Hagia Sophia

29 September 2026

Apa Efeknya Ngopi Tiap Hari pada Tekanan Darah?

Foto: Ilustrasi kopi (Getty Images/iStockphoto/grandriver)

Kopi merupakan salah satu minuman yang banyak dikonsumsi dalam keseharian. Kandungan kafein di dalamnya membuat kopi kerap dikaitkan dengan berbagai respons tubuh, termasuk perubahan pada tekanan darah.

Hal ini menjadi perhatian, terutama bagi orang yang rutin minum kopi atau memiliki tekanan darah tinggi. Lantas, bagaimana sebenarnya pengaruh kopi terhadap tekanan darah?

Kopi Bisa Meningkatkan Tekanan Darah?

Dikutip dari laman Eatingwell, minum kopi bisa meningkatkan tekanan darah untuk sementara waktu:
  • Tekanan darah sistolik (angka atas) bisa meningkat sebesar 3-14 mmHg.
  • Tekanan darah diastolik (angka bawah) bisa meningkat sebesar 4-13 mmHg.
Contohnya, tekanan darah 120/80 bisa meningkat menjadi 134/93 setelah minum kopi.

Kopi merupakan stimulan. Dalam waktu 30 menit hingga 2 jam, kopi akan memasuki aliran darah, berinteraksi dengan hormon, reseptor otak, dan neurotransmiter, memengaruhi pembuluh darah, hingga meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.

Faktor-faktor yang Memengaruhi Seberapa Besar Pengaruh Kopi pada Tekanan Darah

Ketahui beberapa faktor bagaimana kopi memengaruhi tekanan darah:
  • Usia: Orang yang lebih muda mungkin mengalami peningkatan tekanan darah yang lebih signifikan.
  • Sumber kafein: Kopi umumnya mengandung lebih banyak kafein daripada teh hitam atau teh hijau.
  • Jenis dan metode penyeduhan: Kekuatan rasa bervariasi, tergantung jenis biji kopi dan metode penyeduhan.
  • Kehamilan: Batasi asupan kafein hingga 200 mg per hari. Janin yang sedang berkembang tidak dapat memetabolisme kafein, sehingga kelebihan kafein tidaklah aman.
  • Penyakit jantung: Peningkatan tekanan darah karena kafein mungkin lebih terasa dan kurang aman bagi pengidap penyakit kardiovaskular.
Orang dengan Hipertensi Boleh Minum Kopi?

Meski bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah jangka pendek, kopi tidak meningkatkan risiko tekanan darah tinggi kronis. Kafein tetap dapat dikonsumsi oleh orang dengan tekanan darah tinggi, tetapi pengaruhnya dapat berbeda tergantung kondisi tekanan darah dan apakah seseorang sudah terbiasa minum kopi.

American Heart Association (AHA) menyebutkan bahwa efek jangka panjang konsumsi kafein secara rutin terhadap tekanan darah masih belum pasti atau cenderung minimal. Namun, risiko terhadap jantung dapat meningkat pada konsumsi kafein dalam jumlah tinggi, terutama pada orang dengan hipertensi berat atau yang sensitif terhadap kafein.

Jika tekanan darah sangat tinggi, perhatikan konsumsi kafein. Sebuah penelitian mengungkap, konsumsi kopi berlebihan dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular (CVD) pada orang dengan hipertensi berat, tetapi tidak pada orang tanpa hipertensi dan dengan hipertensi derajat 1.

Konsumsi kafein hingga 400 mg per hari umumnya aman untuk orang dewasa yang sehat. Jumlah tersebut setara dengan 3-4 cangkir kopi berukuran sekitar 355 ml.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ngopi Tiap Hari, Apa Efeknya pada Tekanan Darah?"