Hagia Sophia

12 February 2024

Heboh Tentang Jadwal Piket Organ Tubuh, Ini Kata Pakar Kesehatan

Ilustrasi jam. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Aramyan)

Sempat viral beberapa waktu lalu unggahan di media sosial terkait 'jam piket organ'. Unggahan tersebut mengungkapkan bahwa organ dapat bekerja lebih berat pada waktu-waktu tertentu.

Kondisi ini membuat organ di dalam tubuh seakan bekerja dengan jadwal shift masing-masing. Benarkah demikian?

Dokter spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH menegaskan bahwa sebenarnya organ dalam tubuh bekerja selama 24 jam dan tidak menggunakan 'jadwal piket'. Ia juga menambahkan waktu tidak menentukan intensitas berat atau tidaknya organ dalam bekerja.

dr Aru menuturkan yang menentukan tingkat intensitas berat atau tidaknya kerja organ adalah aktivitas dari orang tersebut.

"Sebenarnya tidak ada hubungannya dengan waktu tapi berhubungan dengan kegiatan sehari-sehari. Saat kita stres, bekerja di kantor yang melelahkan saat itu kerja otak kita lebih keras daripada saat kita tidur atau beristirahat," ucap dr Aru pada detikcom.

Selain jenis aktivitas yang dilakukan, dr Aru menuturkan makanan yang dikonsumsi juga dapat mempengaruhi bagaimana kinerja organ. Menurutnya, ada beberapa jenis makanan atau cara makan tertentu yang memang dapat membuat kinerja organ menjadi lebih keras.

"Saat kita makan makanan yang lebih dari biasa, tinggi lemak, terlalu manis atau kurang serat maka kerja usus kita lebih berat dibandingkan saat kita berpuasa. Jadi organ tubuh kita bekerja sesuai dengan saat-saat kita memakainya lebih dan tidak berhubungan dengan waktu," jelasnya.

Berkaitan dengan kinerja organ, dr Aru menuturkan bahwa organ di dalam tubuh bekerja secara otonom dan bergerak sendiri tanpa bantuan manusia. Keseluruhan organ bekerja masing-masing, tapi tidak bekerja secara bergantian.

Ketika seseorang sedang istirahat, organ tetap bekerja untuk menjalankan fungsi di dalam tubuh. Oleh karena, menurut dr Aru istilah 'jam piket organ' tidak memiliki dasar.

"Jadi pernyataan ada shift organ-organ tubuh tidak ada bukti ilmiahnya hingga saat ini," pungkasnya.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kata Dokter soal 'Jadwal Piket' Organ Tubuh, Betulan Ada Nggak Sih?"