![]() |
| Foto: Wikimedia Commons |
Bayangkan malam hari tiba-tiba berubah terang tanpa lampu. Gagasan yang terdengar seperti fiksi ilmiah itu ternyata pernah diuji Rusia lebih dari 30 tahun lalu melalui proyek cermin raksasa di antariksa bernama Znamya. Kini, konsep serupa kembali menarik perhatian sebagai solusi untuk penerangan malam dan peningkatan produksi energi surya.
Pada 1993, Rusia menguji Znamya 2, sebuah cermin reflektif berdiameter sekitar 20 meter yang dibawa wahana kargo Progress M-15 setelah menyelesaikan misinya di stasiun luar angkasa Mir. Ketika cermin dibentangkan di orbit, permukaannya memantulkan sinar Matahari ke Bumi dan menghasilkan berkas cahaya selebar sekitar 5 kilometer dengan tingkat kecerahan yang mendekati cahaya bulan purnama.






