Hagia Sophia

04 July 2023

Beberapa Gejala Asam Lambung Naik dan Cara Atasinya di Rumah

Foto: iStock

Penyakit asam lambung naik disebut juga gastroesophageal reflux disease (GERD). Gejala asam lambung naik bisa bermacam-macam, namun yang paling umum adalah nyeri pada ulu hati.

Dilansir dari situs Klinika Universitas Gadjah Mada (UGM), GERD adalah ketika asam lambung naik ke kerongkongan. Kondisi ini diperburuk oleh aktivitas yang menyebabkan refluks, antara lain posisi berbaring dan membungkuk.

Dalam artikel ini akan kita ulas 11 gejala asam lambung yang mungkin terjadi. Selain itu, kita juga membahas cara penanganan asam lambung naik.

Gejala Asam Lambung Naik

Berikut ini 11 gejala asam lambung naik yang mungkin terjadi, seperti dilansir dari Healthline.

1. Nyeri Ulu Hati
Gejala asam lambung naik yang paling umum adalah nyeri ulu hati atau heartburn. Rasanya seperti terbakar pada bagian perut yang bisa naik ke dada, leher, bahkan tenggorokan.

2. Kesulitan Menelan
Kesulitan menelan atau disfagia dapat terjadi karena asam lambung naik. Refluks asam lambung dapat mengiritasi tenggorokan sehingga Anda mungkin kesulitan menelan.

3. Sakit Saat Menelan
Sakit saat menelan atau odynophagia yaitu rasa nyeri di mulut, tenggorokan, atau kerongkongan.

Hal ini berbeda dengan disfagia karena kesulitan menelan mungkin tidak dibarengi dengan rasa sakit. Akan tetapi odynophagia sering terjadi bersamaan dengan disfagia.

4. Mual dan Muntah
Ketika asam lambung naik, Anda mungkin merasakan mual. Sering kali rasa mual tak tertahankan akan menyebabkan muntah.

5. Sensasi Globus
Sensasi globus adalah perasaan penuh pada bagian belakang tenggorokan. Anda mungkin akan merasakan ada benjolan yang disebabkan rasa tegang pada otot atau pembengkakan jaringan tenggorokan.

6. Batuk Kronis
Asam lambung naik menjadi salah satu penyebab umum dari batuk kronis. Batuk ini biasanya terjadi pada malam hari atau setelah makan, saat berbaring, bahkan batuk tanpa penyebab.

7. Suara Serak
Asam lambung yang naik bisa berdampak pada tenggorokan dan mengganggu pita suara. Akibatnya, suara Anda bisa terasa serak.

8. Bau Mulut
Asam lambung naik bersama sejumlah makanan dapat menahan sisa-sisa makanan hingga membusuk. Inilah yang menyebabkan Anda mengalami bau mulut meski sudah menyikat gigi.

9. Penurunan Berat Badan
Penurunan berat badan mungkin terjadi pada Anda jika mengalami penyakit asam lambung yang cukup lama. Nutrisi makanan mungkin tidak terserap dengan baik akibat asam lambung naik.

10. Anemia
Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah. Asam lambung naik dapat menyebabkan makanan tidak terserap dengan baik, sehingga kandungan sel darah merah dari makanan tidak dapat terserap.

11. Pendarahan
Asam lambung naik dapat menyebabkan peradangan dan perdarahan di bawah kerongkongan. Kondisi ini sering dihubungkan dengan esofagitis atau radang kerongkongan.

Cara Penanganan Asam Lambung Naik

Penanganan asam lambung naik dapat dilakukan di rumah. Berikut ini beberapa cara mengatasi asam lambung naik yang dilansir dari Medical News Today dan Healthline.
  1. Tinggikan posisi kepala dibandingkan kaki saat tidur.
  2. Pijat sekitar perut menggunakan 3-5 jari searah jarum jam, mulai pusar hingga ke pinggul secara perlahan. Kemudian tarik napas dalam-dalam dan embuskan perlahan.
  3. Jaga berat badan agar tetap proporsional.
  4. Hindari stres dan perbanyak kegiatan menyenangkan.
  5. Biasakan makan malam lebih awal agar perut cukup waktu dalam mengolah makanan.
  6. Makanlah sedikit tetapi sering agar perut tidak kosong.
  7. Makan atau minum yang baik untuk asam lambung, seperti kamomil, akar licorice, marshmallow, dan slippery elm.
  8. Hindari makanan pedas, minuman bersoda, makanan berlemak, dan asam.
  9. Konsumsi obat sesuai anjuran dokter. Biasanya dokter akan meresepkan H2 blocker atau penghambat reseptor H2, antasida, dan PPI (Proton Pump Inhibitor) untuk menurunkan kadar asam lambung.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "11 Gejala Asam Lambung Naik dan Cara Penanganan di Rumah"