Hagia Sophia

01 April 2026

Ini Kata IDAI Terkait Pembatasan Sosmed Anak di Bawah 16 Tahun

Foto: iStock

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas pemerintah melalui PP Nomor 17 Tahun 2025 (PP TUNAS). Kebijakan ini mewajibkan penonaktifan akun media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun pada sembilan platform digital besar, termasuk YouTube, TikTok, Instagram, hingga Roblox, mulai 28 Maret 2026.

Ketua Pengurus Pusat IDAI, Dr dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K), menyebut kebijakan ini sebagai langkah strategis untuk menyelamatkan "Generasi Emas" Indonesia dari dampak buruk dunia digital yang kian mengkhawatirkan.

Tiga Dokter Internship Meninggal, Kemenkes: Bukan Akibat Beban Kerja

Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrei Vasilev

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memberikan penjelasan terkait meninggalnya tiga dokter internship dalam waktu yang berdekatan di lokasi yang berbeda. Berdasarkan hasil investigasi awal, Dirjen Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDM) Kemenkes Yuli Farianti menegaskan bahwa ketiga dokter tersebut tidak terindikasi mengalami kelebihan beban kerja (overwork).

Dalam keterangannya, Yuli mengungkapkan bahwa total jam kerja para dokter tersebut masih di bawah batas maksimal, yakni kurang dari 48 jam per minggu.

Dokter di Cianjur Meninggal, Positif Karena Tertular Campak saat Bertugas

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/Ash2016)

Kasus meninggalnya dokter internship berinisial AMW (25), yang tengah menjalani program internship di RSUD Pagelaran, menjadi perhatian publik. Ia dilaporkan terpapar campak setelah tetap bertugas meski sudah bergejala.

Menurut Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Andi Saguni, berdasarkan hasil penelusuran awal, dokter tersebut diduga telah terpapar sebelum 18 Maret saat pertama kali gejala muncul.

Kaitan Campak dengan Pneumonia Menurut Dokter Paru

Foto: Getty Images/utah778

Kasus seorang dokter internship yang meninggal diduga akibat campak menyoroti bahaya penyakit ini. Dalam keterangan Kementerian Kesehatan RI, dokter tersebut meninggal setelah mengalami pneumonia yang menjadi salah satu komplikasi berat campak.

Campak bukan penyakit kulit dengan demam dan bercak merah biasa. Penyakit ini termasuk infeksi virus saluran pernapasan yang sangat agresif.

MBG Mulai Buka Lagi, BGN Warning Keras yang Mark Up Harga

Ilustrasi. (Foto: Antara Foto/Andri Saputra)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan kembali diberikan besok Selasa (31/3/2026) pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri. Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kedapatan mark up harga bahan baku akan disanksi keras.

Sesuai regulasi, pengadaan bahan baku yang dialokasikan BGN sebesar Rp 8.000-10.000 per porsi.

Faskes Diminta Siapkan APD untuk Lindungi Nakes dari Campak

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/kipgodi)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan surat edaran (SE) terkait kewaspadaan penyakit campak bagi tenaga medis. Ini dilakukan mengingat tenaga kesehatan merupakan salah satu kelompok rentan dari campak. Beberapa waktu lalu juga sempat ramai tenaga kesehatan meninggal dunia diduga karena campak.

Imbauan kewaspadaan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/1602/2026 tentang Kewaspadaan terhadap Penyakit Campak bagi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan. Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni menegaskan pentingnya perlindungan tenaga kesehatan.

Sesuai Jadwal Sekolah, MBG Dipangkas dari 6 Hari Jadi 5 Hari

Kepala Badan Gizi Nasional (Foto: Gilang Faturahman/detikfoto)

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memangkas jumlah hari pemberian makan bergizi gratis (MBG) dari semula 6 hari menjadi 5 hari sesuai dengan jadwal sekolah. Pengumuman ini muncul di tengah wacana efisiensi pemerintah menyikapi dampak krisis energi imbas perang Iran, AS, serta Israel.

Namun, kebijakan tersebut dikecualikan bagi wilayah dengan risiko tinggi stunting dan daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). MBG tetap disalurkan pada hari Sabtu untuk kategori tersebut.