Hagia Sophia

26 October 2023

Tips Turunkan Panas Bayi dengan Cepat Tanpa Obat

Ilustrasi anak demam, berikut cara cepat menurunkan suhu tinggi pada anak. Foto: Getty Images/yaoinlove

Demam atau panas pada bayi seringkali menimbulkan rasa khawatir para orang tua. Bagaimana tidak, bayi yang sedang demam umumnya akan cenderung lebih rewel dan sering menangis dikarenakan kondisi yang tidak nyaman pada tubuhnya. Sebab itu, orang tua akan berupaya mencari cara bagaimana agar demam pada si kecil bisa turun.

Pada kondisi yang tergolong normal dan tidak serius, demam pada bayi biasanya berlangsung selama 3-4 hari. Meski demikian, orang tua tetap perlu untuk mengatasi gejalanya. Berikut ini cara cepat menurunkan panas pada bayi tanpa obat yang bisa dilakukan dengan mudah di rumah.

Penyebab Panas pada Bayi

Dikutip dari Medical News Today, demam adalah suatu tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang berjuang melawan infeksi. Beberapa faktor yang menyebabkan demam pada bayi, antara lain demam pasca imunisasi, infeksi virus atau bakteri, nyeri tenggorokan, atau terlalu lama berada di lingkungan yang terik.

Pada dasarnya, demam pada bayi bukanlah suatu hal yang berbahaya. Hal tersebut merupakan respon alami tubuh bayi dalam melawan suatu penyakit. Pada kasus demam usai imunisasi, ini memberikan bukti bahwa sistem kekebalan tubuh pada bayi mulai bekerja dengan baik.

Demam pada bayi yang disebabkan oleh beberapa faktor di atas umumnya tidak harus dibawa ke rumah sakit. Selama bayi masih aktif bergerak dan mau untuk meminum susu, maka kondisi tersebut tidak perlu dikhawatirkan serta bisa Anda tangani sendiri di rumah tanpa obat.

Gejala Panas pada Bayi

Dikutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), suhu tubuh normal bayi adalah 36,5-37 derajat Celcius. Suhu ini memang sedikit lebih tinggi dari orang dewasa normal. Itulah sebabnya banyak orang tua yang menganggap bayinya terserang demam hanya karena suhu tubuhnya sedikit lebih hangat ketika disentuh.

Untuk memastikan bahwa bayi benar-benar terserang demam, Anda harus mengukur suhu tubuh bayi menggunakan termometer. Apabila menunjukkan lebih dari 37,5°C, maka bayi dianggap mengalami demam.

Cara Cepat Menurunkan Panas pada Bayi Tanpa Obat

Jangan khawatir, demam pada bayi sebenarnya bisa Anda tangani sendiri di rumah. Berikut ini 8 cara cepat menurunkan panas pada bayi tanpa obat.

1. Mengompres Bayi dengan Air Hangat
Kompres air hangat dinilai mampu membantu menurunkan demam pada bayi. Dikutip dari Kemenkes RI, kompres merupakan tindakan pertolongan pertama yang dapat digunakan untuk mengatasi demam. Perlu diingat, mengompres bayi dengan air dingin tidak disarankan karena berisiko menyebabkan bayi menggigil.

Cara mengompres bayi dengan air hangat pun cukup mudah, yakni dengan merendam kain bersih pada air hangat. Setelah itu, peras kain dan letakkan pada dahi, lipatan ketiak, leher, dan paha bayi selama 10-15 menit ketika ia tertidur. Ini berguna untuk mengeluarkan panas lewat pori-pori tubuh.

2. Memberikan Asupan ASI yang Cukup
Ketika bayi sedang terserang demam, penting bagi orang tua agar menjaga bayi tetap terhidrasi dengan cara memberinya asupan ASI yang cukup. ASI juga dinilai dapat membantu tubuh bayi melawan infeksi penyebab demam. Dikutip dari sebuah situs rumah sakit swasta, ASI mengandung antibodi IgA sekretori (sIgA) yang mampu membatasi masuknya bakteri ke dalam aliran darah.

3. Memberikan Makanan Hangat pada Bayi
Salah satu cara cepat menurunkan panas pada bayi tanpa obat adalah dengan memberikan makanan hangat pada bayi. Cobalah untuk memberikan bayi makanan seperti sup hangat dengan campuran wortel, labu, kentang, ubi, dan brokoli. Komposisi sayuran dan protein yang terdapat pada sup dapat memenuhi kebutuhan gizi yang dibutuhkan bayi untuk melawan penyakit.

