Hagia Sophia

10 August 2026

Penjelasan Kemenkes Terkait Pasien BPJS Nunggu 8 Jam di RSCM

Foto: iStock

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membenarkan adanya pasien BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang sempat menunggu sekitar delapan jam sebelum mendapatkan ruang perawatan. Menurut Kemenkes, lamanya waktu tunggu terjadi karena pasien membutuhkan ruang High Care Unit (HCU) yang kapasitasnya terbatas.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI Azhar Jaya menjelaskan RSCM merupakan rumah sakit rujukan nasional sehingga tingkat keterisian tempat tidur, terutama ruang perawatan khusus, kerap sangat tinggi.

Heboh Mi Ayam dengan Micin Berlebihan, Pakar Gizi Ingatkan Risiko Darah Tinggi

Mi ayam kerap menggunakan micin dengan takaran 'brutal'. Foto: Getty Images/Kadek Bonit Permadi

Dalam sebuah video viral, seorang penjual mi ayam menuang penyedap rasa dengan takaran tidak masuk akal. Tak heran jika hipertensi alias darah tinggi jadi masalah serius di negeri ini.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, dari sekitar 52 juta peserta dewasa yang telah menjalani pemeriksaan tekanan darah melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), sekitar 4,9 juta orang mengalami hipertensi dan 5,5 juta orang berada pada kondisi prehipertensi. Sementara itu, pada kelompok usia sekolah dan remaja, sebanyak 2,2 juta anak juga tercatat memiliki tekanan darah di atas normal.

Dugaan Penyebab Ratusan Siswa di Papua Keracunan MBG

Foto: Devandra Abi Prasetyo/detikHealth

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap dugaan penyebab insiden ratusan siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, yang mengalami keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, temuan awal menunjukkan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) memasak makanan terlalu dini sehingga melanggar standar keamanan pangan.

"Jadi memang memulai masaknya terlalu cepat, kalau nggak salah pukul 19.00 atau 19.30 di hari sebelumnya untuk diberi makan pada hari berikutnya di pukul 11.00, jadi itu sudah melanggar, termasuk yang di Semarang, Jawa Tengah, juga sama, dia mulai masak jam 21.00. Ini kan masalah kedisiplinan. Nah, ini kita lagi cari formula (untuk mengawasi SPPG yang melanggar)," kata Sudaryono, Kamis (6/8/2026).

Dokter UGD: Rasa Nyeri yang Tidak Boleh Diabaikan

Foto: Getty Images/iStockphoto/Anut21ng

Nyeri sering kali dianggap sebagai keluhan yang akan membaik dengan sendirinya. Padahal, dalam beberapa kasus, rasa sakit pada bagian tubuh tertentu bisa menjadi tanda adanya kondisi medis serius yang membutuhkan penanganan segera.

Penting untuk tidak mengabaikan nyeri yang muncul karena gejalanya bisa sangat bervariasi pada setiap orang. Lantas, nyeri seperti apa yang sebaiknya tidak diabaikan?

Kasus Viral Pasien BPJS Nunggu 8 Jam Ternyata di RSCM

Foto: Getty Images/gorodenkoff

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjelaskan duduk perkara kasus viral seorang pasien yang disebut harus menunggu hingga delapan jam di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sebelum akhirnya meninggal dunia.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya mengatakan lamanya waktu tunggu terjadi karena pasien membutuhkan perawatan di High Care Unit (HCU) yang kapasitasnya terbatas, bukan ruang rawat inap biasa.

KKI: Ada Pasien BPJS Nunggu Kamar Sampai 2 Hari

Foto: Devandra/detikHealth

Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) mengatakan bahwa pasien BPJS Kesehatan kerap kali dihadapkan pada situasi menunggu perawatan atau mendapatkan ruang rawat.

Menurut Pimpinan KKI Muhammad Syahril, hal ini karena pasien BPJS Kesehatan yang sangat banyak, sehingga banyak rumah sakit kewalahan terkait sarana dan SDM yang dimiliki.

Panas Ekstrem Landa Korsel, Suhunya Hingga 39 Derajat Celcius

Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto

Gelombang panas di Korea Selatan diperkirakan mencapai puncaknya di Seoul pada 6 Agustus 2026, dengan suhu ibu kota diprediksi mencapai 39 derajat Celsius. Cuaca ekstrem yang melanda Korea Selatan tersebut telah dikaitkan dengan lebih dari 20 kematian.

"Cuaca panas ekstrem dengan skala yang belum pernah kita alami terus berlangsung dari hari ke hari. Kondisi gelombang panas yang sebelumnya hanya kita lihat dalam pemberitaan dari negara lain kini telah menjadi kenyataan kita," kata Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dalam rapat penanganan gelombang panas pada 6 Agustus, dikutip dari The Strait Times.