11 April 2026

Pesan Dermatolog untuk yang Ikutan Minum Lemon-Minyak Zaitun

Foto: Getty Images/iStockphoto/rez-art

Meminum satu sendok makan minyak zaitun dengan sedikit perasan lemon mungkin terdengar seperti pola hidup sehat yang sederhana. Namun, bagi sebagian orang, kebiasaan ini justru bisa memicu masalah kesehatan baru jika tidak dilakukan dengan hati-hati.

Dokter spesialis kulit dr Ruri Pamela, SpDVE, mengingatkan adanya risiko yang harus diwaspadai di balik tren glowing ini. Bagi individu yang memiliki riwayat masalah pencernaan, sifat asam dari lemon bisa menjadi bumerang. Konsumsi rutin dalam jangka panjang dapat mengganggu lambung.

"Sifat asam dari lemon itu bisa memicu kekambuhan pada mereka yang memiliki riwayat aslam (asam lambung) atau GERD," ujar dr Ruri saat diwawancarai detikcom ditulis Rabu (8/4/2026).

Selain risiko pencernaan, kandungan kalori dalam minyak zaitun juga harus diperhatikan. Meski mengandung lemak sehat, minyak zaitun adalah bahan makanan yang padat energi.

"Minyak zaitun padat akan kalori sebetulnya, jadi kalau dikonsumsi berlebihan tanpa menghitung asupan kalori harian lainnya, bisa berisiko terhadap penambahan berat badan," ucap dia.

dr Ruri juga memberikan peringatan khusus bagi orang yang sedang dalam masa pengobatan tertentu, seperti mengonsumsi obat pengencer darah. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin E dosis tinggi dalam minyak zaitun dapat memengaruhi cara kerja obat tersebut.

Oleh karena itu, ia sangat menyarankan agar masyarakat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mencoba ramuan ini secara rutin setiap hari.

"Pastikan menggunakan yang memang murni dan lemon segar. Minyak zaitunnya pakai yang Extra Virgin Olive Oil (EVOO)," jelasnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dermatolog Titip Pesan Buat Sobat GERD yang Ikut Tren Minum Lemon-Minyak Zaitun"