Hagia Sophia

11 August 2022

Update COVID-19: 11 Agustus 2022 Kasus COVID-19 Bertambah 5.532 dan 22 Meninggal

istimewa

Indonesia melaporkan sebanyak 5.532 kasus baru COVID-19, Kamis (11/8/2022). Angka tersebut dibarengi kasus sembuh sebanyak 4.824 dan kematian akibat COVID-19 sebanyak 22.

Tercatat total kasus COVID-19 terkonfirmasi di Indonesia sebanyak 6.267.137, sementara kasus aktif kini ada sebanyak 52.729.

Hari ini, terdapat 123.519 spesimen diperiksa dengan jumlah suspek sebanyak 54.494.

Riset Serosurvey: 98,5 Persen WNI Sudah Miliki Antibodi COVID-19

detikcom

Riset serosurvey untuk melihat perkembangan antibodi masyarakat di seluruh Indonesia terhadap COVID-19 kembali dilakukan. Hasilnya, terlihat adanya peningkatan penduduk yang memiliki antibodi SARS-CoV-2, antibodi COVID-19.

Hal ini disampaikan oleh Kementerian Kesehatan RI dan para peneliti Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM UI).

"Hasil dari serosurvey ini menunjukkan ada peningkatan proporsi penduduk yang memiliki antibodi SARS-CoV-2," kata peneliti FKM UI Iwan Ariawan dalam konferensi pers Kemenkes, Kamis (11/8/2022).

Apa yang Menyebabkan Penyakit Baru Sering Muncul di China?

detikcom

Baru-baru ini China melaporkan kasus virus Langya atau Langya henipavirus (LayV) yang menginfeksi 35 orang. Virus ini masih satu keluarga dengan Nipah dan Hendra dengan kemungkinan fatalitas yang tinggi.

China saat ini sedang berpacu dengan waktu untuk mengatasi penyakit tersebut, di samping berkutat dengan COVID-19. Beberapa kali, laporan penyakit zoonosis baru kerap dilaporkan di China. Apa yang terjadi?

Epidemiolog Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia mengatakan ada beberapa hal yang menyebabkan China sering 'kedatangan' virus baru. Dari sisi geografis, wilayah dataran China yang tropis dan banyak hutan liar menjadi habitat dari hewan pembawa virus.

35 Orang di China Terinfeksi Virus Langya, Dari Manakah Asalnya?

detikcom

Total 35 orang di China terinfeksi virus baru yang kemungkinan besar ditularkan dari hewan ke manusia. Para peneliti di China, Singapura, hingga Selandia Baru belakangan mengingatkan gejala Langya henipavirus (LayV) banyak diawali dengan demam.

Dalam riset New England Journal of Medicine yang dirilis 4 Agustus, virus baru Langya pertama kali diidentifikasi pada sampel swab tenggorokan salah satu pasien. Dalam penyelidikan selanjutnya, 35 pasien dengan infeksi LayV akut ditemukan di provinsi Shandong dan Henan, China.

Waspadai Hal Ini Bila Sarapan dengan Mi Instan

detikcom

Bagi sebagian besar orang, sarapan mungkin menjadi kegiatan yang tidak bisa dilewati. Ada banyak menu yang biasa dikonsumsi saat sarapan, mulai dari roti, nasi, atau hanya sekedar minum susu.

Namun, tak jarang juga yang memilih mi instan sebagai menu untuk sarapan. Selain rasanya yang enak, mi instan sering dipilih karena penyajiannya yang praktis dan mudah.

Tapi, sebenarnya boleh nggak sih sarapan mi instan?

COVID-19 Kembali Meningkat, Bagaimana Kelanjutan Sekolah Tatap Muka?

detikcom

Kasus harian COVID-19 di Indonesia belakangan tengah 'ngegas' lagi, bahkan menembus 5 ribu kasus pada Rabu (10/8/2022). Tentunya kondisi seperti ini membuat banyak orang tua yang khawatir lantaran sekolah kini sudah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM). Lantas, bagaimana nasibnya?

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril menilai, sekolah tatap muka atau PTM masih aman bagi anak-anak. Hal Ini ditekan dengan penerapan protokol kesehatan hingga faktor PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) yang diperketat di sekolah.

Seorang Warga Banten Jadi Suspek Cacar Monyet

detikcom


Seorang warga di Banten menjadi suspek cacar monyet atau monkeypox. Kabar ini disampaikan dan dikonfirmasi oleh Puskesmas Pulo Merak melalui akun Instagram @puskesmas.pulomerak.

Dalam keterangan pihak puskesmas, pasien suspek cacar monyet ini diperiksa oleh tim medis pada Senin (8/8/2022) lalu. Sampel yang diambil adalah darah dan cairan dari lesi yang ada di tubuh pasien.