Hagia Sophia

18 March 2026

Untuk yang Suka Kopi Biar Tidak Ngantuk selama Nyetir

Foto: Getty Images/dr Barmely

Bagi sebagian besar pemudik, kopi sering kali menjadi 'senjata utama' untuk mengusir rasa kantuk selama perjalanan jauh. Namun, agar kopi benar-benar efektif memberikan energi tanpa mengganggu kesehatan, ada aturan main yang perlu diperhatikan.

Spesialis gizi klinik dr Firisha Witjaksno, SpGK menjelaskan bahwa konsumsi kopi saat mudik pada dasarnya diperbolehkan dan aman bagi tubuh, asalkan jenis kopi yang dipilih tepat.

Fokus pada Kopi Hitam Murni

Menurut dr Firisha, manfaat kafein dalam kopi akan bekerja paling optimal jika dikonsumsi dalam bentuk yang murni. Ia menyebutkan batasan konsumsi yang masih tergolong aman untuk harian.

"Sebenarnya kalau kopi hitam ya, kita bicara kafein artinya kopi hitam tanpa gula, tanpa susu yang full cream atau tinggi lemak, itu boleh 2-3 cup per hari. Jadi masih aman banget untuk dikonsumsi," jelas dr Firisha kepada detikcom.

Kandungan kafein pada kopi hitam murni dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi pengemudi tanpa memberikan beban kalori berlebih pada tubuh.

Hindari Gula Berlebih

Hal yang sering menjadi masalah bukan pada kopinya, melainkan pada bahan tambahan yang dicampurkan ke dalamnya. dr Firisha memperingatkan bahwa tren kopi kekinian yang tinggi gula justru bisa berdampak buruk bagi kondisi tubuh selama di jalan.

"Yang justru bermasalah kalau kopinya tinggi gula. Kadang gula aren atau berbagai sirup. Jadi kalau mau ngopi, fokuskan kopi yang memang murni kopi hitam," tegasnya.

Konsumsi gula yang tinggi dalam satu waktu dapat menyebabkan lonjakan energi sesaat yang diikuti dengan penurunan kadar gula darah secara drastis (sugar crash). Kondisi ini justru akan membuat pengemudi merasa lebih cepat lelah dan mengantuk setelahnya.

"Kalau mau pakai susu, dibatasi gulanya," pungkasnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Pesan Dokter Gizi Buat yang Ingin Ngopi Biar Tak Ngantuk selama Nyetir Mudik"