08 October 2026

Kalender Astronomi Oktober 2026

Ilustrasi fenomena astronomi. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Oktober 2026 akan menghadirkan sejumlah fenomena astronomi menarik yang bisa menjadi agenda pengamatan menarik bagi para pencinta langit, mulai dari Saturnus yang mencapai oposisi, hujan meteor Draconids dan Orionids, hingga fase Bulan baru dan purnama.

Merangkum dari SeaSky.org, sedikitnya ada beberapa fenomena langit yang patut dicatat sepanjang bulan ini. Berikut kalender astronomi Oktober 2026:

Benarkah Minum Air Es Bisa Bikin Gemuk?

Ilustrasi. Banyak yang bertanya apakah minum air es bisa menyebabkan gemuk. Faktanya tidak, karena air tawar minum kalori, terlepas dari suhunya tinggi atau rendah. (Picjumbo/Viktor Hanacek)

Air putih dibutuhkan tubuh untuk menjaga hidrasi dan mendukung berbagai fungsi penting. Namun banyak yang percaya minum air dengan temperatur tertentu bisa memengaruhi berat badan.

Banyak orang pun bertanya-tanya, apakah minum air es bisa menyebabkan gemuk? Faktanya, air putih tidak mengandung kalori, baik diminum dingin maupun pada suhu ruang. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Wajarkah Anak Usia di Atas 5 Tahun Masih Mengompol?

Ilustrasi. Kebiasaan mengompol yang terus berlanjut hingga anak berusia di atas 5 tahun tak selalu berarti menandakan penyakit. (iStockphoto/~Userc0373230_9)

Bagi bayi atau balita, mengompol terbilang umum. Tapi, bagaimana jika anak terus mengompol saat usia terus bertambah? Sebenarnya, sampai usia berapa anak masih dianggap wajar mengompol?

Jawabannya berkaitan dengan perkembangan kemampuan anak mengendalikan kantung kemih saat tidur. Anak tidak serta-merta berhenti mengompol ketika memasuki usia tertentu karena kemampuan setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda.

Studi: Plak di Arteri Bisa Terbentuk Sejak Usia Muda

Foto: Ilustrasi sakit jantung (Getty Images/Nansan Houn)

Penumpukan plak yang dapat menyumbat arteri ternyata bisa dimulai jauh lebih awal dari yang disadari banyak orang. Hal ini ditunjukkan oleh sebuah studi.

Menurut sebuah studi internasional yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine pada Agustus 2026, sekitar 1 dari 13 orang dewasa berusia 18-29 tahun sudah memiliki aterosklerosis tanpa gejala, yaitu pengerasan arteri akibat plak. Mereka mengalami kondisi ini meski tidak memiliki riwayat penyakit kardiovaskular.

Cara Otak Memperbarui Ingatan dengan Informasi Baru

Foto: Getty Images/saifulasmee chede

Sebuah studi gabungan yang dilakukan oleh tiga institusi di Spanyol mengungkap bagaimana neuron tertentu di hipokampus mempertahankan ingatan yang sudah tersimpan, sekaligus memungkinkan otak menyimpan informasi baru tentang suatu peristiwa.

Sebagai gambaran, bayangkan ada sebuah bangunan di lingkungan tempat tinggal yang sedang direnovasi. Otak manusia dapat mengingat tiga tahap penting: kondisi awal sebelum renovasi, proses pembangunan, dan hasil akhir setelah proyek selesai. Namun, bagaimana otak dapat menyimpan ketiga ingatan tersebut tanpa mencampuradukkannya?

Akibat Kanker Lambung, Wanita Ini Meninggal di Usia 25 Tahun

Foto: Getty Images/gorodenkoff

Blogger di China, Xu Ziting, meninggal dunia pada 28 September 2026 setelah berjuang melawan kanker lambung. Sebelum meninggal, perempuan berusia 25 tahun itu kerap membagikan kisah perjuangannya melawan kanker sekaligus menyemangati pasien lain.

Dikutip dari media China, Xu dikenal sebagai sosok yang tetap optimistis meski tengah menjalani pengobatan kanker lambung. Ia juga aktif membagikan kondisi kesehatannya melalui media sosial.

Kronologi Pekerja Lab Rusia Tewas Misterius

Foto: Getty Images/Nimito

Seorang pekerja perempuan di Institut Penelitian Antipes Irkutsk, Rusia, meninggal dunia di tengah rumor mengenai kemungkinan merebaknya wabah "Black Death" atau pes. Ia dilaporkan mengalami pneumonia dengan penyebab yang hingga kini belum diketahui.

