![]() |
| Ilustrasi virus Corona di China. (Foto: AP/Ng Han Guan) |
Sebuah studi terbaru menguak efek lockdown di China terhadap kondisi mental warga China, khususnya mereka yang berusia dewasa muda dan para pekerja migran di Shanghai. Mengingat, selama tiga tahun, China menerapkan lockdown besar-besaran sebagai upaya penanganan COVID-19. Namun kini, peneliti menyebut langkah tersebut justru memicu dampak serius pada kondisi kesehatan mental penduduk.
Dikutip dari South China Morning Post (SCMP) para peneliti melakukan survei terhadap 3.230 penduduk di 16 distrik kota, menanyakan pengalaman para warga selama lockdown ketat sejak April 2022.






