Hagia Sophia

01 August 2022

Update COVID-19: 1 Agustus 2022 Kasus COVID-19 Bertambah 3.696 dan 11 Meninggal

istimewa

Jumlah kasus positif COVID-19 bertambah 3.696, Senin (1/8/2022). Sementara itu, pasien sembuh bertambah 4.579 kasus, meninggal bertambah 11 kasus.

Tercatat ada sebanyak 47.809 kasus aktif, 113.030 spesimen yang diperiksa, dan 5.092 suspek yang diamati.

Kasus COVID-19 di Indonesia masih terus mengalami peningkatan. Tingkat perawatan di rumah sakit juga semakin hari meningkat.

Kapan Masyarakat Umum Mendapatkan Vaksin COVID-19 Booster Kedua?

vaksin covid-19, detikcom

Vaksinasi COVID-19 dosis keempat atau booster kedua sudah mulai diberikan sejak Jumat (29/7/2022). Pada tahap ini, booster kedua baru diberikan kepada tenaga kesehatan sebagai kelompok prioritas. Lantas, kapan masyarakat umum bakal ikut disuntik booster kedua?

"Kelompok risiko tinggi lainnya akan menyusul nanti, seperti usia lanjut dan komorbid. Sedangkan untuk masyarakat kita tunggu dulu karena priortias kita saat ini kan vaksin booster yang pertama (dosis ketiga) baru 26,8 persen," jawab juru bicara Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Syahril, dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kemenkes RI, Senin (1/8/2022).

"Target (cakupan vaksinasi COVID-19 booster pertama) kita kan 50 persen. Pak Menteri meminta sampai 70 persen. Jadi fokus kita saat ini sama-sama kita meningkatkan minimal 50-70 persen," sambungnya.

Pasien Omicron di RS Wisma Atlet Tidak Sebanyak Saat Kasus Delta, Ini Penjelasannya

detikcom

Kasus harian COVID-19 di DKI Jakarta selalu menjadi yang tertinggi dibandingkan wilayah lain. Hingga Minggu (31/7/2022), tercatat 2.198 kasus baru di DKI Jakarta.

Namun, menurut dr Mintoro Sumego, Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran, terjadi penurunan jumlah pasien Wisma Atlet di gelombang Omicron saat ini dibandingkan gelombang Delta yang terjadi pada awal tahun.

dr Mintoro menyatakan hal ini dikarenakan banyak pasien COVID-19 pada gelombang Omicron ini lebih memilih isolasi mandiri dikarenakan gejala yang dialami lebih ringan.

Cacar Monyet Diduga Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Pakar

detikcom

Kementerian Kesehatan RI hingga kini tak melaporkan temuan kasus cacar monyet di Indonesia. Namun pakar meyakini, besar kemungkinan cacar monyet sebenarnya sudah ada di Indonesia. Ia menyinggung, penyakit ini diyakini paling banyak ditemukan pada kelompok pria gay dan biseksual.

Hal tersebut disampaikan oleh epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman. Menurutnya, potensi cacar monyet sudah masuk RI tersebut disebabkan kelompok rawan seperti gay dan biseksual bermobilitas di Indonesia.

"Bahwa ini (cacar monyet) sudah masuk (Indonesia) tentu besar kemungkinannya. Karena apa? Karena yang namanya kelompok berisiko yang tadi, yang menjadi kelompok yang paling rawan adalah gay, biseksual, dan pekerja seks kan ada juga di sini, di Indonesia," ujarnya dalam siaran langsung Suara Edukasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kamis (28/7/2022).

Dokter Temukan Pasien Cacar Monyet di Transportasi Umum, Ini Cirinya

detikcom

Viral dokter menemukan seorang pasien cacar monyet di transportasi publik. Gejalanya disebut parah dan seharusnya pasien tersebut diisolasi di rumah.

Dalam cuitannya yang viral di media sosial, dokter bedah asal Spanyol Arturo M Henriques bertanya kepada pria tersebut soal kondisinya. Pasien mengatakan ia telah mengunjungi dokter namun tak diminta tinggal di rumah.

Salah satu tanda ia bisa mengenali pasien tersebut adalah adanya ruam cacar monyet yang khas di seluruh tubuhnya. Ruamnya tersebar dari ujung kepala sampai kaki.

Ini Penyebab Joe Biden Kembali Positif COVID-19

detikcom

Presiden Amerika Serikat Joe Biden positif COVID lagi tiga hari setelah sembuh. Dokter kepresidenan menyebut kondisi Biden termasuk kasus 'rebound' atau kambuhan.

"Mengingat hasil positif rebound yang kami laporkan kemarin, kami melanjutkan pemantauan setiap hari. Pagi ini, tidak mengherankan, tes antigen SARS-CoV-2-nya tetap positif," kata dokter kepresidenan Dr Kevin O'Connor, dikutip dari Reuters.

Tiga Hari Usai Sembuh, Joe Biden Kembali Positif COVID-19

detikcom

Presiden Amerika Serikat Joe Biden kembali dinyatakan positif COVID pada Sabtu (30/7) lalu, tiga hari usai dinyatakan pulih dari infeksi tersebut. Biden kembali menjalani isolasi mandiri.

Dikutip dari Reuters, dokter kepresidenan mengatakan Biden mengalami kasus 'rebound', kondisi yang jarang terjadi pada pasien COVID penerima obat antivirus Paxlovid.

"Mengingat hasil positif rebound yang kami laporkan kemarin, kami melanjutkan pemantauan setiap hari. Pagi ini, tidak mengherankan, tes antigen SARS-CoV-2-nya tetap positif," kata dokter, Dr Kevin O'Connor, dalam memo yang disampaikan Gedung Putih.