Hagia Sophia

27 March 2024

NASA: Akan Terjadi Fenomena Langka Ledakan Bintang

Ilustrasi sistem biner lokasi bintang akan meledak. Foto: NASA

NASA menyebut bakal terjadi fenomena langka ledakan bintang, dikenal sebagai nova, yang dapat disaksikan dengan mata telanjang. Bagaimana cara melihatnya?

Pada sistem biner Corona Borealis yang berisi satu bintang katai putih mati dan satu bintang raksasa merah yang menua, terpantau akan terjadi ledakan nova spektakuler. Terletak 3.000 tahun cahaya dari Bumi, Corona Borealis adalah rumah bintang katai putih bernama T Coronae Borealis (disingkat T CrB) yang akan meledak.

Menurut NASA, peristiwa kosmik langka tersebut diperkirakan terjadi kapan saja dari saat ini sampai September 2024 dan bisa terlihat dengan mata telanjang. Tidak diperlukan teleskop mahal untuk menyaksikan pertunjukan kosmik ini.

Katai putih T CrB ada di sistem biner, artinya ia adalah salah satu dari dua bintang yang mengorbit satu sama lain. Yang lainnya seperti disebutkan, adalah raksasa merah.

Katai putih memiliki massa mirip dengan Matahari, namun memiliki diameter sekitar seratus kali lebih kecil, sehingga ukurannya sebanding dengan Bumi. Massa tinggi dengan ukuran relatif kecil membuat gravitasi katai putih sangat kuat.

Saat raksasa merah di sistem T CrB mengeluarkan materi, gravitasi T CrB menarik atau mengumpulkannya dan menempatkannya di permukaannya sendiri. Ini terjadi selama bertahun-tahun, hingga mencapai batasnya.

"Apa yang terjadi di sistem ini adalah bintang raksasa merah membuang semua materi ke permukaan katai putih. Dan saat terlalu banyak benda mengenai permukaan katai putih (T CrB), akan ada reaksi termonuklir seperti pada bom, dan katai putih akan meledakkan material itu," cetus William J. Cooke, pakar di NASA Meteoroid Environments Office.

Ledakan ini terakhir terjadi pada tahun 1946, di mana jangka waktu sampai ledakan berikutnya adalah kurang lebih 80 tahun. Dikutip detikINET dari CNN, NASA tidak dapat memastikan kapan waktu ledakan itu, hanya jangka waktunya adalah pada saat ini sampai September mendatang.

Sistem bintang tersebut biasanya terlalu redup untuk dilihat dengan mata telanjang, tapi saat ledakan nova diperkirakan akan mencapai tingkat kecerahan yang mirip dengan Polaris, atau Bintang Utara.

Saat kecerahan nova mencapai puncaknya, bintang tersebut akan tampak seperti bintang baru yang muncul di langit. Ia bisa terlihat selama beberapa hari tanpa peralatan apapun dan kurang lebih seminggu dengan teropong sebelum meredup dan menghilang dari pandangan selama sekitar 80 tahun lagi.

Lokasi ledakan bintang nova. Foto: NASA

Di langit, peristiwa nova ini akan muncul dalam busur kecil antara konstelasi Boötes dan Hercules, dan akan terlihat dari Belahan Bumi Utara, termasuk di sebagian wilayah Indonesia. Namun lantaran tidak ada tanggal pastinya, astronom waspada karena bisa muncul sewaktu-waktu.

Akun NASAUniverse di X, sebelumnya Twitter, akan memberikan update tentang ledakan tersebut dan kemunculannya. Jadi jika ingin mendapat informasi terkini mengenai ledakan bintang ini, dapat mengikuti akun tersebut.


























Artikel ini telah tayang di inet.detik.com dengan judul "Ledakan Bintang Spektakuler Akan Muncul di Langit, Ini Cara Melihatnya"