Hagia Sophia

02 January 2026

Momen Paling Spektakuler 2026: Gerhana Matahari Total 12 Agustus

Foto: China News Service via Getty Ima/China News Service

Para pengamat bintang dan penyuka astronomi pastinya sudah menantikan fenomena langit yang akan muncul di 2026. Dari planet sejajar hingga gerhana Matahari total, ada banyak momen langit yang layak dicatat di kalendermu.

Dikutip dari Smithsonian Magazine langit malam sepanjang 2026 bakal dipenuhi pemandangan kosmik yang langka dan memesona, termasuk supermoon, parade planet, hujan meteor, hingga gerhana total. 

MU Sudah Habiskan 200 Juta Paun untuk Belanja Pemain Musim Panas Lalu

Ruben Amorim tak mau minta pemain baru di bursa transfer Januari. (REUTERS/Phil Noble)

Manchester United sejatinya masih butuh sejumlah pemain baru di beberapa posisi. Tapi, manajer Setan Merah Ruben Amorim takkan merengek belanja ke petinggi klub.

MU sudah menghabiskan dana lebih dari 200 juta paun musim panas lalu untuk memboyong Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, Benjamin Sesko, dan Senne Lammens. Tapi, sejauh ini performa MU masih naik-turun, sementara baru Mbeumo boleh dibilang nyetel.

Memasuki Tahun 2026, Man City Jadi Pesaing Terdekat Arsenal

Foto: Getty Images/Dan Mullan

Kekalahan Aston Villa bikin Manchester City dianggap sebagai satu-satunya rival serius Arsenal. Manajer Man City Pep Guardiola tak terlalu yakin.

Man City menjadi pesaing terdekat Arsenal memasuki tahun 2026. Mereka sementara tertinggal lima poin dari The Gunners di pucuk, namun baru akan memainkan laga ke-19 kontra Sunderland pada Jumat (2/1/2026) dini hari WIB.

Inikah yang Akan Gantikan Maresca di Chelsea?

Liam Rosenior saat ini melatih Strasbourg. Foto: SNS Group via Getty Images/Ross Parker - SNS Group

Enzo Maresca telah resmi meninggalkan Chelsea. Kini Liam Rosenior dikabarkan jadi kandidat kuat untuk menggantikan manajer asal Italia tersebut.

Rosenior, 41 tahun, saat ini melatih Strasbourg di Liga Prancis. Menurut jurnalis Fabrizio Romano, ia mendapat apresiasi tinggi dalam internal manajemen Chelsea, meski bukan satu-satunya kandidat.

Ini Beda Badan Lemas Kena 'Super Flu' dan COVID-19

Ilustrasi masker. (Foto: Pradita Utama)

Memasuki musim liburan dengan cuaca yang berubah-ubah, risiko terkena infeksi flu atau penyakit pernapasan lainnya meningkat. Kewaspadaan pun ditingkatkan terlebih saat ini ada kekhawatiran mengenai infeksi 'Superflu' yang lebih mudah menular.

Hanya saja bagaimana membedakan gejala penyakit tersebut dengan flu biasa atau COVID-19?

Untuk Hadapi Infeksi 'Super Flu' Subclade K, Vaksin Influenza Masih Manjur?

Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Chinnapong)

Beberapa waktu ini heboh kemunculan 'super flu' akibat varian baru subclade K, sebuah cabang mutasi virus Influenza A (H3N3). Varian tersebut mendadak bikin heboh karena memicu penyebaran yang terbilang cukup tinggi di Amerika Serikat.

Departemen Kesehatan Negara Bagian mencatat 71.123 kasus di wilayah New York pada minggu yang berakhir 20 Desember 2025. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak 2004, ketika kasus influenza mulai wajib dilaporkan.

Kondisi Medis Seperti Ini Bikin Seseorang Sering Lihat 'Penampakan'

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/chainatp)

Pernahkah merasa melihat bayangan menyerupai 'wajah hantu' pada benda mati, seperti serat kayu di pintu atau gumpalan awan? Sebelum berasumsi ke arah supranatural atau merasa 'ketempelan', fenomena ini berkaitan erat dengan kondisi otak yang disebut pareidolia.

