![]() |
Foto ilustrasi: Getty Images/marrio31 |
Otak merupakan organ terpenting untuk mengatur apa yang dilakukan, dipikirkan, atau diputuskan. Setiap tindakan yang dilakukan berasal dari sinyal otak.
Hal ini memungkinkan ingatan dan kemampuan memecahkan masalah, sekaligus menjaga konsentrasi. Menjaga kesehatan otak membutuhkan konsumsi makanan sehat, karena berdampak langsung pada ketajaman mental.
Berbagai makanan dapat melindungi sel-sel otak dan meningkatkan fungsi memori serta memasok energi mental. Dikutip dari Times of India, berikut 5 makanan terbaik untuk otak:
1. Ikan Berlemak
Ikan berlemak, termasuk salmon, sarden, dan mackerel, merupakan sumber penting asam lemak omega-3. Asam lemak omega-3 membentuk sebagian besar struktur otak, sekaligus memungkinkan pembentukan sel-sel otak.
Lemak ini meningkatkan fungsi memori dan suasana hati, sekaligus meningkatkan pembelajaran melalui kemampuannya untuk menjaga sel-sel otak dan mengurangi peradangan.
Penelitian menunjukkan konsumsi ikan berlemak secara teratur dapat meningkatkan fungsi otak sekaligus mengurangi penurunan mental selama penuaan. Omega-3 membantu memfasilitasi komunikasi sel otak, yang memungkinkan otak berfungsi lebih cepat.
Konsumsi ikan secara teratur, sekitar dua kali seminggu, membantu menjaga kejernihan otak.
2. Blueberry
Blueberry mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi otak dari radikal bebas dan molekul berbahaya. Antioksidan ini bekerja untuk mengurangi peradangan dan menciptakan koneksi yang lebih baik antar sel otak.
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi blueberry dapat memperlambat penuaan otak dan meningkatkan fungsi memori. Mengonsumsi bluberi secara teratur bahkan dapat menunda perkembangan penyakit Alzheimer.
Ini juga cocok dikonsumsi langsung atau dapat ditambahkan ke yogurt dan sereal untuk memberikan nutrisi yang meningkatkan fungsi otak. Blueberry meningkatkan kemampuan konsentrasi, sekaligus menjaga kesehatan otak selama proses penuaan.
3. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti kenari, almond, serta biji labu, mengandung nutrisi penting termasuk lemak sehat, vitamin E, dan mineral. Sifat antioksidan vitamin E melindungi sel-sel otak dari kerusakan.
Kacang kenari bermanfaat karena mengandung DHA, lemak omega-3 yang meningkatkan fungsi memori dan kemampuan belajar. Nilai gizi biji labu meliputi zinc, magnesium, dan zat besi, yang mendukung transmisi saraf serta kesehatan otak.
Konsumsi kacang-kacangan atau biji-bijian dalam jumlah kecil setiap hari dapat meningkatkan kinerja memori dan fokus, sekaligus menurunkan potensi risiko penurunan kognitif.
4. Sayuran Berdaun Hijau
Sayuran berdaun hijau, seperti bayam, kangkung, dan brokoli sangat baik untuk otak karena mengandung vitamin K, folat, dan beta karoten. Tubuh menggunakan vitamin K untuk menghasilkan lemak yang diperlukan untuk struktur sel otak.
Sementara folat berfungsi untuk melindungi otak dari penurunan mental dan kerusakan otak. Sayuran hijau ini menjaga kesehatan otak melalui sifat antioksidan dan anti-inflamasinya, yang melindungi sel-sel otak dari stres dan zat beracun.
Konsumsi sayuran hijau setiap hari dapat meningkatkan fungsi memori, sekaligus meningkatkan fokus dan kejernihan mental yang mendukung kesehatan otak selama masa penuaan.
5. Dark Chocolate
Kombinasi cokelat hitam atau dark chocolate dengan kandungan kakao tinggi (di atas 70 persen) memberikan rasa yang nikmat dan beragam manfaat kognitif bagi otak. Kombinasi flavonoid dan kafein, beserta antioksidan dalam dark chocolate, menghasilkan efek positif pada daya ingat, serta meningkatkan suasana hati dan fokus.
Dark chocolate mengandung flavonoid yang meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga meningkatkan fungsi mental dan melindungi sel-sel otak dari kerusakan. Kandungan kafein dalam cokelat membuat orang yang mengonsumsinya lebih waspada dan membantu meningkatkan fungsi memori jangka pendek.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "5 Makanan yang Bikin Otak Lebih Tajam, Bantu Cegah Pikun Sejak Dini"