Hagia Sophia

04 January 2026

Ilmuwan: Inti Bumi Berlapis Seperti Bawang

Foto: Express.co.uk

Selama ini, inti Bumi kerap dibayangkan sebagai bola logam raksasa yang padat dan seragam. Namun penelitian terbaru menunjukkan gambaran yang jauh lebih rumit. Inti Bumi bagian dalam ternyata berlapis-lapis, mirip bawang.

Temuan yang diungkap dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Nature Communications ini membantu menjawab misteri lama soal mengapa gelombang gempa bisa bergerak berbeda-beda saat menembus pusat planet kita.

Pep Guardiola: The Blues Kehilangan Pelatih Luar Biasa

Maresca (kiri) dan Guardiola. Foto: Chelsea FC via Getty Images/Darren Walsh

Manajer Manchester City Pep Guardiola mengomentari kepergian Enzo Maresca dari Chelsea. Menurutnya, The Blues telah kehilangan pelatih luar biasa.

Chelsea mengumumkan perpisahan dengan Maresca di hari pertama tahun 2026 pada Kamis lalu. Dalam pernyataannya, kedua pihak merasa klub memerlukan perubahan demi kembali ke jalur yang tepat di sisa musim ini.

Hansi Flick: Barcelona Butuh Satu Bek Lagi

Pelatih Barcelona Hansi Flick. (Foto: Europa Press via Getty Images/Europa Press Sports)

Pelatih Barcelona Hansi Flick menyebut stok pemain bertahan timnya terbatas. Dia berharap klub bisa mendatangkan satu bek lagi di bursa transfer.

Barcelona hanya memiliki 7 pemain bertahan musim ini. Sektor kanan pertahanan bahkan hanya diisi oleh Jules Kounde semata.

Guardiola Bantah Rumor Akan Digantikan Maresca

Enzo Maresca (kanan) saat menjadi asisten Pep Guardiola (tengah) di Manchester City pada musim 2022-23. Foto: Action Images via Reuters/JASON CAIRNDUFF

Kepergian Enzo Maresca dari Chelsea diwarnai rumor bahwa dirinya dipersiapkan untuk menggantikan Pep Guardiola di Manchester City musim depan. Namun si empunya jabatan membantah hal tersebut.

Bulan lalu, muncul laporan bahwa Guardiola mungkin tidak akan menuntaskan kontraknya di City yang akan selesai pada musim panas 2027, sehingga City harus bergerak mencari suksesor. Maresca disebut-sebut sebagai kandidat kuat.

'Super Flu' di AS: 81 Ribu Kasus Rawat Inap dan Lebih dari 3 Ribu Meninggal

Ilustrasi pasien. (Foto: iStock)

Lonjakan kasus influenza di Amerika Serikat kian mengkhawatirkan seiring merebaknya varian baru dengan julukan 'super flu, influenza A subclade K. Data terbaru menunjukkan, musim flu yang baru berjalan sudah memicu puluhan ribu pasien dirawat inap dan ribuan kematian, menandai eskalasi cepat penyakit menular musiman tersebut.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mencatat hingga 20 Desember, sedikitnya 7,5 juta orang terinfeksi influenza. Dari jumlah tersebut, sekitar 81.000 pasien harus menjalani perawatan di rumah sakit, sementara lebih dari 3.100 orang meninggal dunia. Tidak hanya orang dewasa, setidaknya delapan anak dilaporkan meninggal.

Cara Membaca Label Minuman Berbasis Susu agar Tak Keliru

Label bisa mempengaruhi persepsi. Foto: Getty Images/kool99

Ramainya perbincangan soal produk berbasis susu belakangan ini membuka satu persoalan penting yang sering luput dibahas, yakni cara masyarakat memahami label pangan. Dari sisi kesehatan, istilah pada kemasan memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi (cara pandang) konsumen tentang kualitas gizi suatu produk. Tidak sedikit orang mengira bahwa minuman dengan label "mengandung susu" otomatis dapat menggantikan susu sebagai sumber gizi utama.

Pengaruh label terhadap persepsi ini didukung oleh kajian ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal Public Health Nutrition oleh Gillian Cowburn dan Lynn Stockley. Kajian tersebut menunjukkan bahwa meskipun banyak konsumen memperhatikan label gizi, pemahaman terhadap arti dan konteks informasi yang tertera masih terbatas. Akibatnya, klaim pada kemasan kerap disalahartikan sebagai gambaran langsung dari nilai gizi produk secara keseluruhan.

'Super Flu' Sudah Ada di RI, Tips untuk Mencegahnya

Super flu sudah ditemukan di Indonesia. (Foto: Getty Images/jarun011)

Varian influenza yang belakangan dikenal sebagai 'super flu' atau influenza varian subclade K telah terdeteksi di Indonesia. Meski sejauh ini belum memicu lonjakan kasus maupun kematian, Kementerian Kesehatan RI mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, terutama di tengah musim hujan yang berpotensi meningkatkan penularan penyakit pernapasan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Prima Yosephine, menanggapi keluhan masyarakat terkait flu yang berlangsung berminggu-minggu, sulit sembuh, atau terasa lebih berat meski sudah menjalani pengobatan seperti biasa.