Hagia Sophia

13 April 2023

Update COVID-19: 13 April 2023 Kasus COVID-19 Bertambah 990 dan 14 Meninggal

istimewa

Indonesia mencatat 990 kasus baru COVID-19 hari ini, Kamis (13/4/2023). Seiring itu, terdapat kasus sembuh sebanyak 714 dan 14 pasien COVID-19 meninggal dunia.

Hingga kini, Indonesia telah mencatat total 6.754.583 kasus COVID-19 positif terkonfirmasi. Sedangkan kasus aktif COVID-19 hari ini tercatat ada sebanyak 7.719.

Mungkinkah Flu Burung H3N8 Menyebar di Manusia?

Ilustrasi flu burung. Foto: Getty Images/Brandon Bell

China mencatat kasus kematian pertama akibat flu burung H3N8, yakni subtipe virus yang umumnya hanya menyerang unggas. Sebelumnya, sudah ada dua pasien juga terjangkit jenis virus serupa dan seluruhnya berada di China.

Kematian tersebut dialami seorang wanita berusia 56 tahun asal provinsi selatan Guangdong. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (11/4/2023) melaporkan, wanita tersebut merupakan orang pertama di dunia yang meninggal dunia akibat jenis flu burung yang jarang pada manusia. Namun, jenis itu tampaknya tidak menyebar antar manusia.

Berbagai Fakta Tentang Flu Burung H3N8 yang Telah Menelan Korban

Ini fakta-fakta seputar flu burung h3n8 yang sebabkan kasus kematian manusia pertama. (Foto: Thinkstock)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan kasus kematian pertama yang terjadi pada seorang wanita berusia 56 tahun di China imbas terinfeksi flu burung H3N8. Wanita dari Provinsi Guangdong di China tersebut diketahui merupakan pasien ketiga yang terpapar jenis virus ini dan yang pertama meninggal dunia.

Berdasarkan laporan dari WHO, wanita tersebut mulai mengalami gejala sejak 22 Februari. Ia sempat mendapatkan penanganan rumah sakit karena pneumonia berat pada awal Maret, dan meninggal dunia pada 16 Maret lalu.

Menurut GISAID Varian Arcturus Sudah Masuk Indonesia

Ilustrasi varian baru Omicron. (Foto: Getty Images/loops7)

Database Global Initiative on Sharing Avian Influenza Data (GISAID) menunjukkan Indonesia sudah mendeteksi satu kasus subvarian Omicron XBB.1.16 Arcturus. Varian ini diduga memicu peningkatan kasus di India lantaran dikhawatirkan bisa 'lolos' antibodi pasca vaksinasi maupun infeksi alamiah.

Berdasarkan pantauan detikcom Kamis (13/4/2023), data satu kasus varian Arcturus disubmit ke GISAID dalam 10 hari terakhir. Hanya ada satu sequence sampel yang dilampirkan.

Pria 61 Tahun Asal India Ini Terinfeksi Jamur Tanaman Mematikan

Pria asal India mengalami infeksi jamur tanaman mematikan. (Foto: Getty Images/iStockphoto/ktsimage)

Seorang pria berusia 61 tahun di Kolkata, India, terinfeksi jamur tanaman mematikan. Kasus ini merupakan yang pertama di dunia, dipicu oleh infeksi patogen langka. Umumnya jamur ini hanya menyerang tanaman, lantas bagaimana bisa menjangkit manusia?

Studi perihal kasus tersebut diterbitkan dalam Medical Mycology Case Reports. Para dokter menjelaskan jamur tanaman yang dikenal sebagai Chondrostereum purpureum ini menyebabkan penyakit daun perak dan terutama menyerang tanaman mawar.

Akibat Kelainan Genetik, Wanita Ini Miliki 100 Tumor di Tubuhnya

Seorang wanita mengalami kelainan genetik langka hingga 100 tumor tumbuh di tubuhnya. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Niphon Khiawprommas)

Michele Holbrook (55) asal Florida, Amerika Serikat mengalami kondisi langka yang mempengaruhi kesehatan tubuhnya. Ketika melakukan tes MRI reguler bulan lalu, ia menemukan ada lebih dari 100 tumor di tubuhnya.

Tumor yang ada di tubuh Holbrook bersifat jinak namun ada di mana-mana. Total sudah ada 13 tumor yang musnahkan dari tubuhnya. Sebagian besar tumor berada di tulang belakang, bahu, perut, dan panggul.

Beberapa Buah Ini Aman Dikonsumsi oleh Pengidap Diabetes

Buah yang boleh dimakan untuk pengidap diabetes (Foto: Getty Images/iStockphoto/SherSor)

Bagi mereka yang mengidap diabetes, mungkin pernah mendengar bahwa mereka tidak direkomendasikan untuk makan buah. Pasalnya, buah mengandung karbohidrat dan fruktosa yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Akan tetapi, nyatanya ada beberapa buah yang boleh dimakan pengidap diabetes.

Buah mengandung vitamin, mineral, dan senyawa tumbuhan yang disebut fitokimia. kandungan fitokimia ini dapat menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, stroke, dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Hal ini penting karena diabetes dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan masalah lain yang lebih tinggi.