Dalam bahasa Yunani, 'para' memiliki arti keliru, salah, atau menyimpang. Kemudian, kata benda 'eidolon' memiliki arti gambar, bentuk, atau rupa. Dalam istilah medis, pareidolia merupakan bagian dari apofenia, yakni kecenderungan otak manusia untuk melihat pola atau makna dalam data yang sebenarnya acak.

Ini Penyebab 'Super Flu' Subclade K Lebih Mudah Menular

Foto: Shutterstock

Istilah 'Superflu' atau influenza H3N2 varian Subclade K tengah menjadi sorotan setelah dilaporkan meledak di beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Inggris. Banyak yang bertanya-tanya mengapa varian ini seolah begitu agresif dan cepat menulari banyak orang dalam waktu singkat.

Menanggapi fenomena tersebut, dokter spesialis paru dari RS Paru Persahabatan, Prof dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), menjelaskan bahwa Subclade K sebenarnya merupakan mutasi dari virus yang sudah ada sebelumnya. Namun, mutasi ini memberikan karakteristik yang berbeda dari flu pada umumnya.

Suhu Minuman yang Aman Dikonsumsi untuk Cegah Risiko Kanker Kerongkongan

Foto: Julia Sakelli/Pexels

Uap tipis yang mengepul dari secangkir kopi kerap menjadi penanda kenikmatan. Banyak orang bahkan merasa minuman belum 'pas' jika belum benar-benar panas.

Menurut Vincent Ho, Associate Professor sekaligus gastroenterolog klinis di Western Sydney University, kebiasaan mengonsumsi minuman bersuhu terlalu tinggi dapat berdampak serius pada kesehatan kerongkongan berdasarkan beberapa laporan studi.

Benarkah Asupan Gula Berlebihan Bikin Anak Hiperaktif?

Asupan gula bikin anak hiperaktif, mitos atau fakta ya? Foto: Getty Images/iStockphoto/Marcia Nelsis

Setiap kali anak terlihat lebih aktif, sulit diam, atau berlarian setelah mengonsumsi makanan dan minuman manis, gula kerap langsung disalahkan. Istilah sugar rush pun kembali muncul-fenomena yang diyakini membuat anak hiperaktif akibat lonjakan gula dalam tubuh.

Isu lama ini kembali ramai setelah dr Meta Hanindita, SpA, seorang dokter anak dan konsultan nutrisi, menyinggungnya dalam sebuah podcast. Dalam podcast tersebut, dr Meta menegaskan bahwa konsep 'sugar rush', yang mengaitkan gula dengan hiperaktivitas, adalah mitos.

Gejala dan Kemungkinan 'Super Flu' Subclade K Masuk Indonesia

istimewa

Kasus flu dilaporkan melonjak di Amerika Serikat (AS) di tengah padatnya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun. New York mencatatkan rekor negara bagian dengan kasus flu mingguan tertinggi dalam dua dekade terakhir.

Departemen Kesehatan Negara Bagian mencatat 71.123 kasus di wilayah tersebut pada minggu yang berakhir 20 Desember 2025, menjadi angka kasus tertinggi sejak 2004, ketika kasus influenza mulai wajib dilaporkan.

Sejumlah Makanan Ini Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Paru

Foto: Getty Images/iStockphoto/sittithat tangwitthayaphum

Kanker paru kerap dikaitkan dengan kebiasaan merokok atau paparan polusi udara. Tapi, beberapa penelitian juga menujukkan adanya faktor lain yang berperan.

Pola makan menjadi faktor yang berpotensi memengaruhi kesehatan paru-paru. Penting untuk mengetahui makanan apa saja yang dikaitkan dengan kanker paru demi menjaga kesehatan pernapasan.

Tips Makan Mi Instan Agar Tetep 'Sehat'

Mi instan. Foto: Getty Images/lidiya agustina lidiya

Mi instan kerap dijadikan 'pemadam kelaparan' bagi banyak orang karena dianggap murah dengan waktu memasak yang tak lama. Namun, di balik rasanya yang gurih, ultra processed food (UPF) ini sering dicap sebagai musuh pola makan sehat karena tinggi kalori, natrium, hingga kurang protein dan serat.

