Hagia Sophia

05 October 2026

Salju Abadi di Puncak Jaya Diprediksi Akan Hilang pada 2027

Pegunungan Carstensz di Papua (istimewa)

Salju abadi yang pernah menyelimuti Puncak Jaya, pegunungan Carstensz di Papua, Indonesia, diperkirakan akan menghilang tak lama lagi. Prediksi waktunya semakin mendekati.

Sebagai satu-satunya gletser tropis di seluruh Asia Tenggara, gletser-gletser ini telah mengalami penurunan yang stabil selama beberapa dekade. Sejak 1980, Papua telah kehilangan empat dari enam lapisan es permanennya seiring dengan meningkatnya suhu global.

Usai Makan Bangkai Kambing, Sejumlah Warga Gunungkidul Positif Antraks

Foto: Getty Images/Kittisak Kaewchalun

Sejumlah warga di Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, terpapar antraks. Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul mengungkap, pasien terinfeksi setelah menyembelih dan mengonsumsi kambing yang mati mendadak.

"Awalnya ada warga yang periksa ke Puskesmas dan ternyata mengalami gejala klinis antraks. Setelah penyelidikan epidemiologi ada tujuh orang suspek antraks," kata Kepala Dinkes Gunungkidul, Ismono, saat dihubungi detikJogja, Kamis (1/10/2026).

Fenomena El Nino Masih Sangat Kuat Meski Sudah Mulai Turun Hujan

Foto: Ferdi Almunanda

Hujan mulai turun di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan kondisi kering masih dominan memasuki periode Oktober 2026. El Nino dengan intensitas sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif masih membatasi suplai uap air di Indonesia.

BMKG memperkirakan sekitar 79,65 persen wilayah Indonesia masih mengalami kondisi dengan curah hujan rendah. Hari tanpa hujan (HTH) panjang hingga ekstrem panjang juga masih terjadi di sejumlah wilayah.

'Smartphone Brain' Bikin Fokus Terganggu dan Tidur Tak Nyenyak

Foto: Getty Images/iStockphoto/ferlistockphoto

Sering merasa susah fokus saat kerja, tidur tidak nyenyak, atau kepala mendadak pusing setelah seharian menatap layar HP? Hati-hati, bisa jadi kebiasaan tersebut berkaitan dengan fenomena yang belakangan disebut 'smartphone brain'.

Istilah tersebut ramai dibicarakan seiring semakin lekatnya smartphone dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek notifikasi begitu bangun tidur hingga scrolling media sosial saat berbaring di tempat tidur, ponsel seolah tidak pernah lepas dari genggaman.

WHO: 74 Persen Kematian di Dunia Disebabkan Oleh Penyakit Noninfeksi

Foto: Kepala BPOM Taruna Ikrar (Aura Zahradiva Penggalih/detikhealth)

Penyakit tidak menular (PTM) menjadi salah satu tantangan kesehatan yang semakin besar. Dalam beberapa dekade terakhir, terjadi perubahan pola penyakit yang menjadi penyebab utama kematian, dari penyakit infeksi ke penyakit tidak menular.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan, jika melihat kondisi kesehatan sekitar 50-100 tahun lalu, mayoritas penyakit yang menyebabkan kematian berkaitan dengan infeksi. Penyakit tersebut antara lain disebabkan oleh virus, influenza, hingga bakteri seperti E. coli, kolera, dan penyebab disentri.

Konsumsi Olahan Terigu Bikin Cepat Lapar? Ini Kata Pakar Gizi

Foto: Getty Images/miniseries

Makanan berbahan dasar tepung terigu, seperti mi dan roti, menjadi santapan favorit banyak orang. Namun, konsumsi jenis makanan tertentu dalam jumlah berlebihan dapat membuat seseorang lebih cepat kembali merasa lapar setelah makan.

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan salah satu alasannya berkaitan dengan respons tubuh terhadap karbohidrat. Olahan tepung terigu, terutama yang berasal dari karbohidrat olahan, dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat dengan cepat dan diikuti peningkatan hormon insulin.

BGN Akan Aktifkan SPPG di Wilayah 3T

Foto: Dwi/detikcom

Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengaktifkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi dan 116 kabupaten/kota di wilayah Timur Indonesia mulai 2 Oktober 2026.

Aktivasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi.