![]() |
Cokelat banyak jadi kado di Hari Kasih Sayang. (Foto: Getty Images/whitebalance.oatt) |
Setiap tahun di Hari Valentine, hampir setiap toko dipenuhi dengan aneka cokelat berbentuk hati. Cokelat menjadi salah satu hadiah yang banyak diberikan sebagai cara menunjukkan cinta di Hari Kasih Sayang.
Di balik kenikmatannya, beberapa penelitian mengatakan cokelat bermanfaat untuk kesehatan. Dalam studi yang dilakukan National Institutes of Health (NIH), beberapa meta-analisis menunjukkan konsumsi cokelat dapat mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes.
Namun, penelitian lain mengatakan bahwa meskipun cokelat dikaitkan dengan manfaat kesehatan yang positif, cokelat dapat memiliki beberapa dampak negatif.
Emily Myers, seorang ahli diet dan anggota fakultas di Virginia Tech Department of Human Nutrition, Foods, and Exercise, mengatakan cokelat mengandung magnesium dan serat, dua nutrisi yang dapat bermanfaat bagi tubuh kita, tetapi cokelat juga mengandung gula tambahan dan lemak jenuh, yang tidak begitu bermanfaat.
Flavonol adalah jenis antioksidan dalam cokelat yang terbukti memiliki dampak positif pada kesehatan jantung, fungsi kekebalan tubuh, dan manajemen gula darah, tetapi kita perlu mempertimbangkan seberapa banyak yang perlu kita konsumsi untuk melihat manfaatnya.
"Untuk mendapatkan manfaat yang berarti, Anda harus makan banyak cokelat, yang kemudian akan mengakibatkan konsumsi energi lebih banyak daripada yang kemungkinan besar dibutuhkan tubuh Anda," katanya dikutip dari Medical Express.
Meski cokelat kaya manfaat, sebaiknya pilih jenis cokelat hitam atau dark chocolate lantaran persentase kandungan kakaonya lebih tinggi daripada cokelat biasa. Akan lebih sehat lagi jika dikonsumsi secukupnya, seperti satu atau dua potong sehari dan tak berlebihan.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Jadi Ungkapan Cinta di Hari Valentine, Ini Manfaat Makan Cokelat Bagi Kesehatan"