Hagia Sophia

26 July 2022

Update COVID-19: 26 Juli 2022 Kasus COVID-19 Bertambah 6.483 dan 13 Meninggal


Indonesia mencatat 6.483 kasus baru COVID-19, Selasa (26/7/2022), dibarengi 3.511 kasus sembuh dan 13 pasien meninggal dunia akibat COVID-19. Sedangkan kasus aktif kini ada sebanyak 43.422.

Hari ini juga tercatat sebanyak 141.961 spesimen diperiksa dengan suspek sebanyak 7.071. Total kasus COVID-19 terkonfirmasi di Indonesia kini ada sebanyak 6.178.873.

Benarkah Gejala Omicron Hanya Muncul di Malam Hari?


Kemunculan subvarian Omicron BA.5 membuat masyarakat semakin khawatir. Pasalnya, tak hanya lebih menular, BA.5 ini juga terkadang memicu munculnya gejala-gejala yang tidak biasa dan perlu diwaspadai.

Salah satunya adalah gejala yang hanya muncul di malam hari. Ahli imunologi terkemuka dari Trinity College Dublin, Profesor Luke O'Neill, menjelaskan gejala yang banyak dialami pasien Omicron BA.5 adalah keringat malam.

"Satu gejala tambahan dari BA.5 yang saya lihat pagi ini adalah keringat malam," beber Profesor Luke O'Neill yang dikutip dari laman Independent UK, Senin (25/7/2022).

Hati-hati... Reinfeksi Omicron BA.4 dan BA.5 Bisa Terjadi dalam Waktu Singkat


Pakar kesehatan di berbagai negara telah memperingatkan soal potensi reinfeksi dari subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Artinya, orang yang telah terinfeksi COVID-19 bisa kembali tertular oleh subvarian ini.

Andrew Roberston kepala petugas kesehatan Australia Barat mengatakan kepada News.com.au bahwa meskipun sebelumnya orang telah divaksinasi atau memiliki imun dari infeksi sebelumnya, subvarian Omicron ini lolos dari antibodi. Ia bahkan memperkirakan infeksi terhadap subvarian Omicron bisa terjadi 4 minggu setelah infeksi sebelumnya pulih.

"Apa yang kami lihat adalah peningkatan jumlah orang yang telah terinfeksi BA.2 dan kemudian terinfeksi (Omicron BA.4-BA.5) setelah empat minggu," ucapnya dilansir dari Independent, Senin (25/7/2022).