Hagia Sophia

15 December 2023

Situs Benteng Tertua di Dunia Ditemukan Arkeolog

Foto: Newsweek

Situs benteng tertua di dunia ditemukan oleh arkeolog dan ditemukan banyak kejanggalan di dalamnya. Dikutip detikINET dari Newsweek, Selasa (12/12/2023), tim ilmuwan dibentuk untuk meneliti situs di Siberia Barat yang kemudian dinamai Amnya.

Situs ini merupakan benteng dari zaman batu yang berdiri di paling utara Eurasia. Ini adalah satu dari beberapa benteng, terdiri dari palisade, parit, dan tepi, yang ilmuwan asumsikan terlalu canggih untuk dibangun oleh pemburu-pengumpul, yang hidup beberapa ribu tahun silam.

Paul Scholes: Hojlund Kurang Mendapat Dukungan dari Sesama Rekan di MU

Foto: AP/Dave Thompson

Rasmus Hojlund belum juga bersinar di Manchester United. Paul Scholes menilai Hojlund kurang mendapat dukungan dari rekan-rekannya yang dinilai egois.

Hojlund direkrut MU pada musim panas lalu dari Atalanta. Setan Merah mengeluarkan dana 72 juta paun untuk striker Denmark itu.

Hanya PSV Eindhoven yang Masih Bisa Menang Terus di Liga Top Eropa

Luuk de Jong-nya PSV. Foto: AP/Patrick Post

Di Liga Belanda Eredivisie, raihan PSV Eindhoven masih 100 persen. Pencapaian luar biasa karena cuma PSV yang masih bisa menang terus di liga-liga top Eropa.

Seperti dilansir SportBible, secara spesifik ada 734 klub yang tersebar di liga divisi teratas ke-55 negara anggota UEFA. Tapi cuma PSV yang masih bisa melaju dengan sapu bersih kemenangan di musim ini.

Penampilan Manchester United Dinilai Menurun Tajam

Manchester United dinilai sedang menurun tajam. (Foto: PETER POWELL / AFP)

Manchester United menelan kekalahan beruntun di Old Trafford. Penampilan The Red Devils dinilai menurun tajam.

Di kandang, Rabu (13/12/2023) dini hari WIB, MU menelan kekalahan dari Bayern Munich dengan skor akhir 0-1. Gol dari Kingsley Coman yang menjadi penentu kemenangan Die Roten atas MU,

Pemda dan Faskes Diminta Siaga Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19

Ilustrasi situasi COVID di Jakarta (Foto: Rifkianto Nugroho)

Kementerian Kesehatan RI menyatakan perlu ada upaya pencegahan penularan COVID-19 yang dilakukan serentak oleh seluruh elemen masyarakat. Adapun seruan ini muncul setelah situasi COVID-19 di Indonesia menunjukkan peningkatan tren kasus sejak pekan ke-41 atau periode 8-14 Oktober 2023. Meski begitu, peningkatan tren kasus ini tak diikuti dengan kenaikan rawat inap dan kematian.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan, Kemenkes telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Lonjakan Kasus COVID-19.

Beberapa Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Sebaiknya Dihindari

Ilustrasi makanan yang mengandung kolesterol. (Foto: Getty Images/enviromantic)

Ada sejumlah makanan tinggi kolesterol yang harus dijauhi karena dapat menyebabkan beragam gangguan kesehatan. Jika kadar kolesterol dalam tubuh terlalu tinggi, maka dapat memicu masalah pada pembuluh darah, dan bisa berujung pada kondisi penyakit jantung hingga stroke.

Kolesterol dalam tubuh terbagi menjadi dua jenis, yakni kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL) dan kolesterol jahat (low-density lipoprotein (LDL). Kolesterol HDL adalah jenis kolesterol yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah akibat lemak. Sebaliknya, kolesterol LDL adalah salah satu penyebab utama terjadinya penumpukan lemak di pembuluh darah. Selain kolesterol HDL dan LDL, ada juga jenis lemak lain yang bernama trigliserida.

Tips dari Dokter untuk Hadapi Gangguan Mental di Masa Pemilu

Ilustrasi pemilu. (Foto: Pradita Utama/detikcom)

Memasuki masa pesta demokrasi pemilihan umum (pemilu) tak jarang ditemukan kasus orang yang mengalami masalah gangguan kesehatan mental. Umumnya kejadian ini dialami oleh pendukung tokoh politik, calon legislatif (caleg), hingga panitia yang melakukan pengumpulan suara.

Dokter spesialis jiwa dr Lahargo Kembaren, SpKJ mengatakan umumnya masalah gangguan kesehatan mental jiwa di masa pemilu kerap diakibatkan oleh stres hingga kecemasan berlebih. Stres tak jarang muncul dikarenakan ada perbedaan pandangan politik dengan orang-orang terdekat.