Hagia Sophia

05 September 2023

Ini Gejala Khas COVID-19 Varian Pirola yang Kini Dalam Pantauan WHO

Foto: Getty Images/loops7

Dunia kini digegerkan dengan munculnya subvarian Omicron B.2.86 atau yang disebut juga sebagai varian Pirola. Pasalnya, varian ini memiiki mutasi paling banyak dibandingkan varian Corona lainnya, dengan total lebih dari 30 mutasi.

Dikutip dari Daily Voice, sejauh ini demam tercatat menjadi gejala paling khas dalam gelombang pandemi COVID-19 yang bermula pada Maret 2020. Sejak awalnya, virus Corona belum ada kaitan dengan varian Pirola, termasuk induknya yakni varian Omicron.

Di samping itu hingga kini, belum ada bukti yang menyebut varian Pirola berisiko memicu gejala serius, atau risiko kematian yang besar pada pasien COVID-19.

"Sejauh ini, tampaknya tidak ada peningkatan keparahan pada jenis COVID-19 ini, dan individu tersebut tidak dirawat di rumah sakit," lapor Pusat Pengendalian Penyakit British Columbia dikutip darid Daily Voice, Senin (4/9/2023).

Di samping itu, gejala COVID-19 dengan infeksi varian Pirola diyakini mirip dengan gejala Omicron pada umumnya. Gejala tersebut berupa:
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Pilek
  • Bersin
Bisa Kabur dari Proteksi Vaksin COVID-19? Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan bahwa vaksin COVID terbaru akan tersedia pada pertengahan September ini.

Awalnya, vaksin tersebut ditujukan untuk subvarian Omicron XBB.1.5. Namun, kini varian yang bermunculan di tengah masyarakat di antaranya yakni Pirola, berbeda dengan yang disoroti pada awal mula pengerjaan vaksin tersebut.

Direktur program magister kesehatan masyarakat Northeastern Neil Maniar menjelaskan, vaksin baru tersebut memang diformulasikan untuk melawan varian Omicron. Sedangkan untuk varian Pirola, pemeriksaan efektivitas vaksin masih dalam proses.

"Varian ini sepertinya berbeda. Ada lebih banyak mutasi pada varian ini yang berarti varian ini akan memiliki kemampuan lebih besar untuk menghindari kekebalan yang diberikan oleh vaksin maupun infeksi alami," ucap Maniar dikutip dari Northeastern Global News, Minggu (3/9).

"Kita harus mengawasi varian Pirola ini," pungkasnya.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Gejala Khas COVID-19 Varian Pirola yang Kini Dalam Pantauan WHO"