05 May 2026

Cerita Sahriyah yang Lawan 'Hate Speech' karena Brewoknya

Foto: Tangkapan layar IG @theycallmesaah

Menjadi berbeda di media sosial bukanlah hal yang mudah bagi Sahriyah (23). Gadis asal Madura ini sering kali menjadi sasaran komentar negatif dan perundungan (bullying) karena kondisi wajahnya yang ditumbuhi brewok. Alih-alih bersembunyi, Sahriyah justru memilih untuk tampil ke publik dan membagikan kisahnya sebagai bentuk penerimaan diri.

Sahriyah bercerita bahwa ia sempat menerima komentar yang sangat kasar, mulai dari disuruh mati hingga disebut tidak akan ada laki-laki yang mau mendekatinya. Namun, ia memilih untuk tidak memasukkan hal tersebut ke dalam hati.

"Aku sudah berdamai dengan keadaanku dan aku bahagia dengan diriku saat ini, jadi aku tidak memasukkannya ke hati. Justru aku sering tertawa membaca komentar-komentar di video videoku," tuturnya saat berbincang dengan detikcom ditulis Sabtu (2/5/2026).

Bagi Sahriyah, membuat konten di media sosial adalah terapi untuk mengobati rasa rendah diri yang sempat ia rasakan. Ia ingin dunia tahu kondisinya agar ia tidak perlu lagi merasa malu atau merasa harus menutupi identitas aslinya dari orang-orang di sekitar.

Keputusan ini justru membawa ketenangan batin yang luar biasa baginya.

"Aku ngonten di sosmed karena waktu itu aku juga mau belajar lebih menerima diriku sendiri. Setelah tahu penyakitku, aku ingin belajar menerima jadi aku memutuskan buat ngonten. Lebih banyak orang tahu kondisiku, aku akan belajar dan terbiasa dilihat oleh banyak orang," jelas Sahriyah.

Kini, Sahriyah merasa jauh lebih percaya diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ia tidak lagi cemas dengan pandangan tetangga maupun teman-temannya di Pamekasan. Bahkan, ia merasa lebih nyaman karena kejujurannya membuat setiap orang yang mendekatinya sudah tahu apa adanya.

"Aku merasa lebih tenang dan nyaman sekarang dengan diri sendiri, aku juga jadi lebih mencintai diriku sendiri," tutupnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kisah Sahriyah Lawan 'Hate Speech' karena Brewok, Ngonten Jadi Bentuk Self Love"