Hagia Sophia

05 February 2023

Kolesterol Tinggi Juga Bisa Dirasakan Saat Berjalan, Kaki Terasa Nyeri

Pertanda kolesterol tinggi di kaki. (Foto ilustrasi: Keith L Moore, Arthur F Dalley, Anne MR Agur/Clinically Oriented Anatomy 7th Edition)

Berhati-hatilah jika kadar kolesterol mulai meningkat. Kolesterol tinggi yang menumpuk di arteri menimbulkan komplikasi penyakit lain yang serius seperti stroke dan jantung. Tingginya kadar kolesterol membuat arteri mengalami penumpukan plak yang mengganggu aliran darah.

"Plak adalah zat yang terdiri dari kolesterol dan hal-hal lain. Bila memiliki terlalu banyak plak, arteri bisa menyempit dan membatasi aliran darah," demikian yang dikutip dari Express UK, Jumat (3/2/2023).

Hambatan aliran darah tersebut bisa dilihat secara kasat mata dan dirasakan pada kaki. Aliran darah ke kaki yang berkurang menyebabkan penyakit arteri perifer (PAD). Penyakit ini memicu rasa nyeri kaki ketika berjalan dan dapat hilang setelah istirahat beberapa menit.

"Rasa sakit dapat berkisar dari ringan hingga berat, dan biasanya hilang setelah beberapa menit saat mengistirahatkan kaki," lanjutnya.

Nyeri tersebut bisa terjadi pada kedua kaki di waktu yang bersamaan. Rasa nyeri yang timbul dapat berbeda antara kaki satu dengan yang lainnya. Beberapa gejala lain PAD sebagai berikut.
  • Kaki lemah atau mati rasa
  • Kuku jari kaki mudah rapuh dan tumbuh lambat
  • Borok (luka terbuka) pada kaki dan tungkai yang tidak kunjung sembuh
  • Kulit kaki berubah warna menjadi pucat atau membiru
  • Kulit mengkilap
  • Otot-otot kaki mengecil (wasting)
Bila merasakan gejala-gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk menghindari komplikasi penyakit lain yang lebih parah.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Pertanda Kolesterol Tinggi yang Biasa Dikeluhkan saat Berjalan"