13 October 2026

Ramai di Medsos, Efek Penyalahgunaan Teh Pelangsing Jadi Usus 'Kulit Macan'

Gambaran kolonoskopi efek 'laxative abuse'. Foto: Viral 'X' @docakx

Sebuah rekaman pemeriksaan kolonoskopi mendadak viral di media sosial X setelah diunggah oleh seorang dokter asal India, Dr AK di akun @docakx. Unggahan tersebut memperlihatkan pemandangan mengejutkan dari dinding usus besar seorang pasien yang tampak berubah warna menjadi kehitaman dengan pola jaring-jaring menyerupai kulit macan.

Fenomena yang diketahui dipicu oleh penyalahgunaan obat pencahar (laxative abuse) ini langsung memicu perdebatan hangat di publik. Banyak netizen, khususnya konsumen teh pelangsing dan suplemen pelancar buang air besar (BAB) merasa cemas akan dampak jangka panjang yang akan ditimbulkan produk tersebut pada saluran pencernaan.

Reaksi Kimia Dinding Usus Terhadap Obat Pencahar

Konsultan Gastroenterohepatologi, dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, FINASIM menjelaskan, kondisi usus bercorak kehitaman menyerupai kulit harimau tersebut dikenal dalam dunia medis sebagai melanosis coli.

Pemicunya adalah pengonsumsian obat pencahar golongan antrakuinon secara terus-menerus tanpa aturan medis. Golongan ini kerap ditemukan dalam kandungan herbal seperti daun sena, lidah buaya (aloe vera), atau kaskara.

Menurut dr Aru, penggunaan bahan-bahan tersebut secara berlebihan memicu kerusakan pada sel-sel mukosa usus. Saat tubuh berusaha memperbaiki sel yang rusak, terjadi pengendapan pigmen yang mengubah warna dinding usus.

"Nah sama seperti kejadian dimana suatu kondisi mukosa yang diperbaiki maka akan terjadi perubahan warna akibat endapan pigmen ya, yang bernama lipofusin pada mukosa usus besar ya," jelas dr Aru kepada detikcom, Jumat (2/10/2026).

"Jadi lipofusin tersebut menimbulkan gambaran hitam atau kita sebut namanya melanosis coli ya, jadi hitam gambarnya seperti kulit harimau gitu ya, hitam putih, hitam putih, nah itu yang menyebabkan gangguan atau komplikasi dari penggunaan obat-obatan pencahar golongan antrakuinon tadi," lanjutnya.

Bisa Pulih Tapi Lama

Bagi mereka yang terlanjur mengalami melanosis coli, dr Aru menyampaikan, kondisi ini bersifat jinak dan tidak merusak fungsi usus secara permanen.

Warna usus besar yang menghitam dapat kembali normal, tetapi membutuhkan waktu pemulihan yang cukup panjang.

"Tetapi hilangnya itu biasanya lama ya, dimulai dengan harus menghentikan obat-obat pencahar, kemudian biasanya bisa hilang antara 6 sampai 1 tahun, 6 bulan sampai 1 tahun," tegasnya.

Pemulihan ini sepenuhnya mengandalkan mekanisme regenerasi alami tubuh, bukan melalui pembersihan medis oleh dokter.

"Iya, dari tubuh sendiri yang akan membersihkannya," tambahnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Viral Usus 'Kulit Macan' Efek Penyalahgunaan Teh Pelangsing, Bisakah Pulih Lagi?"