Hagia Sophia

18 June 2026

Perut Wanita Ini Membesar Dikira Lemak, Ternyata Kista Ovarium

Foto: tangkapan layar viral

Kisah wanita Bekasi viral di media sosial setelah membagikan pengalamannya didiagnosis kista ovarium berukuran raksasa. Awalnya, ia mengira perutnya semakin membesar hanya karena lemak atau kenaikan berat badan.

Wanita bernama Siti Zahro (23) itu mengaku mulai menyadari ada yang tidak biasa ketika perut bagian bawahnya terus membesar dan terasa semakin berat.

Benarkah Golongan Darah Tertentu Lebih Rentan Alami Kolesterol Tinggi?

Foto: Getty Images/Kittisak Kaewchalun

Anggapan pemilik golongan darah O lebih rentan mengalami kolesterol tinggi masih sering beredar di masyarakat. Tak sedikit yang percaya golongan darah tertentu bisa memengaruhi risiko berbagai penyakit, termasuk kolesterol tinggi.

Lalu, benarkah golongan darah O lebih mudah mengalami lonjakan kolesterol dibanding golongan darah lainnya?

Dilema Probiotik: Ususnya Sehat, Risiko Diabetes Meningkat

Dilema probiotik tinggi gula. Foto: Getty Images/FG Trade

Tingginya kandungan gula pada beberapa produk probiotik menjadi polemik belakangan ini. Apakah manfaat yang didapat dari bakteri baik sebanding dengan risiko terkena diabetes dalam jangka panjang?

Kekhawatiran ini cukup beralasan, lantaran kandungan gula sering luput dari perhitungan ketika bicara tentang produk yang diklaim punya manfaat spesifik bagi kesehatan. Begitupun pada produk probiotik, konsumen cenderung merasa tak ada masalah ada sedikit peningkatan asupan gula demi mendapatkan bakteri yang dianggap baik untuk pencernaan.

Apa yang Membuat Sebuah Keju Dianggap Lebih Sehat?

Aneka macam keju. Foto: Getty Images/iStockphoto/Magone

Keju menjadi salah satu bahan makanan populer yang hadir dengan berbagai fungsi, mulai dari isian roti, topping pizza, hingga campuran berbagai hidangan. Selain rasanya gurih, keju juga dikenal sebagai sumber protein, kalsium, dan berbagai zat gizi penting lainnya.

Namun, tidak semua keju memiliki kandungan gizi yang sama. Perbedaan bahan baku, proses pembuatan, hingga lama pematangan dapat memengaruhi kandungan protein, lemak, natrium, serta mineral di dalamnya. Lantas, jika dibandingkan dari sisi kandungan gizi, mana yang lebih unggul: keju cheddar, mozzarella, atau parmesan?

Sejak Kapan Manusia Mulai Mengenal Probiotik?

Konsep fermentasi yang menghasilkan probiotik dikenal sejak ribuan tahun lalu. Foto: Getty Images/FG Trade

Saat mendengar kata probiotik, banyak yang langsung teringat pada yogurt atau minuman susu fermentasi yang identik dengan kesehatan pencernaan. Probiotik memang dikenal sebagai mikroorganisme hidup yang dapat memberikan manfaat bagi tubuh ketika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Namun, kisah probiotik ternyata jauh lebih panjang daripada tren komersialisasi probiotik tinggi gula yang belakangan ini jadi polemik.

Jauh sebelum bakteri dikenal dan dipelajari di laboratorium, manusia sudah memanfaatkan proses fermentasi dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana yang awalnya dilakukan untuk mengawetkan makanan secara tidak sengaja membuka jalan bagi lahirnya salah satu konsep penting dalam ilmu kesehatan modern. Lalu, sejak kapan sebenarnya manusia mulai mengenal probiotik?

Banyak Kawula Muda Indonesia Kena Fatty Liver, Inikah Pemicunya?

Foto: Getty Images/SewcreamStudio

Kasus fatty liver atau penumpukan lemak di dalam sel hati kini dilaporkan kian marak menyerang generasi muda di Indonesia, terutama mereka yang baru memasuki usia awal 30-an. Kondisi ini sering kali dijuluki sebagai silent killer karena berkembang secara perlahan dan diam-diam tanpa menunjukkan gejala klinis yang jelas pada stadium awal, hingga akhirnya memicu kerusakan organ yang bersifat permanen.

Merujuk pada berbagai jurnal ilmiah kedokteran global, fatty liver atau yang secara medis kini kerap diklasifikasikan sebagai Metabolic Dysfunction-Associated Steatotic Liver Disease (MASLD) didefinisikan sebagai kondisi terjadinya akumulasi lemak berlebih di dalam sel-sel hepatosit yang melebihi lima persen dari total berat hati. Penumpukan ini terjadi bukan karena konsumsi alkohol, melainkan akibat adanya gangguan metabolisme tubuh.

Makan Keju Bisa Memicu Mimpi Buruk?

Mimpi buruk sehabis makan keju. Foto: Getty Images/ArtMarie

Pernah mendengar larangan makan keju sebelum tidur karena konon bisa menyebabkan mimpi buruk? Kepercayaan ini sudah beredar selama puluhan tahun dan kerap dianggap sebagai mitos belaka. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa anggapan tersebut mungkin tidak sepenuhnya salah.

Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa penyebabnya kemungkinan bukan keju itu sendiri. Ada faktor lain yang diduga berperan, yakni gangguan pencernaan yang dialami sebagian orang setelah mengonsumsi produk susu.