pasien tersebut mengalami kerusakan organ dalam yang sangat serius. Penyebab kondisi fatal tersebut adalah sifat fisik nitrogen cair.

Ketika zat yang sangat dingin (minum 196 derajat Celsius) ini berubah menjadi gas di dalam tubuh yang hangat, volumenya akan memuai hingga 700 kali lipat.

Hasil Laporan Medis

Dalam laporan medis, dokter menjelaskan bahwa nitrogen cair tersebut memuai dengan sangat cepat di dalam lambung pasien. Akibat tekanan gas yang luar biasa besar dalam waktu singkat, lambung pria tersebut 'meletus' seperti balon yang ditiup terlalu kencang.

Dari pemindaian CT scan, dokter melihat ada lapisan gas nitrogen yang terperangkap di rongga perut, tepat di bawah paru-paru. Kondisi tersebut dikenal sebagai pneumoperitoneum.

Hal ini mengonfirmasi bahwa lambung pasien robek dan gas yang bocor keluar.

Penanganan Tim Medis

Tim dokter langsung melakukan operasi lubang kunci atau laparoskopi untuk melepaskan gas yang terperangkap dan memperbaiki robekan. Dokter menemukan lubang selebar 3 cm di lambung pasien dan berhasil menutupnya dengan jaringan lemak dari bagian perut lainnya.

Setelah penanganan dilakukan, pasien berhasil pulih dan bisa pulang setelah tiga hari dirawat.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kronologi Dokter Tangani Pasien 'Lambung Meledak' gegara Nitrogen Cair"