Hagia Sophia

14 December 2022

Update COVID-19: 14 Desember 2022 Kasus COVID-19 Bertambah 2.136 dan 24 Meninggal

istimewa

Indonesia mencatat 2.136 kasus baru COVID-19 hari ni, Rabu (14/12/2022). Seiring itu, terdapat kasus sembuh sebanyak 2.508 dan 24 pasien COVID-19 meninggal dunia. 

Hingga hari ini, Indonesia telah mencatat total 6.704.268 kasus COVID-19 terkonfirmasi. Hari ini, terdapat 54.817 spesimen diperiksa dengan jumlah suspek pasien COVID-19 ada sebanyak 3.867.

Ini Zona Merah COVID-19 di DKI Jakarta

Zona merah COVID-19 di DKI Jakarta. (Foto: Grandyos Zafna)

Baru-baru ini Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengungkap mayoritas pasien COVID-19 meninggal lantaran telat dites PCR. Data yang dihimpun hingga 11 Desember menunjukkan dari 534 kematian COVID-19 yang tercatat, rata-rata memiliki jarak tanggal swab PCR dengan kematian di empat sampai enam hari.

''Pasien datang ke RS tidak mengetahui bahwa COVID-19 dan kondisi sudah berat, pas di-PCR prosedur RS barulah ketahuan positif,'' terang Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr Ngabila Salama, MKM, saat dihubungi detikcom Rabu (14/12/2022).

Menjadi Negara Pertama di Dunia, Selandia Baru Larang Merokok untuk Anak Muda

Selandia Baru akan menerapkan undang-undang yang melarang setiap orang yang lahir setelah tahun 2008 untuk membeli rokok selama hidupnya. (Miles Eliason: www.myspace.com/milestone362)

Selandia Baru menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui larangan merokok untuk usia muda. Aturan tersebut memuat mereka yang lahir di atas tahun 2008 tidak diperkenankan membeli rokok.

"Ribuan orang akan hidup lebih lama, hidup lebih sehat, dan sistem kesehatan akan menjadi NZD 5 miliar lebih baik karena tidak perlu mengobati penyakit yang disebabkan oleh merokok, seperti berbagai jenis kanker, serangan jantung, stroke, dan amputasi," ujar Associate Menteri Kesehatan Ayesha Verrall dikutip dari The Guardian.

Megawati Pakai Nasal Filter?

Viral aksesoris hidung yang dipakai Megawati. (Foto: ss video CNN Indonesia)

Nasal filter mendadak ramai dibahas. Netizen menduga Megawati Soekarnoputri memakai alat tersebut saat menghadiri acara pernikahan Kaesang dan Erina Gudono.

Belum ada keterangan resmi apakah yang dipakai Megawati benar-benar nasal filter. Meski begitu, anggota panel ahli WHO soal COVID-19 Dicky Budiman mengonfirmasi kemungkinan besar nasal filter yang dipakai.

Tips untuk Turunkan Kolesterol Tinggi

Cara menurunkan kolesterol tinggi secara alami. (Foto: Thinkstock)

Selain bantuan medis, cara menurunkan kolesterol tinggi secara alami juga penting ditekuni guna membantu penguraian lemak lebih efektif. Cara tersebut tentunya lebih sehat dan mudah asalkan dilakukan dengan konsisten.

Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute, gaya hidup buruk adalah penyebab utama kolesterol tinggi. Selain itu. faktor genetika, kondisi medis tertentu, dan obat-obatan dapat menyebabkan kondisi tersebut.

Berikut Ini Adalah Makanan Alami untuk Turunkan Kolesterol

Makanan penurun kolesterol alami yang wajib dicoba, salah satunya terong. (Foto: iStock)

Saat kadar kolesterol tinggi, dibutuhkan penanganan yang tepat agar terhindar dari berbagai penyakit berbahaya. Tak hanya dengan obat-obatan, tetapi bisa dengan mengkonsumsi makanan penurun kolesterol alami.

Makanan penurun kolesterol bisa berupa makanan yang memiliki kandungan low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat yang rendah. Tetapi, bisa juga dengan makanan yang memiliki kandungan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik yang lebih tinggi.

Ini Alasannya Kenapa Vaksin HPV Bukan untuk Wanita Dewasa

Vaksin HPV gratis untuk anak sekolah. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Manjurul)

Perusahaan farmasi Bio Farma resmi bekerja sama dengan MSD dalam produksi vaksin human papillomavirus (HPV) dalam negeri, yakni untuk menekan angka kasus kanker serviks di Indonesia. Melalui program pemerintah, vaksin ini bakal mulai diberikan tahun depan menyasar anak-anak perempuan kelas 5 dan 6 SD secara gratis.

"Ada beberapa segmen yang kita sasar. Pertama, support pemerintah untuk vaksin ini. Ada sekitar tahap pertama 1,4 juta anak sekolah (kelas) 5 sampai 6 SD," ungkap Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, dalam acara penandatanganan perjanjian MSD dengan Bio Farma, Selasa (13/12/2022).