Hagia Sophia

02 December 2022

Update COVID-19: 2 Desember 2022 Kasus COVID-19 Bertambah 4.179 dan 37 Meninggal

istimewa

Indonesia mencatat 4.179 kasus baru COVID-19 hari ini, Jumat (2/12/2022). Seiring itu, kasus sembuh tercatat ada sebanyak 6.001 dan 37 pasien COVID-19 meninggal dunia. Hingga hari ini, RI mencatat total kasus COVID-19 terkonfirmasi sebanyak 6.674.000.

Hari ini, kasus aktif COVID-19 ada di Indonesia ada sebanyak 55.841. Dibarengi 60.835 spesimen diperiksa dengan jumlah suspek pasien COVID-19 sebanyak 4.881.

Kereta Makassar-Parepare, Kereta Pertama di Sulawesi

Foto: Achmad Dwi Afriadi/detikcom

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meresmikan Kereta Makassar-Parepare pada Mei 2023. Saat itu, layanan kereta pertama di Sulawesi ini akan tambah lengkap di mana kereta wisata, penumpang dan barang akan beroperasi.

Budi Karya belum secara detil menyebutkan jalur mana yang beroperasi saat diresmikan pada Mei 2023 nanti. Sementara, jalur yang baru saja diresmikan operasi secara terbatas yakni dari Stasiun Maros hingga Stasiun Garongkong dengan panjang lintasan 80 km.

Kalah di WTO Terkait Nikel, Indonesia Ajukan Banding

Presiden Joko Widodo (Foto: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada para menteri untuk mengajukan banding atas kekalahan Indonesia dalam gugatan larangan ekspor nikel oleh World Trade Organization (WTO).

Jokowi pun menyoroti kembali jaman-jaman sewaktu Indonesia dijajah oleh bangsa Belanda pada masa sebelum kemerdekaan. Dalam hal ini, menurutnya, kejadian serupa telah terjadi kembali.

Akan Muncul Wabah Baru yang Lebih Ganas dari COVID-19

Foto: An update on eukaryotic viruses revived from ancient permafrost

Temuan 'virus zombie' oleh ilmuwan Prancis di Rusia bikin geger. Ilmuwan memperingatkan, bakal ada wabah lain menyusul COVID-19 setelah mereka menghidupkan kembali virus berusia 48.500 tahun yang terkubur di bawah danau beku di Rusia.

Namun mengacu pada laporan yang diterbitkan New York Post, disebutkan bahwa temuan penelitian tersebut belum ditinjau oleh rekan sejawat. Penelitian tersebut dipimpin oleh ahli mikrobiologi Jean-Marie Alempic dari Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis.

Lubang Atmosfer Matahari Terbuka, Ini Dampaknya di Planet Bumi

Ilustrasi. Badai matahari diprediksi akan tiba di Bumi hari ini hingga besop. (Foto: NASA)

Sebuah lubang di atmosfer Matahari bak ngarai dikabarkan terbuka dan dapat meluncurkan badai matahari berkecepatan tinggi ke medan magnet Bumi dari Kamis (1/12) hingga Jumat (2/12).

Lubang pada bagian mahkota Matahari tampak seperti jurang atau lembah raksasa yang membentang di pusat bintang.

Beberapa Hal yang Akan Terjadi pada Bumi Bila Bulan Meledak

Foto: AP/Ng Han Guan

Upaya eksplorasi Bulan oleh negara-negara maju dalam beberapa tahun belakangan, membuat satelit alami yang mendampingi Bumi ini terancam hancur jika manusia kebablasan.

Selama hampir 4,5 miliar tahun sejarah Tata Surya kita, Bumi tidak sendirian saat berputar mengelilingi Matahari, melainkan bersama Bulan. Bulan memainkan peran penting dalam hubungan Bumi dengan komponen lain Tata Surya kita, dan dalam kehidupan seperti yang kita kenal di Bumi.

China Berencana untuk Kirim Misi Penyelidikan ke Matahari

Setelah ke Bulan, China Berambisi Jelajahi Matahari. Foto: @cosmic-background

China berencana melakukan eksplorasi Matahari dan berharap bisa mengirim tim penyelidikan ke tepi Tata Surya. Rencana ambisius ini disampaikan kepala desainer eksplorasi Bulan, Wu Weiren, dalam sebuah wawancara ketika berbicara tentang rencana masa depan China untuk eksplorasi luar angkasa.

Wu mengatakan, proyek eksplorasi planet sekarang difokuskan pada Mars. Dalam eksplorasi ini, China berencana mengumpulkan sampel tanah dari si Planet Merah dan kembali dalam 10 hingga 15 tahun ke depan.