Hagia Sophia

12 May 2023

Bersepeda Tidak Dianjurkan Bagi Pria yang Sedang Jalani Program Kehamilan, Ini Alasannya

Ilustrasi bersepeda. (Foto: Shutterstock)

Infertilitas adalah gangguan kesuburan yang menyebabkan wanita tidak kunjung hamil setelah secara rutin melakukan hubungan intim selama 1 tahun menikah tanpa alat kontrasepsi. Kerap dikaitkan dengan masalah wanita, infertilitas sebenarnya juga bisa terjadi pada pria.

Salah satu kebiasaan yang dapat menyebabkan infertilitas dari sisi pria adalah berolahraga sepeda. Dokter spesialis andrologi dan seksologi Dr dr Silvia Werdhy Lestari, M.Biomed, Sp. And tidak begitu menyarankan olahraga sepeda untuk laki-laki, terutama jika sedang melakukan program kehamilan bersama istri.

Menurutnya, bersepeda dalam durasi yang lama dapat mempengaruhi kualitas dan jumlah sperma yang dimiliki suami.

"Sepeda sebenarnya kalau sepeda biasa nggak apa-apa ya. Tapi kalau sepeda dalam waktu tempuh lama dan jauh serta jalanannya tidak rata bisa mempengaruhi," kata dr Silvia ketika ditemui detikcom di Jakarta Pusat, Kamis (11/5/2023).

"Terlebih kalau pakai pakaian yang ketat tidak ramah pada testis itu tentu yang akan mengganggu spermanya," sambungnya lagi.

dr Silvia mengatakan bahwa kondisi sperma dapat terganggu karena adanya tekanan dan gesekan pada testis selama mengayuh sepeda.

"Kalau pakai baju sepeda itu kan ketat, nggak boleh cowok pakai celana ketat-ketat. Panas juga waktu bergesekan setiap kali mengayuh sepeda," kata dr Silvia.

Selain bersepeda, olahraga angkat beban juga tidak disarankan untuk dilakukan ketika program kehamilan. Menurutnya masih ada banyak olahraga lain yang aman dan bisa dilakukan pria ketika sedang melakukan program kehamilan bersama istri.

"Jadi yang aman-aman aja mungkin jalan, berlari, senam itu relatif aman untuk laki-laki," pungkasnya.





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dokter Ingatkan Celana Gemes Pesepeda Tak Ramah Testis, Bisa Ganggu Sperma"