Hagia Sophia

09 June 2023

Update COVID-19: 9 Juni 2023 Kasus COVID-19 Bertambah 191 dan 5 Meninggal

istimewa

Corona di Indonesia per hari ini bertambah 191 kasus baru, sehingga total akumulasi sejak wabah merebak mencapai 6.809.821. Sementara kasus sembuh bertambah 376 dan pasien meninggal tercatat sebanyak 5 jiwa.

Pasien yang memerlukan perawatan saat ini berada di angka 10.597 kasus, total spesimen sebanyak 13.520 dan suspek 940.

Mungkinkah ADHD Disembuhkan?

ilustrasi adhd (Foto: Getty Images/iStockphoto/Gam1983)

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) belakangan ramai dibahas di media sosial. Secara singkat, kondisi ini diartikan sebagai gangguan atensi dan hiperaktivitas, membuat seseorang sulit untuk berfokus, berencana, hingga berperilaku impulsif. Lantas apakah ADHD bisa sembuh?

Menurut psikolog klinis Liza M Djaprie, ADHD bisa 'sembuh' dalam artian gejalanya terkendali dan terkelola dengan baik. Pasalnya, kondisi ini memengaruhi fungsi otak dan perilaku, sehingga seseorang dengan ADHD tak bisa sembuh secara total.

Diprediksi Akan Ada 11 Juta Kasus COVID-19 per Minggu, Seperti Apakah Kondisi China?

Prediksi kasus COVID-19 di China. (Foto: REUTERS/Tingshu Wang)

China diprediksi akan menghadapi puncak gelombang COVID-19 pada bulan ini dengan jumlah kasus 11 juta per minggu. Berdasarkan prediksi data dari perusahaan kesehatan Airfinity yang berbasis di Inggris, gelombang baru yang dipicu subvarian Omicron XBB ini lebih kecil dibandingkan gelombang-gelombang sebelumnya.

"Pemodelan kami memperkirakan gelombang akan memuncak pada awal Juni sekitar 11 juta per minggu, dengan 112 juta orang terinfeksi selama kebangkitan ini," kata Airfinity, dikutip dari South China Morning Post, Kamis (8/6/2023).

Banyak Warga Indonesia Usia Diatas 25 Tahun Idap Hipertensi

Foto: Getty Images/iStockphoto/Everyday better to do everything

Kementerian Kesehatan RI mencatat jumlah pengidap hipertensi melampaui 34 persen atau sekitar lebih dari 70 juta warga mengalaminya. Data Riskesdas 2018 tersebut menunjukkan setidaknya satu dari setiap tiga orang di Indonesia mengidap hipertensi.

Angkanya, menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terus merangkak naik. Sayangnya, jika dirinci, kelompok usia pengidap hipertensi pada usia 25 tahun ke atas cukup tinggi yakni di 20,10 persen dan di kelompok dewasa muda mulai dari 34-44 tahun sebesar 31,60 persen.

COVID-19 Kembali Akan Hantam China, Diprediksi Hingga 11 Juta Kasus per Minggu

Gelombang baru COVID-19 China. (Foto: Bloomberg via Getty Images/Bloomberg)

Puncak gelombang COVID-19 di China diprediksi akan tiba bulan ini dengan jumlah 11 kasus per minggu. Mengacu pada perusahaan data kesehatan Airfinity yang berbasis di Inggris, gelombang baru yang dipicu oleh subvarian Omicron XBB ini akan lebih kecil dibandingkan gelombang-gelombang sebelumnya.

"Pemodelan kami memperkirakan gelombang akan memuncak pada awal Juni sekitar 11 juta per minggu, dengan 112 juta orang terinfeksi selama kebangkitan ini," kata Airfinity, dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Kamis (8/6/2023).

Banyak Korban Akibat Heatstroke di India Tidak Terlaporkan

Ilustrasi cuaca panas ekstrem di India. Foto: Anindito Mukherjee/Bloomberg via Getty Images

Kasus heatstroke kini bermunculan imbas gelombang panas di sejumlah negara. Di Maharashtra, India misalnya, tercatat ada lebih dari 2.000 kasus heatstroke dilaporkan, hampir tiga kali lebih tinggi dibandingkan jumlah kasus tahun lalu. Namun hingga Mei 2023, dari ribuan kasus tersebut hanya tercatat ada 12 kasus kematian.

Tahun lalu, Maharashtra melaporkan 18 kasus kematian dengan 750 kasus heatstroke hingga 31 Mei. Namun pada lima bulan pertama tahun ini, Maharashtra telah mencatat 2.189 kasus.

Pemerintah Segera Berlakukan Regulasi Terkait Rokok Elektrik

Penggunaan vape. (Foto: Agung Pambudhy)

Indonesia menempati urutan ketiga sebagai negara dengan perokok terbanyak di dunia. Selain akses rokok konvensional yang masih mudah, tingginya jumlah perokok di Indonesia juga disebabkan oleh kemunculan vape atau rokok elektrik.

Wakil Menteri Kesehatan dr Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan Indonesia saat ini memang masih belum memiliki regulasi yang jelas terkait rokok elektrik.