![]() |
| Foto: Ilustrasi meditasi (Getty Images/whitebalance.space) |
Mindfulness tengah ramai diperbincangkan di media sosial setelah munculnya pembahasan tentang pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah derasnya paparan berita buruk.
Menurut psikiater RS Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor, dr Lahargo Kembaren, mindfulness bukan berarti menutup mata terhadap berita buruk, penderitaan, atau bencana. Justru, kita mengakui realitas tersebut sambil menjaga agar emosi tidak sampai mengambil alih seluruh kemampuan untuk berpikir dan bertindak. dr Lahargo mengatakan bahwa menjaga jarak dari berita buruk tidak selalu bermakna apatis.