Di sisi lain, Badan Pengawas Perlindungan Hak Konsumen dan Kesejahteraan Manusia Rusia (Rospotrebnadzor) menyatakan kondisi sanitasi dan epidemiologi di wilayah Irkutsk masih stabil.

Beberapa Kebiasaan yang Bisa Pengaruhi Kesehatan Hati

Foto: Ilustrasi minuman manis (Getty Images/iStockphoto/SB Arts Media)

Saat membahas kesehatan hati, alkohol biasanya menjadi perhatian utama. Namun, ternyata bukan hanya alkohol yang perlu diperhatikan.

Hati membantu memproses nutrisi, obat-obatan, dan berbagai zat yang beredar dalam darah. Menurut spesialis bedah transplantasi hati di Paras Hospital, India, dr Ankur Garg, organ ini juga bisa merasa lelah karena berbagai kebiasaan sehari-hari.

Pekerja Laboratorium Penelitian Antipes Tewas, Sejumlah Orang Dikarantina

Foto: Getty Images/gorodenkoff

Seorang pekerja perempuan di lembaga penelitian antipes di wilayah Irkutsk, Rusia, meninggal dunia di tengah rumor merebaknya wabah "Black Death" atau pes. Ia didiagnosis mengalami pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya. Sementara itu, Badan Pengawas Perlindungan Hak Konsumen dan Kesejahteraan Manusia Rusia (Rospotrebnadzor) menegaskan bahwa situasi di wilayah tersebut masih stabil.

Warga di wilayah Irkutsk, Siberia, diliputi kekhawatiran menyusul rumor kemungkinan merebaknya wabah pes paru. Spekulasi tersebut menyebar dengan cepat setelah seorang pegawai Institut Penelitian Antipes Irkutsk meninggal dunia.

Cuaca Makin Panas, Pakar Ingatkan Ibu Hamil

Foto: Getty Images/iStockphoto/Saulich

Cuaca panas ekstrem akibat perubahan iklim semakin mengancam ibu hamil dan bayi yang baru lahir. Kondisi tersebut dikaitkan dengan meningkatnya kelahiran prematur, bayi lahir mati, berat badan lahir rendah, hingga komplikasi pada ibu.

Peringatan tersebut disampaikan Kepala Badan Perubahan Iklim PBB Simon Stiell dalam pertemuan pre-COP di Nadi, Fiji, Senin (5/10/2026). Ia merujuk hasil survei terhadap tenaga kesehatan di lima benua.

Pakar: Hindari Karbohidrat Secara Total Merupakan Kekeliruan Besar

Foto: Getty Images/EyeEm Mobile GmbH

Seseorang yang sedang atau telah menyelesaikan program defisit kalori, tak jarang dihinggapi rasa cemas berlebih untuk mengonsumsi karbohidrat (carbo phobia). Muncul ketakutan bahwa mengonsumsi karbohidrat, terutama nasi, akan seketika merusak hasil diet dan mengembalikan berat badan ke angka semula.

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menegaskan bahwa pola pikir menghindari karbohidrat secara total adalah kekeliruan besar. Sebab, tubuh manusia secara fisiologis tetap memerlukan asupan karbohidrat dalam persentase yang dominan.

Meski Rajin Olahraga Asupan Garam dan Kalori Warga Singapura Naik, Inikah Pemicunya?

Foto: Getty Images/iStockphoto/juststock

Sebuah riset kesehatan terbaru yang dirilis Kementerian Kesehatan Singapura dan Health Promotion Board (HPB), yakni badan yang bertanggung jawab atas promosi kesehatan di Singapura, mengungkap fenomena menarik terkait gaya hidup masyarakatnya.

Meski makin rajin berolahraga dan sukses memangkas konsumsi gula, warga Singapura justru kedapatan mengonsumsi kalori, lemak jenuh, dan garam (natrium) dalam jumlah berlebih.

BB Pria Ini Turun 32 Kg dengan Makan Kentang Kukus, Ini Penjelasannya

Foto: iStock

Aksi Chen (43), pria di Guangdong, China, yang berhasil memangkas berat badannya hingga 32,5 kg dalam kurun waktu 6 bulan mendadak jadi sorotan. Bagaimana tidak, hasil tersebut dicapainya tanpa menjalani diet ekstrem menyiksa.

Chen sukses menurunkan BB dari 100 kg menjadi di bawah 68 kg, hingga sembuh dari perlemakan hati (fatty liver) hanya dengan mengandalkan kentang kukus.