10 October 2026

Ratusan Orang Diduga Keracunan Makanan Korea di Bandung

Foto: iStock

Sejumlah konsumen restoran Korea 88 Seoul di Paskal 23 Bandung diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan di restoran tersebut. Angkanya diklaim melampaui 200 orang. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan kasus lokal seperti ini akan ditangani dan diinvestigasi oleh otoritas kesehatan setempat.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan investigasi akan melibatkan puskesmas, dinas kesehatan (dinkes), hingga Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) setempat.

"Kasus lokal seperti ini akan diinvestigasi dan ditangani oleh puskesmas, dinkes dan Balai POM setempat," kata Aji saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026).

Dugaan keracunan tersebut ramai dibicarakan di media sosial setelah sejumlah pelanggan mengaku mengalami keluhan kesehatan usai makan di restoran tersebut. Keluhan yang dilaporkan antara lain diare, mual, muntah, nyeri perut hingga demam tinggi.

Di Threads, beredar klaim jumlah orang yang mengalami keracunan mencapai 284 orang. Namun, angka tersebut hingga kini belum terkonfirmasi secara resmi.

Salah satu pelanggan melalui akun Threads @nittachandra pada 5 Oktober mengaku mengalami diare, demam dan menggigil setelah makan di restoran tersebut pada 3 Oktober 2026.

"Subuhnya langsung diare sampe 3x, besoknya sampe demam tinggi dan menggigil," tulisnya.

Ia juga mengaku diare yang dialaminya terus berlanjut hingga sekitar 15 kali. Setelah memeriksakan kondisi tersebut, ia menyebut keluhannya dinyatakan sebagai keracunan makanan.

Pengalaman serupa juga disampaikan akun @nikearh. Ia mengaku datang bersama keluarganya ke restoran tersebut pada tanggal yang sama. Menurutnya, suami dan salah satu anaknya mengalami demam serta diare berkali-kali setelah makan.

"Aku sekeluarga juga makan tanggal segitu, malamnya anak aku sama suami aku demam diare sampai berkali-kali," tulisnya.

Sementara itu, akun @adrian.hkg pada 6 Oktober mengaku makan di restoran tersebut bersama seorang teman pada 3 Oktober. Keduanya kemudian mengalami sejumlah keluhan, seperti demam, menggigil, mual dan diare.

Restoran Tutup Sementara

Menanggapi laporan dari sejumlah pelanggan, pihak 88 Seoul 23 Paskal Bandung menyatakan menghentikan sementara operasional pada 7-8 Oktober 2026.

Penghentian sementara dilakukan untuk melakukan pembersihan dan sanitasi secara menyeluruh serta mengevaluasi proses dan standar operasional di gerai.

"Sebagai tindak lanjut atas laporan yang telah kami terima dari sejumlah pelanggan, 88 SEOUL 23 Paskal Bandung akan menghentikan sementara operasional pada 7-8 Oktober 2026," demikian keterangan pihak restoran.

Pihak restoran juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang mengalami kondisi tidak menyenangkan setelah berkunjung.

"Keamanan, kualitas, dan kenyamanan pelanggan selalu menjadi prioritas kami," ujarnya.

Restoran menyatakan akan memberikan perhatian dan pendampingan yang dibutuhkan kepada pelanggan serta memprioritaskan kesehatan mereka.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ratusan Orang Diduga Keracunan Makanan Korea di Bandung, Dinkes-Balai POM Turun Tangan"