Penting untuk diketahui, cara ini berlaku untuk bayi yang berusia di atas 6 bulan. Jika bayi Anda masih berusia di bawah 6 bulan, sebaiknya berikan bayi ASI secara eksklusif saja.

4. Memandikan Bayi dengan Air Hangat
Cara cepat menurunkan panas pada bayi tanpa obat selanjutnya adalah dengan memandikan bayi menggunakan air hangat. Mandi air hangat dapat membuat suhu tubuh bayi menurun ketika air menguap dari kulitnya. Selain itu, dilansir dari Medical News Today, mandi air hangat juga dapat membantu menenangkan otot bayi yang lelah.

5. Kenakan Pakaian yang Nyaman pada Bayi
Pakaian yang tipis dan nyaman akan membantu suhu tubuh bayi menurun secara alami. Hindari memakaikan pakaian yang tebal atau berlapis pada bayi. Hal tersebut dapat menyebabkan panas tubuh bayi semakin terperangkap sehingga membuat demam menjadi sulit mereda.

6. Menjaga Suhu Ruangan Tetap Sejuk
Menjaga suhu ruangan agar tetap sejuk dapat melindungi bayi dari suhu panas yang berpotensi memperburuk gejala demamnya. Anda bisa menggunakan penyejuk udara atau kipas angin berkecepatan rendah. Jika menggunakan kipas angin, pastikan angin yang keluar tidak mengarah langsung pada bayi.

7. Pastikan Bayi Beristirahat dengan Cukup
Demam pada bayi terjadi karena tubuh sedang berupaya melawan infeksi. Sebab itu, Anda perlu memastikan agar si kecil memiliki waktu istirahat dan tidur dengan cukup. Hindari mengajak bayi bermain di luar rumah sampai suhu tubuh bayi mulai normal kembali.

8. Gendong Bayi ala Kanguru
Terakhir, cara cepat menurunkan panas pada bayi tanpa obat adalah dengan menggendong bayi ala Kanguru. Dikutip dari situs Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Telogorejo Semarang, gendong ala kanguru bertujuan menyelamatkan bayi lahir prematur agar tidak terserang hipotermia.

Metode menggendong ini ditemukan oleh Dr Héctor Martínez Gómez dan Dr Edgar Rey pada 1979. Prinsip gendong ala kanguru ini dapat mempertahankan suhu tubuh bayi melalui perpindahan suhu antara kulit ibu dan bayi (skin to skin contact).

Cara menggendong bayi ala kanguru, yakni sebagai berikut:
  1. Letakkan bayi di antara payudara ibu dalam posisi tegak dan dada bayi menempel pada dada ibu.
  2. Setelah itu, kepala bayi bisa dipalingkan ke sisi kanan atau kiri, dengan posisi sedikit tengadah.
  3. Kedua tungkai bayi ditekuk sedikit seperti posisi kodok.
  4. Dalam posisi berdiri, tubuh ibu dan bayi diikat dengan kain selendang atau kemben berbahan elastis untuk menahan badan bayi agar tidak jatuh.
  5. Pastikan bahwa kain melekat erat di bagian dada, bukan di bagian perut. Jangan mengikat terlalu keras dibagian perut bayi tapi harus disekitar epigastrium (ulu hati) ibu.

Kapan Harus Membawa Bayi yang Demam ke Dokter?

Demam pada bayi merupakan kondiisi yang tergolong normal sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Namun, segera bawa bayi Anda ke dokter jika mengalami gejala-gejala seperti berikut:
  • demam yang tak kunjung mereda selama lebih dari 4 hari
  • tidak nafsu makan
  • mulut kering
  • tidak ada air mata saat menangis
  • terlihat lesu
  • tidak responsif
  • memiliki ruam
  • diare dan muntah
  • sesak napas
  • kejang.
Patut jadi catatan, cepat dan lambatnya suhu panas pada bayi turun bergantung pada banyak hal misal penyebab. Jika penyebabnya sederhana maka demam bisa segera turun, berbeda jika demam disebabkan hal kompeks atau gabungan beberapa penyakit Demikian 8 cara cepat menurunkan panas pada bayi tanpa obat. Semoga bermanfaat.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ketahui 8 Cara Cepat Menurunkan Panas Pada Bayi Tanpa Obat"