 |
| Kota yang hilang tersebut berada di bawah Samudra Atlantik. Ada sebuah bangunan kokoh yang berdiri tegak. Foto: (D. Kelley/UW/URI-IAO/NOAA) |
Di dekat pegunungan bawah laut Samudra Atlantik, ilmuwan menemukan sebuah 'Kota yang Hilang', tepatnya pada tahun 2000. Ketika menjelajah samudra dengan kendaraan yang dioperasikan jarak jauh, para ilmuwan melihat adanya 'cahaya biru' dan mendapati wilayah tersebut. Wilayah itu diketahui sebagai medan hidrotermal.
Terlihat sebuah bangunan yang terbentuk dari tumpukan jamur toadstool dan monolit raksasa berdiri kokoh setinggi 60 meter. 'Menara' itu ditemukan di kedalaman 700 meter di bawah permukaan laut. Menurut ilmuwan, situs seperti ini belum pernah ditemukan sebelumnya di Samudra Atlantik walaupun ada kemungkinan medan hidrotermal seperti ini juga ada di suatu tempat yang belum terdeteksi.