Hagia Sophia

02 November 2023

Berbagai Ciri Penyakit Jantung di Usia Muda

Ilustrasi ciri penyakit jantung di usia muda. (Foto: BBC Magazine)

Penyakit jantung memang identik dengan orang yang sudah berusia lanjut. Kendati demikian, penyakit jantung bisa menyerang siapa saja, termasuk mereka yang masih berusia muda. Itulah alasan penting untuk mengetahui ciri penyakit jantung di usia muda.

Terlebih, beberapa gejala penyakit jantung sering disepelekan. Hal tersebut lantaran banyak orang yang berpikir tidak akan mengalami kondisi yang serius lantaran masih berusia muda.

Padahal, ciri penyakit jantung bisa muncul bahkan dari usia muda. Jika tidak terdeteksi dan segera mendapat intervensi, gejala tersebut bisa bertambah parah dan bahkan menimbulkan komplikasi yang lebih serius.

Seperti apa sih ciri penyakit jantung di usia muda? Berikut ulasannya.

Ciri Penyakit Jantung di Usia Muda

1. Nyeri Dada
Nyeri dada merupakan ciri penyakit jantung di usia muda yang paling umum. Nyeri dada bisa disebabkan oleh penyumbatan pada pembuluh arteri.

Umumnya, rasa nyeri ini akan bertahan selama beberapa menit. Nyeri dada bisa terjadi kapan saja, baik ketika beraktivitas ataupun saat beristirahat.

2. Tidur Mendengkur atau Ngorok
Mendengkur adalah hal yang lumrah terjadi saat tidur. Tapi jika mendengkur sangat keras dan terdengar seperti terengah-engah, maka bisa menjadi tanda obstructive sleep apnea (OSA).

OSA adalah kondisi ketika dengkuran mengakibatkan terputusnya napas saat tidur. Hal ini dapat menurunkan kadar oksigen dalam darah dan menyebabkan tumpukan karbon dioksida. Kondisi ini membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah, yang nantinya dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

3. Mudah Lelah
Tubuh gampang lelah bahkan setelah melakukan aktivitas yang ringan? Hati-hati, sebab hal tersebut bisa jadi ciri penyakit jantung di usia muda.

Rasa lelah bisa disebabkan oleh berkurangnya pasokan oksigen dan darah ke otak dan otot. Jantung tidak bisa memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan jaringan tubuh. Alhasil, darah yang seharusnya dialirkan ke organ seperti otot-otot pada tangan atau kaki malah dialirkan ke jantung dan otak.

Selain itu, rasa lelah yang muncul saat bangun di pagi hari juga bisa menjadi indikasi masalah pada jantung. Jika hal tersebut terjadi selama beberapa hari, segera periksakan diri untuk mencegah risiko terjadinya serangan jantung atau penyakit lainnya.

4. Batuk Kronis
Batuk yang terjadi secara terus menerus ternyata bisa menjadi salah satu gejala gagal jantung. Pada gagal jantung, kontraksi jantung menjadi lebih lemah. Kondisi ini menyebabkan cairan masuk ke dalam paru-paru, sehingga memicu tubuh untuk menghilangkan kelebihan cairan tersebut dengan cara batuk.

Biasanya, batuk pada penyakit gagal jantung akan mengeluarkan dahak kental berwarna putih atau disertai bercak darah.

5. Rasa Sakit di Tubuh Bagian Kiri
Ciri penyakit jantung di usia muda lainnya adalah rasa sakit atau nyeri pada anggota tubuh bagian kiri. Rasa sakit biasanya muncul pertama kali di dada, kemudian menyebar ke bagian luar dada seperti pundak atau lengan.

Rasa nyeri tersebut bisa menjadi indikasi adanya penyumbatan pembuluh darah atau otot jantung yang melemah. Gejala satu ini perlu diwaspadai sebab bisa menjadi pertanda seseorang mengalami gagal jantung, penyakit jantung koroner, perikarditis, dan lain-lain.

6. Sesak Napas
Sesak napas tak melulu menjadi indikasi gangguan sistem pernapasan. Pada kondisi tertentu, sesak napas bisa menandakan seseorang mengalami masalah pada jantungnya.

Penyakit jantung bisa membuat aliran darah dari jantung ke organ tubuh menjadi tidak lancar. Hal inilah yang kemudian dapat menimbulkan sesak napas.

Selain muncul saat beraktivitas, sesak napas juga bisa muncul ketika beristirahat atau berbaring. Biasanya, ini merupakan indikasi kalau orang tersebut mengalami gagal jantung.





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "6 Ciri Penyakit Jantung di Usia Muda, Jangan Abaikan yang Nomor 3"