Hagia Sophia

03 April 2026

Kisah Wanita Jalani Transplantasi Kulit usai Alami Luka Bakar

Foto: TikTok @innacahyaa dengan izin yang bersangkutan

Sebuah unggahan akun TikTok @innacahyaa viral setelah ia menceritakan pengalamannya mengalami luka bakar derajat tiga hingga 85 persen. Kondisi tersebut membuatnya harus menjalani transplantasi kulit dan operasi sebanyak 8 kali dalam periode 2002-2022.

"Aku kena minyak goreng waktu umur 2 tahun, dan waktu itu kejadiannya barengan dengan bom bali 12 oktober 2002... 85% persen bagian kiri tubuh aku kena minyak goreng, waktu itu ada acara dirumah," tulisnya dalam sebuah postingan, dikutip detikcom dengan izin yang bersangkutan, Rabu (1/4/2026).

Ketika berbincang dengan detikcom, perempuan bernama asli Gung Ina (25) yang tinggal di Ubud, Bali ini menceritakan saat itu dokter sempat memperkirakan hidup Ina tidak akan bertahan lama. Namun, setelah 1,5 bulan dirawat, kondisi Ina membaik.

Di rumah sakit, Ina harus menjalani cangkok kulit dengan cara 'menanamkan' kulit sehat di area yang kulitnya sudah rusak karena luka bakar. Area tubuh yang terkena luka bakar saat itu meliputi paha kiri atas, leher kiri, dada kiri dan bagian tengah, serta ketiak dan lengan kiri.

"Waktu itu, skin graft mengambil beberapa bagian kulit sehat aku, di antaranya paha kanan dan kiri, pantat kanan diambil sedikit, telinga belakang kiri, dan terakhir selangkan kiri kanan, jadi diambil melingkar," cerita Ina pada detikcom.

Pada saat kejadian pertama kali, Ina menjalani total 4 kali operasi, kemudian lanjut operasi kelima pada saat TK. Operasi keenam dilakukan pada area tengah dada dan ketiak dan operasi ketujuh dilakukan di pergelangan tangan kiri.

Operasi kedelapan dilakukan pada 2022 di area leher karena Ina merasakan ada rasa tertarik di kulitnya. Pada saat ini, Ina mengaku sangat sehat dan tidak mengalami kendala.

Ina mengaku mendapatkan dukungan keluarga yang sangat baik. Ini membuat Ina tetap percaya diri dengan bekas luka bakar yang dimilikinya. Bahkan, ia kini sering menceritakan kisahnya melalui konten di media sosial.

Pendidikan dari orang tuanya menjadikannya pribadi yang tetap percaya diri, tapi tetap berkarakter baik. Ini membuatnya terus bisa berpikiran positif.

"Untungnya aku tumbuh di keluarga yang cemara kak, bahkan satu desa aku orang baik. Jadi faktor lingkungan menurut aku sangat berpengaruh untuk kita yang ingin berdamai dengan keadaan," ungkapnya.

"Sejak SMP aku sering di-bully, tapi untungnya aku punya dan dikelilingi orang-orang yang baik," tandas Ina.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Viral Cerita Wanita Bali Jalani Transplantasi Kulit usai Alami Luka Bakar 85 Persen"