Hagia Sophia

01 February 2024

Beberapa Kebiasaan Buruk Ini Bisa Merusak Kinerja Otak

Kebiasaan yang bikin otak rusak (Foto: Getty Images/iStockphoto/peterschreiber.media)

Otak merupakan organ terpenting di dalam tubuh manusia. Selain mengendalikan dan mengkoordinasikan tindakan maupun reaksi, otak juga memungkinkan manusia untuk berpikir dan merasakan sesuatu hal.

Karenanya, otak perlu dilindungi dari berbagai hal yang bisa merusaknya, termasuk kebiasaan-kebiasaan tidak sehat.Menurut psikiater sekaligus spesialis gangguan otak, dr Daniel Amen, ada empat kebiasaan yang banyak dilakukan orang namun sebenarnya bisa merusak otak. Apa saja?

1. Banyak Mengonsumsi Gula
Asupan gula yang berlebih bisa memicu terjadinya peradangan dan meningkatkan risiko penyakit diabetes. Bila diabetes sudah terjadi, kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan aliran darah ke otak akan lebih rendah.

"Dan itu hal yang buruk," kata dr Amen, dikutip dari Express, Selasa (30/1/2024).

Kebiasaan mengonsumsi gula secara berlebih juga dapat memicu terjadinya adiksi. Kondisi ini akan semakin memperbesar peluang terjadinya diabetes dan obesitas.

"Saat berat badan badan Anda meningkat, ukuran fisik dan fungsi otak Anda menurun," ujar dr Amen.

"Saya telah menerbitkan tiga penelitian terhadap 35.000 orang - ketika berat badan Anda meningkat, ukuran fisik sebenarnya dan fungsi otak Anda menurun. Itu seharusnya menakuti siapa pun," lanjutnya.

2. Menyundul Bola dengan Kepala
dr Amen menilai kebiasaan menyundul bola perlu dihindari lantaran berpotensi membawa dampak buruk bagi kesehatan otak. Hal ini juga didukung dengan sebuah penelitian yang diterbitkan tahun lalu, menemukan bahwa pesepakbola 50 persen lebih mungkin terkena demensia dibandingkan populasi lainnya.

Para peneliti dari Karolinska Institutet di Swedia, yang penelitiannya dipublikasikan di jurnal Lancet Public Health, membandingkan catatan kesehatan 6.000 pesepakbola elit dan lebih dari 56.000 non-pesepakbola antara tahun 1924 dan 2019.

Peneliti menemukan di antara pesepakbola pria yang bermain di tim Swedia, 9 persen didiagnosis mengidap penyakit neurodegeneratif, dibandingkan dengan 6 persen dari sampel kontrol.

"Tidak, jangan lakukan itu," imbuh dr Amed.

3. Mengonsumsi Kafein Berlebih
Mengonsumsi kafein yang berlebihan dapat membatasi aliran darah ke otak. dr Amen mengatakan, kebiasaan ini ada hubungannya dengan penyusutan otak.

Meskipun tidak ada hubungan langsung yang ditemukan antara kafein dengan demensia, namun dr Amen menyebut ada hubungannya kafein dengan masalah tidur, dan hubungan masalah tidur dengan demensia.

"Jika Anda mengonsumsi 100 mg kafein sehari, itu mungkin baik-baik saja," lanjutnya.

4. Merokok
Nikotin dari rokok juga bisa menghambat aliran darah ke otak. Sebuah penelitian di Washington University School of Medicine menemukan bahwa kebiasaan merokok bisa menyebabkan otak menyusut.

Penyusutan otak dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan kognitif, demensia, dan Alzheimer.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "4 Kebiasaan Buruk yang Bisa Bikin Otak Menyusut"