![]() |
| Foto: Getty Images/schlosann |
Di tengah minimnya informasi yang akurat, muncul berbagai kekhawatiran di kalangan masyarakat mengenai dampak jangka panjang dari prosedur vasektomi. Salah satu anggapan yang sering beredar di media sosial adalah anggapan bahwa jika saluran sperma ditutup, maka sperma yang terus diproduksi akan menumpuk di dalam tubuh dan berubah menjadi penyakit.
Vasektomi adalah prosedur pengendalian kelahiran dengan memutus saluran sperma (vas deferens) sehingga air mani tidak lagi mengandung sperma. Dokter spesialis urologi dari RSCM, dr Nur Rasyid, SpU, menjelaskan bahwa setelah vasektomi, sperma yang tidak dikeluarkan tak akan menumpuk dan menjadi penyakit.








