![]() |
| Foto: Muhammad Reevanza/detikFoto |
Sejumlah pihak meminta PT KAI meninjau ulang posisi gerbong wanita yang selama ini ditempatkan di paling depan dan belakang. Teranyar, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) juga menyoroti perlunya perpindahan posisi gerbong, utamanya untuk kelompok rentan.
"YLKI mendorong evaluasi terhadap fasilitas dan standar keselamatan pada gerbong kereta, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas. Penempatan gerbong, termasuk gerbong khusus wanita di bagian depan dan belakang, perlu ditinjau ulang dari sisi keamanan," jelas Rio Prambodo Pengurus Harian YLKI, dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (28/4/2026).
Kekhawatiran tersebut juga mencuat di berbagai platform media sosial. Tidak sedikit netizen yang menilai gerbong depan dan belakang kereta tinggi risiko untuk kelompok rentan.
"Kalau di Malaysia, gerbong perempuan itu ditaruh di tengah," timpal salah satu netizen.
"Padahal beberapa hari lalu gue mikir kenapa gerbong cewe di depan dan belakang, kalau ada apa-apa cewe yang kena duluan dong? Dan terjadilah semalam, jujur shock," respons netizen lain.
"Di gerbong cewek jadi korban ditabrak kereta, di gerbong camur jadi korban pelecehan seksual. Kuat-kuat cewek anker," sahut yang lain.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi juga mengungkap kekhawatiran yang sama, berkaca pada insiden penabrakan kereta Argo Bromo ke KRL di stasiun Bekasi Timur.
"Kalau tadi kita ngobrol dengan KAI itu kenapa ditaruh di paling depan, paling belakang supaya tidak terjadi rebutan. Tapi dengan peristiwa ini kita mengesulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah jadi yang laki-laki di ujung, yang depan belakang itu laki-laki jadi yang perempuan di tengah," kata dia pasca mengunjungi korban di RSUD Bekasi, Selasa (28/4).
"Kalau gerbang perempuan, banyaknya perempuan. Tadi ada yang laki-laki itu karena dia ada di gerbang tiga dan juga ada yang dari Argo Bromo yang kena juga yang laki-laki. Saya kaget kok korbannya ada yang laki-laki, oh ternyata mereka ada di gerbang tiga dan ada yang dari Argo Bromo," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Imbas Insiden Maut, YLKI Minta KAI Kaji Ulang Posisi Gerbong Wanita"
