Hagia Sophia

28 March 2024

Penyakit Jantung Bisa Serang Siapa Saja, Termasuk Usia Muda

Foto ilustrasi: Getty Images/MTStock Studio

Penyakit jantung menjadi salah satu penyakit yang bisa menyerang banyak kalangan, termasuk kelompok usia muda. Kondisi ini memiliki beberapa jenis kondisi yang seringkali terjadi secara mendadak, tidak terkecuali pada tubuh yang sehat.

Salah satu gangguan jantung yang kerap dialami adalah gangguan aritmia atau irama jantung. Kondisi ini bisa menjadi pemicu kematian jantung mendadak (KJM) atau henti jantung.

Spesialis jantung dan pembuluh darah dr Sunu Budhi Raharjo, SpJP, mengungkapkan gangguan pada irama jantung ini kerap tidak menunjukkan gejala. Seringkali kondisi ini terjadi mendadak, menyebabkan orang yang mengalaminya tidak sadarkan diri atau pingsan.

Henti jantung terjadi saat listrik jantung berdenyut super cepat (lebih dari 300 denyut per menit). Kondisi ini mengakibatkan seseorang kolaps dan bisa meninggal dalam waktu kurang dari 10 menit.

"Sebanyak 88 persen data medis henti jantung adalah aritmia," kata dr Sunu dalam temu media, Senin (25/3/2024).

"Ada banyak kasus aritmia yang dialami lanjut usia maupun usia muda. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya perubahan aktivitas atau sinyal listrik yang mengontrol detak jantung," sambungnya.

dr Sunu mengungkapkan gangguan irama jantung bisa terjadi akibat gangguan jantung seperti kardiomiopati, gangguan katup, hingga peradangan pada jantung. Selain itu, kondisi ini juga bisa disebabkan cedera dan genetik.

Terkait gejalanya, gangguan irama jantung kerap tidak menunjukkan gejala. Pada beberapa orang, mungkin merasakan seperti detak jantung yang lebih kencang hingga pingsan.

"Gejala yang banyak dialami itu denyut jantung terasa lebih cepat atau lambat. Jika itu sampai terasa, berarti ada sesuatu yang tidak biasa," jelas dr Sunu.

"Blackout atau sampai pingsan itu bisa terjadi karena kurangnya aliran oksigen ke otak. Pada kondisi yang parah, bisa menyebabkan kematian mendadak," lanjut dia.

Selain itu, keluhan lain yang mungkin muncul seperti:
  • Dada terasa tidak nyaman
  • Sesak napas
  • Mudah lelah
  • Pusing atau kliyengan
Kematian mendadak juga bisa disebabkan oleh sindrom Brugada, gangguan irama jantung tanpa keluhan. dr Sunu menjelaskan penyakit ini terjadi saat pengidapnya akan mengalami impuls listrik pada sel di bilik kanan atas jantung, sehingga jantung mudah berdetak dengan cepat.

"Penderita sindrom brugada memiliki cacat pada fibrilasi ventrikel yang sangat cepat. Akibatnya, jantung mudah berdetak dan irama jantung terganggu hingga bisa berakibat fatal," tutur dia.

Gejala yang muncul akibat sindrom brugada ini tidak jauh beda dengan gangguan irama jantung lainnya, seperti:
  • Jantung berdebar cepat
  • Kejang
  • Pingsan


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Usia Muda Kok Sudah Kena Penyakit Jantung? Kata Dokter, Ini Penyebabnya"