08 May 2026

Cara 'Detoks' Tubuh Bila Terlanjur Makan Siomay Ikan Sapu-sapu

Foto: Ari Saputra/detikFoto

Di Indonesia, ikan sapu-sapu dikenal tidak layak konsumsi karena berisiko mengandung logam-logam berbahaya seperti merkuri hingga timbal. Namun, tetap banyak oknum pedagang nakal yang menggunakan ikan ini sebagai bahan utama dagangannya, seperti pada siomay.

Jika sudah telanjur mengonsumsinya, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mendetoksifikasi tubuh dan membantu meminimalkan dampaknya.

Nutrisionis Rita Ramayulis menjelaskan langkah paling awal yang harus dilakukan adalah menghentikan konsumsi sumber cemaran tersebut.

"Kalau sudah terlanjur, ya ada cemaran logam berat misalnya di dalam tubuhnya gitu ya. Tentunya yang pertama kali dilakukan adalah tidak meneruskan kebiasaan itu kan. Jangan tumpuk lagi deh gitu ya," jelas Rita saat berbincang di program Sunset Talk, detikSore, Senin (4/5/2026).

Setelah itu, menjaga asupan cairan menjadi kunci penting. Air putih dapat membantu tubuh membawa keluar sebagian zat yang tidak dibutuhkan.

"Nah yang kedua, perbanyak tuh minum air putih. Karena walau bagaimanapun setiap cairan itu lebih banyak masuk ke tubuh, dia pasti akan mengangkut sebagian kecil dari zat-zat yang dianggap tidak boleh ada di tubuh itu dikeluarkan dengan air putih," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga tubuh tetap terhidrasi dan tidak kekurangan cairan agar proses pembuangan zat sisa berjalan optimal.

Selain itu, aktivitas fisik seperti olahraga juga berperan dalam detoksifikasi. Menurut Rita, keringat yang dihasilkan dari olahraga berbeda dengan keringat akibat suhu udara panas.

"Nah kemudian juga sebenarnya makin banyak kita berkeringat karena olahraga, beda loh ya, kalau karena olahraga tuh ada peningkatan aliran darah. Kalau keringat karena panas kan nggak ada. Jadi beda tuh ceritanya tuh," kata Rita.

"Nah kalau (keringat) karena olahraga itu juga dia bisa membawa zat-zat toksik sebagian dari keringat. Jadi bedalah cara kerja di tubuhnya gitu, itu bisa dilakukan," lanjutnya.

Tak kalah penting, pemilihan makanan juga bisa membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Beberapa sayur diketahui memiliki zat yang membantu mengikat racun.

"Nah yang terakhir itu sebenarnya makanan-makanan tertentu itu punya zat yang bisa membuat racun itu menjadi molekul kecil. Misalnya nih pada brokoli, pada bayam itu dia punya zat antiracun lah istilahnya gitu ya. Jadi ini tuh boleh diperbanyak," tutur Rita.

Ia menambahkan, memperbanyak konsumsi buah dan sayur dapat membantu tubuh mengikat dan membuang zat toksik.

"Sebenarnya semua jenis bayam mempunyai (kemampuan detoksifikasi). Kalau buah-buahan mungkin yang antioksidan, mengandung serat yang bisa mengangkat kelebihan-kelebihan itu, dan dia punya fitokimia juga gitu ya," ujarnya.

Meski begitu, lanjut Rita, beberapa buah dinilai memiliki kemampuan lebih tinggi dalam membantu proses tersebut.

"Tapi pada pisang dan alpukat punya kemampuan lebih tinggi. Terus pada buah-buahan yang airnya banyak membantu kita untuk terhidrasi gitu, seperti semangka," pungkasnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Pernah Makan Siomay Ikan Sapu-sapu? Begini Caranya 'Detoks' Tubuh"