31 March 2026

Untuk Bakar Kalori Sisa Lebaran Tidak Bisa Dilakukan Secara Instan

Olahraga brutal tidak efektif, mending pelan tapi konsisten. Foto: Getty Images/zamrznutitonovi

Terbebani perasaan bersalah karena banyak menyantap makanan tinggi kalori selama lebaran, banyak orang berpikir untuk sesegera mungkin menebusnya. Salah satunya dengan 'olahraga brutal', dengan target membakar kalori sebanyak-banyaknya.

Jika berharap akan mendapatkan hasil secara instan dalam waktu singkat, maka itu bukan ide yang bagus. Praktisi kedokteran olahraga Dr dr Listya Tresnanti Mirtha, SpKO, Subsp A.P.K, MARS tidak menyarankan untuk langsung olahraga berat.

"Bagaimanapun juga, yang bener adalah start low go slow," jelasnya dalam program detikpagi, Rabu (25/3/2026).

"Dalam praktik kedokteran olahraga kita mengenal istilah progressive dan overload. Kita harus menaikkannya secara bertahap," lanjut dr Tata, sapaan akrabnya.

Artinya, agar efektif olahraga memang harus bersifat 'overload' atau memberikan beban atau challenge secara fisik. Beban tersebut juga harus ditingkatkan, namun harus dilakukan secara bertahap atau progresif, dimulai dari yang paling ringan (low) lalu meningkat perlahan (slow).

Jika memaksakan hasil cepat dalam waktu singkat, dr Tata mengingatkan hasilnya tidak akan bagus. Lebih disarankan pelan-pelan, namun konsisten dan berkelanjutan.

Bagaimanapun, menurut dr Tata, pola hidup berubah bukan hanya saat lebaran. Sejak sebulan sebelumnya, selama puasa ada banyak perubahan yang berdampak pada metabolisme tubuh, dan termasuk juga berat badan.

"Sebenarnya tantangannya adalah kembali ke pola hidup yang lebih aktif dan lebih konsisten," terangnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ingin Bakar Kalori Sisa Lebaran? Olahraga 'Brutal' Tak Akan Efektif, Ini Saran Dokter"