Hagia Sophia

17 November 2022

Update COVID-19: 17 November 2022 Kasus COVID-19 Bertambah 7.822 dan 38 Meninggal


Kasus COVID-19 di Indonesia terus merangkak naik, bertambah 7.822 kasus baru per Kamis (17/11/2022). Jumlah kasus aktif kini mencapai 60.471.

Sementara pasien COVID-19 meninggal dilaporkan 38 per hari ini, sehingga total akumulatif sebanyak 159.291.

Beberapa Makanan yang Bisa Jadi Pembersih Rahim dan Memperlancar Haid

Foto: Getty Images/iStockphoto

Rahim menjadi organ penting di kehidupan tiap wanita dan menjadi pusat reproduksi yang perlu dijaga dan dirawat dengan baik. Organ yang memiliki bentuk seperti buah pir memiliki berbagai fungsi penting dalam menstruasi, kesuburan, dan kehamilan. Jika terjadi kondisi atau penyakit tertentu pada rahim, seseorang akan merasakan gejala nyeri yang memerlukan perawatan medis.

Pembersihan rahim dapat dilakukan dengan alami melalui mengonsumsi jenis makanan tertentu atau pembedahan dengan prosedur yang dikenal sebagai 'scooping'. Dalam prosedur ini, serviks akan dilebarkan menggunakan zat medis khusus yang berfungsi untuk mengendurkan dan membuat serviks agar mudah mengembang. Setelah itu, sebuah tabung akan dimasukkan ke dalam rahim untuk mengalirkan rahim dan membersihkan sisa isinya.

Menkes: Masyarakat yang Belum Divaksin Berisiko Meninggal di Gelombang XBB

Foto: Agung Pambudhy

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut pasien COVID-19 paling berisiko meninggal adalah mereka yang belum pernah divaksinasi. Dilihat dari tren kasus kematian COVID-19 mingguan, proporsi meninggal pasien tidak divaksinasi lebih dominan dibandingkan mereka yang sudah menerima booster atau vaksin COVID-19 dua dosis.

"Masyarakat yang belum divaksin sangat beresiko meninggal di wave (gelombang) kali ini," kata Budi dalam pesan tertulis, Rabu (16/11/2022).

COVID-19 Kembali Meningkat, Ini Orang yang Paling Mudah Tertular Omicron XBB

Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi

Subvarian Omicron XBB diduga menjadi biang kerok lonjakan kasus COVID-19 RI kali ini. Meski gejalanya diyakini lebih ringan dibandingkan varia Delta biang lonjakan COVID-19 besar-besaran di RI pada 2021, dokter menyoroti ada kelompok tertentu yang rentan mengalami perburukan kondisi imbas Omicron XBB.

Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan RSUP Persahabatan dr Prasenohadi, PhD, SpP(K), KIC menjelaskan, pasien-pasien COVID-19 yang harus menjalani perawatan di rumah sakit kini memang mengalami penurunan gejala. Namun ia menemukan, sebagian besar pasien adalah pengidap penyakit penyerta atau komorbid seperti gagal ginjal kronis, kelainan jantung kronis, atau kanker ganas.

Benarkah Sering Ejakulasi Bisa Cegah Kanker Prostat?

Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio

Kanker prostat seringkali dikaitkan dengan frekuensi ejakulasi. Pertanyaan yang kerap muncul salah satunya perlu berapa kali ejakulasi dalam seminggu untuk menghindari risiko kanker prostat.

Menurut spesialis penyakit dalam subspesialis hematologi-onkologi (kanker) Prof Zubairi Djoerban berdasarkan sebuah riset 2016 silam, memang ada keterkaitan di antara keduanya. "Yang terang, ejakulasi 20 kali dalam sebulan itu mengurangi risiko kanker prostat hingga 20 persen," jelas dia dalam akun Twitter pribadinya, dikutip detikcom atas izin yang bersangkutan, Rabu (16/11/2022).

Gejala COVID-19 Subvarian XBB dan BQ.1 yang Bikin Kasus Meningkat Lagi

Foto: Getty Images/iStockphoto/ronnachaipark

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyoroti dua varian Omicron yakni BQ.1 dan XBB. Hal ini lantaran transmisi atau kemampuan menular kedua varian tersebut relatif cepat.

Juru bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril dalam konferensi pers Rabu (16/11/2022) menyebutkan bahwa XBB maupun BQ.1 menyumbang lebih dari 20 persen penambahan kasus baru di Indonesia.

Perut Wanita Ini Membesar Seperti Hamil, Ternyata Kanker

Foto: Tangkapan Layar TikTok @someew

Baru-baru ini viral curhatan video seorang wanita di media sosial TikTok, mengaku perutnya membesar seperti orang hamil. Namun setelah diperiksa ke dokter, buncitnya tersebut rupanya disebabkan oleh kanker ovarium. Bagaimana kejadiannya?

Pengguna TikTok dengan username @someeww dalam videonya menceritakan, awalnya pada 2020, ia mengalami nyeri di bagian panggul dan punggung. Kemudian seiring waktu, perutnya membesar dan keras, dibarengi dengan siklus haid tidak teratur. Setelah menjalani pemeriksaan dengan USG, barulah ketahuan bahwa dirinya mengidap tumor ovarium.