Hagia Sophia

16 August 2023

Mungkinkah Ada WFH Lagi Terkait Polusi yang Makin Meningkat?

istimewa

Beberapa waktu terakhir masalah polusi menjadi perhatian banyak pihak. Polusi udara di sejumlah wilayah seperti DKI Jakarta masuk kategori tidak sehat dan dapat memicu berbagai macam penyakit.

Berkaitan dengan itu, wacana Work from Home (WFH) kembali mencuat. Menkes memastikan pihaknya hanya fokus dalam penanganan kasus di hilir, jika terjadi peningkatan kasus penyakit akibat polusi, contohnya asma hingga penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), bed di RS dipastikan sudah siap.

"Nah itu kebijakan WFH ada di menteri-menteri yang handle penyebab polusi," ucap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, ketika ditemui detikcom di Jakarta Pusat, Selasa (15/8/2023).

Menkes belum memastikan apakah opsi tersebut akan diterapkan dalam beberapa waktu ke depan. Namun, jika instruksi Presiden Joko Widodo terkait working hybrid kemudian diterapkan, pemerintah dalam hal ini Kemenkes RI akan mendukung kebijakan itu.

"Ya pasti kita mengikuti Presiden Jokowi ya seperti apa nanti keputusannya," ucap Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi dalam kesempatan berbeda.

"Pada prinsipnya kami adalah yang menentukan kesehatan, jadi sesuai dengan tugas dan fungsi kami mengedukasi masyarakat supaya tetap sehat," sambungnya.

Adapun lebih lanjut dr Nadia menjelaskan bahwa ada berbagai hal juga yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mengantisipasi parahnya kondisi polusi beberapa waktu terakhir.

"Dari sisi Kemenkes pada prinsipnya adalah bagaimana upaya untuk mencegah agar orang tidak menjadi sakit," katanya.

"Jadi kita imbauannya adalah kalau udara tidak baik gunakan masker, kalau kita sakit pakai masker, atau kalau bisa juga coba pasang air purifier di rumah. Kita mendorong juga kalau misalnya daerah-daerah ada gerakan misalnya car free day untuk menekan masalah ini," sambungnya.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Menkes Bicara Kemungkinan WFH Lagi Imbas Polusi 'Ambyar'"