Hagia Sophia

06 August 2023

Beberapa Pesawat Antariksa Milik NASA yang Berada di Tepi Tata Surya

Foto: NASA

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) sempat was-was karena tak sengaja hilang kontak dengan Voyager 2, pesawat antariksa yang sudah menempuh jarak 19,9 miliar kilomter di tepi Tata Surya. Selain Voyager 2, ada pesawat antariksa lainnya yang mencapai ujung jagat, tepatnya di tepi Tata Surya kita.

Untuk mengungkap segala rahasia kehidupan, NASA kerap mengirimkan berbagai pesawat antariksa untuk mengamati planet-planet dan seisi Tata Surya.

Sejauh ini, memang Voyager 2 dan saudaranya Voyager 1, adalah sebagai wahana antariksa yang memiliki jarak terjauh dari Bumi.

Lalu, apa saja pesawat antariksa yang berjarak jauh dari Bumi hingga miliaran kilometer? Berikut daftarnya sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia:

1. Voyager 1
Tidak ada pesawat antariksa yang terbang lebih jauh dari Voyager 1 milik NASA. Pesawat antariksa ini pertama kali diluncurkan pada 1977 untuk terbang melewati Jupiter dan Saturnus, dan pada 2012 Voyager 1 menyeberang ke ruang antar bintang untuk terus mengumpulkan data.

Dalam eksplorasinya, Voyager 1 berhasil menemukan satelit Jupiter bernama Io dan menangkap gambar yang menunjukkan delapan gunung berapi aktif memuntahkan material ke luar angkasa. Wahana ini juga berhasil menemukan dua bulan di Jupiter, yakni Thebe dan Metis

Selama penerbangannya, wahana ruang angkasa ini juga memotret bulan-bulan milik Planet Saturnus, yakni Titan, Mimas, Enceladus, Thetys, Dione, dan Rhea. Berdasarkan data yang masuk, semua bulan itu kelihatannya sebagian besar terdiri dari air es.

Mengutip Skylive, saat ini jarak Voyager dengan Bumi adalah 160,18 Astronomical Unit (AU) atau setara 23,96 miliar KM. Ini menjadikannya wahana ruang angkasa terjauh dari Bumi.

2. Voyager 2
Wahana Voyager 2 merupakan 'adik' dari Voyager 1 dan peluncurannya hanya berjarak 16 hari satu sama lain. Kedua wahana ini terbang melintasi planet-planet di luar Tata Surya sebelum akhirnya melewati batas terjauh heliosfer, yaitu lapisan terluar atmosfer matahari yang memisahkan tata surya dari ruang antarbintang.

Merujuk NASA, kedua Voyager memiliki daya listrik dan bahan bakar yang cukup untuk melanjutkan operasi mereka saat ini hingga setidaknya tahun 2025. Namun, jika kedua wahana ini harus berhenti berkomunikasi dengan Bumi selamanya, misi mereka ke bintang-bintang masih akan terus berlanjut.

Voyager 2 pada dasarnya terombang-ambing dan sendirian dalam kegelapan ruang angkasa, setelah meninggalkan tepi luar tata surya kita pada bulan November 2018. Voyager 2 dengan Bumi saat ini berjarak 19,9 miliar KM dari Bumi.

Pesawat luar angkasa NASA ini menjadi wahana pertama yang mengamati planet Neptunus. Melewati sekitar 4.950 kilometer di atas kutub utara Neptunus, Voyager 2 melakukan pendekatan ke Planet neptunus 12 tahun setelah meninggalkan Bumi pada tahun 1977.

Voyager 2 Foto: NASA

3. Pioneer 10
Meluncur pada 2 Maret 1972, Pioneer 10 adalah misi pertama NASA ke planet luar. Misi tersebut sukses dan pesawat ruang angkasa tersebut mencatat serangkaian rekor yang tak tertandingi oleh pesawat ruang angkasa robot lainnya hingga saat ini.

Pioneer 10 tercatat sebagai pesawat luar angkasa pertama yang terbang melampaui Mars, asteroid, Jupiter, dan yang pertama menggunakan tenaga listrik yang seluruhnya berasal dari energi nuklir.

Wahana ini awalnya dirancang untuk misi 21 bulan untuk terbang melewati Jupiter, tapi ternyata Pioneer 10 bertahan lebih dari 30 tahun. Pioneer 10 mengirimkan sinyal terakhirnya ke Bumi pada Januari 2003 dari jarak 12,23 miliar kilometer.

Pesawat luar angkasa ini juga melintasi orbit Saturnus pada Februari 1976, mencatat data yang menunjukkan ekor magnetik Jupiter sepanjang 800 juta kilometer.

4. Pioneer 11
Pada 5 November 2017, Pioneer 11 diperkirakan berada sekitar 97.590 AU atau setara 14,59 miliar kilometer dari Bumi.

Pioneer 11 merupakan pesawat ruang angkasa "saudara" dari Pioneer 10 dan yang pertama mempelajari Saturnus dari dekat. Misi tersebut berakhir pada tahun 1995 dan Pioneer 11 sedang dalam lintasan untuk membawanya keluar dari tata surya.

Wahana yang meluncur 6 April 1973 ini diprediksi bakal melintas di dekat bintang Lambda Aquila dalam waktu hampir empat juta tahun. Seperti Pioneer 10 dan Voyager 1 dan 2, Pioneer 11 membawa pesan kemanusiaan ke kosmos.

Pioneer 11 menjadi pesawat ruang angkasa yang telah melintasi orbit Neputnus, menyusul Pioneer 10, Voyager 1, dan Voyager 2.

5. Cassini
Cassini adalah wahana ruang angkasa pertama yang melakukan pendaratan di bagian luar Tata Surya dan mengambil sampel samudera luar angkasa. Dalam arti tertentu, Cassini merupakan mesin waktu karena mampu mengungkap proses yang kemungkinan besar membentuk Tata Surya.

Wahana ini pertama kali meluncur pada 15 Oktober 1997 dari Cape Canaveral. Cassini memiliki pengaruh besar dalam eksplorasi Tata Surya setelah mengumpulkan data sebanyak 635 Gigabyte (GB).

Cassini juga mengungkap bulan-bulan Saturnus sebagai dunia yang ukik dan menunjukkan kompleksitas cincin Saturnus. Temuan-temuan dari Cassini di Saturnus mendorong para ilmuwan untuk berpikir ulang mengenai pemahaman mereka tentang Tata Surya.

Saat ini, Cassini berjarak sekitar 7,9 miliar kilometer dari Bumi sejak pertama kali diluncurkan.

6. Galileo
Galileo adalah pesawat ruang angkasa pertama yang mengorbit ke planet terluar dan menyebarkan probe masuk ke atmosfer planet-planet luar.

Dari awal perencanaan hingga akhir misi Galileo menelan dana hingga USD 1,39 miliar. Selain itu, terdapat kontribusi internasional yang diperkirakan sebesar USD 110 juta.

Galileo diluncurkan pada 18 Oktober 1989 dar Kennedy Space Center, Amerika Serikat. Wahana ini kemudian tiba di Jupiter pada 7 Desember 1995. Jarak antara Galileo dengan Bumi diperkirakan sekitar 4,6 miliar kilometer.



























Artikel ini telah tayang di inet.detik.com dengan judul "Selain Voyager 2, Ini Daftar 5 Pesawat Antariksa NASA di Ujung Jagat"