![]() |
| Donald Trump (Foto: REUTERS/Jonathan Ernst) |
Presiden AS Donald Trump mengaku mengonsumsi aspirin harian dengan dosis yang lebih tinggi dari yang direkomendasikan dokter dan telah melakukannya selama sekitar 25 tahun. Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam wawancara luas dengan The Wall Street Journal yang dipublikasikan pada Kamis.
"Mereka bilang aspirin baik untuk mengencerkan darah, dan saya tidak ingin darah kental mengalir melalui jantung saya," ujar Trump, yang kini berusia 79 tahun, kepada The Wall Street Journal.
Trump juga mengungkapkan kebiasaan tersebut membuat tubuhnya lebih mudah mengalami memar.
"Mereka lebih suka saya minum dosis yang lebih kecil. Saya minum dosis yang lebih besar, tetapi saya sudah melakukannya selama bertahun-tahun," kata Trump.
Dokter pribadi presiden, Sean Barbabella, mengatakan Trump mengonsumsi aspirin 325 miligram setiap hari untuk pencegahan penyakit jantung. Dosis tersebut termasuk dosis penuh aspirin dan merupakan yang tertinggi untuk tujuan ini.
Terkait hal tersebut, sejumlah pakar kesehatan turut menyoroti kebiasaan Trump tersebut dan potensi risiko yang menyertainya. Menurut direktur pencegahan dan kesehatan kardiovaskular di National Jewish Health di Denver, Dr Andrew Freeman dokter biasanya merekomendasikan dosis 81 gram aspirin sebagai tindakan pencegahan.
Senada, dr Fahmi Farah, ahli jantung intervensi sekaligus direktur medis dan CEO Bentley Heart di Fort Worth, Texas, menjelaskan penggunaan aspirin dosis penuh umumnya tidak direkomendasikan bagi kebanyakan orang. Aspirin dosis penuh sebesar 325 miligram diketahui memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan dosis rendah.
Menurutnya, risiko utama dari aspirin dosis penuh berkaitan dengan saluran pencernaan. Ia menambahkan, aspirin dosis penuh biasanya hanya diberikan pada pasien dengan kondisi tertentu.
"Orang yang mengonsumsi aspirin dosis penuh lebih rentan mengalami pendarahan saluran pencernaan, terutama jika mereka memiliki tukak lambung dan hal-hal semacam itu," kata Farah, dikutip CNN.
"Orang-orang yang biasanya kami berikan aspirin dosis penuh adalah mereka yang memiliki kondisi serius, seperti penyakit jantung, atau mereka telah didiagnosis mengidap fibrilasi atrium, dan mereka tidak dapat mengonsumsi pengencer darah yang lebih kuat."
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Donald Trump Ngaku Konsumsi Aspirin Dosis Tinggi Tiap Hari, Untuk Apa?"
