![]() |
| Foto: Getty Images/Ika Rahma |
Lebaran sangat khas dengan berbagai macam hal, mulai dari ketupat, aneka kue kering, hingga menu seperti opor ayam. Tetapi, menu khas tersebut bisa mengandung lemak tinggi dan berpotensi memicu risiko kesehatan.
Spesialis penyakit dalam dr Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD, menjelaskan pada dasarnya kolesterol tidak secara langsung dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi. Itu juga diproduksi secara alami oleh hati dan diperlukan tubuh, terutama dalam pembentukan membran sel.
Lemak yang masuk dari makanan dikenal sebagai trigliserida, yang kemudian diserap tubuh dan diolah hati menjadi bentuk lipoprotein atau lemak. Misalnya seperti Low-Density Lipoprotein (LDL) yang sering disebut sebagai 'kolesterol jahat'.
Meski kolesterol bermanfaat, terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak bisa berbahaya bagi tubuh. Mengonsumsi makanan dengan lemak jenuh atau trans fat, seperti opor ayam dan makanan bersantan lainnya, bisa berkontribusi dalam pembentukan plak di pembuluh darah.
"Opor itu kan penuh dengan trans fat, penuh dengan lemak. Trans fat itu busa menjadi cikal bakal pembentukan plak," jelasnya pada detikcom, beberapa waktu lalu.
Bagaimana Agar Kolesterol Tetap Aman?
dr Roy menyarankan untuk mengimbangi makanan berlemak dengan mengonsumsi sayur atau buah. Hal ini berfungsi untuk mengurangi absorpsi lemak dalam tubuh.
dr Roy mengingatkan untuk mengontrol porsi makan dan memastikan komposisi menu tetap seimbang. Sebab, setiap hidangan tidak hanya berisi karbohidrat dan lemak, tetapi harus mengandung serat dari sayur atau buah.
"Kalau cuma makan nasi, rendang, sama gulai ayam ya langsung jadi lemak di tubuh. Tapi, kalau ditambah serat seperti sayur atau nanas, itu bisa membantu mengurangi absorpsi lemak di usus," terang dr Roy.
Selain mengonsumsi buah dan sayur, dr Roy juga menyarankan untuk tetap aktif setelah mengonsumsi menu khas Lebaran. Ia mengatakan ada waktu selama 3 jam sebelum lemak menumpuk di dalam tubuh.
"Nah kita punya waktu 3 jam, untuk apa? Lakukan satu exercise, seperti jalan kaki," tutupnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Cemas Kolesterol Jahat Melonjak saat Makan Opor Ayam-Rendang? Catat Saran Dokter"