Spesialis gizi dr Nathania Sutisna, SpGK dari RS Abdi Waluyo mengatakan, meskipun mi instan termasuk UPF yang kurang baik untuk kesehatan jangka panjang, makanan ini masih bisa disulap menjadi lebih sehat.

Walau Tanpa Gelar, 2025 Jadi Salah Satu Tahun Terbaik Guardiola

Pep Guardiola menilai 2025 sebagai salah satu tahun terbaik dalam kariernya. (REUTERS/Chris Radburn)

Manchester City nirgelar sepanjang 2025. Tapi, bagi Pep Guardiola, tahun tersebut merupakan salah satu yang terbaik dalam kariernya. Kok bisa?

Musim 2024/2025 boleh dikatakan adalah musim terburuk dalam karier Guardiola. City hancur-hancuran di paruh pertama musim sehingga tidak bisa bersaing di jalur juara, sebelum akhirnya finis ketiga.

Liga Inggris: Brentford Vs Tottenham Hotspur Selesai 0-0

Brentford vs Tottenham Hotspur tuntas dengan skor kacamata alias 0-0 dalam lanjutan Liga Inggris, Jumat (2/1/2026). (Foto: John Walton/PA Images via Getty Images)

Brentford vs Tottenham Hotspur berakhir tanpa pemenang dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026. Pertandingan tuntas tanpa gol alias 0-0.

Bermain di Gtech Community Stadium, London, Jumat (2/1/2026) dini hari WIB, Brentford dan Tottenham berduel ketat sejak awal. Keduanya saling jual beli serangan.

Liga Inggris: Liverpool Vs Leeds United, Berakhir Tanpa Pemenang

Foto: Getty Images/Carl Recine

Liverpool harus puas dengan satu poin melawan Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris. Kedua tim menuntaskan laga tanpa gol.

Liverpool vs Leeds United berlangsung di Anfield, Jumat (2/1/2026) dini hari WIB. Pertandingan tuntas 0-0.

Liga Inggris: Sunderland Vs Man City Berakhir 0-0

Manchester City diredam tuan rumah Sunderland dalam lanjutan Liga Inggris. (Foto: Action Images via Reuters/Lee Smith)

Manchester City gagal meneruskan tren kemenangannya di Liga Inggris. Bertamu ke markas Sunderland, Man City diredam dalam hasil imbang 0-0.

Pertandingan Sunderland vs Manchester City digelar di Stadium of Light, Jumat (2/1/2026) dinihari WIB. The Citizens dibuat frustrasi dengan pertahanan solid tim tuan rumah di sepanjang permainan.

'Super Flu' Lebih Bahaya dari Influenza? Ini Kata IDAI

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Antonio_Diaz)

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) buka suara soal penyakit 'super flu' yang kini tengah menjadi perhatian. Sebelumnya, infeksi super flu yang disebabkan oleh virus Influenza A (H3N2) subclade K ini menyebar begitu cepat di Amerika Serikat.

Misalnya di New York, sebanyak 71 ribu orang terjangkit super flu dalam waktu sepekan.

Terkait 'Super Flu', Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

Ilustrasi Influenza (Foto: Getty Images/jarun011)

Kasus flu di Amerika Serikat dilaporkan melonjak tajam. New York menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, dengan 71.123 kasus flu positif tercatat pada pekan yang berakhir 20 Desember.

Adapun kasus flu melonjak di Amerika Serikat diduga dipicu oleh varian terbaru influenza A (H3N2) yang dikenal sebagai Subclade K atau dijuluki 'super flu'.

'Super Flu' Sudah Masuk RI? Ini Catatan IDAI

Ilustrasi warga RI pakai masker (Foto: Pradita Utama)

Merebaknya varian baru influenza A (H3N2) Subclade K atau yang kerap disebut 'super flu' di Amerika Serikat memicu kekhawatiran global. Lantas, apakah kemungkinan sudah masuk Indonesia?

Menanggapi hal tersebut, Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr dr Nastiti Kaswandani, Sp A, Subsp Respi(K), menyebut kemungkinan virus tersebut masuk ke Tanah Air sangat besar, mengingat Indonesia bukan negara yang terisolasi dari lalu lintas global.