Hagia Sophia

06 April 2026

Sejumlah Asupan untuk Jaga Hidrasi

Cuaca terik menyengat. Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin

Hujan lebat memang masih terjadi di banyak wilayah Indonesia, namun kerap kali diawali panas terik menyengat di pagi hingga siang hari. Dalam situasi ini, tak heran jika tubuh cepat merasa haus.

Aktivitas sederhana seperti berjalan di luar ruangan saja bisa membuat tubuh cepat berkeringat. Rasa lelah sering datang lebih cepat, sementara tenggorokan terasa terus kering.

Fenomena panas ekstrem seperti ini sering dikaitkan dengan El Nino kuat yang kerap dijuluki sebagai El Nino Godzilla yang diprediksi akan segera menyerang Indonesia. Ketika fenomena ini terjadi, suhu udara di sejumlah wilayah bisa terasa lebih tinggi dari biasanya. Tubuh akan bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tetap stabil.

Keringat keluar lebih banyak, cairan tubuh menyusut, dan mineral penting ikut terbuang bersama keringat. Tanpa asupan yang tepat, kondisi ini bisa memicu kelelahan, sakit kepala, hingga dehidrasi.

Beberapa makanan dan minuman segar bisa membantu tubuh tetap terhidrasi sekaligus memberikan nutrisi yang dibutuhkan saat cuaca terasa sangat panas.

1. Semangka
Semangka menjadi buah yang paling cocok dikonsumsi ketika cuaca sangat terik. Kandungan airnya yang sangat tinggi mencapai 92% membuat buah ini terasa menyegarkan sejak gigitan pertama.

Potongan semangka dingin dapat membantu mengisi kembali cairan dan elektrolit tubuh yang hilang akibat keringat karena tinggi kandungan mineral seperti magnesium dan kalium. Buah ini juga mengandung vitamin dan likopen yang membantu tubuh tetap terasa segar ketika suhu udara sedang tinggi karena sifat antioksidannya yang melindungi tubuh dari stres oksidatif.

2. Air Kelapa
Air kelapa mengandung elektrolit alami seperti kalium dan magnesium yang membantu memulihkan keseimbangan cairan tubuh setelah kehilangan banyak keringat. Segelas air kelapa dingin sering terasa sangat menyegarkan di tengah cuaca panas. Kandungan mineralnya membantu tubuh mengganti elektrolit yang hilang sehingga tubuh tidak mudah lemas setelah beraktivitas di bawah terik matahari.

3. Melon
Buah melon termasuk buah yang tinggi kandungan airnya yang mencapai 91 persen. Kandungan airnya yang tinggi serta ketersediaan mineral seperti kalium, bisa membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Melon sering menjadi buah yang terasa ringan dan mudah dikonsumsi saat suhu lingkungan panas. Rasanya manis dan segar, sementara kandungan airnya membantu tubuh menggantikan cairan yang hilang akibat berkeringat.

4. Jeruk dan Lemon
Buah sitrus seperti jeruk dan lemon sering menjadi pilihan minuman segar di tengah cuaca panas. Buah ini kaya vitamin C dan flavonoid yang membantu menjaga daya tahan tubuh sekaligus mengurangi efek oksidatif akibat paparan sinar matahari.

Kandungan air pada jeruk mencapai sekitar 87 persen sehingga membantu tubuh tetap terhidrasi saat suhu udara meningkat. Asam sitrat di dalamnya juga membantu menjaga keseimbangan pH tubuh, sehingga segelas air jeruk dingin atau air lemon sering terasa sangat menyegarkan setelah tubuh terpapar panas.

5. Timun
Meski sering dianggap sayur, timun secara botani termasuk buah. Kandungan airnya mencapai sekitar 98 persen, salah satu yang tertinggi di antara tanaman segar. Timun juga mengandung antioksidan seperti cucurbitacin dan lignan yang diketahui berperan membantu meredakan inflamasi ringan yang dapat muncul akibat paparan panas.

Karena kandungan airnya sangat tinggi, timun sering terasa sangat menyegarkan ketika dikonsumsi saat cuaca terik. Timun kerap hadir sebagai lalapan atau campuran minuman segar, membantu tubuh mendapatkan tambahan cairan sekaligus memberi sensasi sejuk setelah beraktivitas di bawah matahari.

6. Infused Water
Tidak semua orang mudah minum air dalam jumlah cukup setiap hari. Dalam kondisi cuaca panas, kebutuhan cairan justru meningkat sehingga tubuh membutuhkan asupan air yang lebih banyak.

Infused water bisa menjadi cara sederhana agar minum air terasa lebih segar. Potongan buah seperti lemon, jeruk, atau mentimun memberi aroma dan rasa ringan sehingga membuat seseorang lebih mudah memenuhi kebutuhan cairan. Nutrisi dari potongan buah tersebut juga memberi tambahan vitamin dan antioksidan yang membantu tubuh tetap segar serta mendukung perlindungan alami tubuh saat terpapar cuaca yang menyengat.

7. Teh Dingin
Segelas teh dingin sering menjadi minuman yang terasa menenangkan di tengah udara panas. Rasanya ringan dan membantu meredakan rasa haus setelah beraktivitas di bawah terik matahari.

Teh mengandung antioksidan seperti katekin dan polifenol yang membantu tubuh melawan radikal bebas akibat paparan panas berlebih. Sedikit tambahan gula pada teh dingin juga dapat membantu mengembalikan energi yang berkurang ketika tubuh bekerja menjaga suhu tetap stabil melalui proses termoregulasi.

8. Yogurt
Yogurt mengandung protein, elektrolit, serta cairan yang dapat membantu pemulihan tubuh setelah aktivitas di lingkungan panas. Kombinasi nutrisi ini membantu menjaga energi tetap stabil.

Cuaca panas sering membuat selera makan menurun. Yogurt dingin sering terasa lebih mudah dikonsumsi karena teksturnya ringan dan menyegarkan. Dipadukan dengan potongan buah segar, yogurt bisa menjadi pilihan asupan sederhana yang membantu tubuh tetap bertenaga di tengah suhu udara yang terasa semakin terik.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Cuaca Mulai Terik karena El Nino 'Godzilla', Ini 8 Asupan untuk Jaga Hidrasi"