![]() |
| Foto: Oceanwide Expeditions |
Sebuah situasi medis darurat dilaporkan terjadi di atas kapal pesiar MV Hondius yang sedang melintasi Samudra Atlantik. Tiga orang penumpang dinyatakan meninggal dunia, sementara seorang warga negara Inggris kini berjuang demi nyawanya di ruang intensif akibat wabah yang diduga kuat sebagai Hantavirus.
Diberitakan BBC, kapal yang dioperasikan oleh perusahaan Oceanwide Expeditions tersebut saat ini berada di lepas pantai Tanjung Verde dengan membawa 149 orang di atas kapal.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Gejala Pernapasan Akut
Rentetan peristiwa tragis ini dimulai pada 11 April lalu, ketika seorang penumpang pria asal Belanda jatuh sakit secara mendadak dengan gejala demam, sakit kepala, nyeri perut, dan diare. Ia meninggal dunia di atas kapal, namun penyebab pastinya belum bisa ditentukan saat itu.
Jenazahnya baru bisa diturunkan saat kapal bersandar di St. Helena pada 24 April.
Istri dari pria tersebut juga turun di St. Helena, namun dilaporkan jatuh sakit dalam perjalanan pulang dan kemudian meninggal dunia. Korban ketiga yang dilaporkan meninggal adalah seorang warga negara Jerman yang mengembuskan napas terakhir di atas kapal pada hari Sabtu lalu.
Meskipun penyebab kematian ketiga orang tersebut belum secara resmi dikonfirmasi laboratorium, kecurigaan besar mengarah pada Hantavirus setelah seorang penumpang lain, pria warga negara Inggris berusia 69 tahun, dikonfirmasi positif terinfeksi virus tersebut. Ia saat ini dalam kondisi kritis namun stabil di sebuah fasilitas medis di Johannesburg, Afrika Selatan.
Kondisi Terkini di MV Hondius
Selain korban tewas, dilaporkan ada dua anggota kru kapal, warga negara Inggris dan Belanda, yang juga menunjukkan gejala pernapasan akut. Satu orang mengalami gejala ringan, sementara satu lainnya dalam kondisi parah. Keduanya membutuhkan perawatan medis mendesak dan direncanakan untuk dievakuasi ke Belanda.
Pihak operator kapal, Oceanwide Expeditions, menyatakan bahwa negosiasi dengan otoritas lokal sedang berlangsung untuk menangani situasi ini.
"Kami bukan sekadar judul berita, kami adalah manusia," ungkap seorang vlogger perjalanan yang berada di atas kapal, menggambarkan suasana mencekam dan penuh ketidakpastian bagi para penumpang yang tersisa.
WHO kini memfasilitasi koordinasi antarnegara untuk proses evakuasi medis serta melakukan penilaian risiko kesehatan publik secara menyeluruh bagi seluruh penumpang dan kru yang masih berada di MV Hondius.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ngeri! Wabah Maut di Kapal Pesiar Mewah, 3 Orang Tewas Diduga Kena Hantavirus"
