Hagia Sophia

06 July 2023

Rahasia Warga Jepang Panjang Umur dan Hidup Bahagia

Ilustrasi rahasia warga Jepang bisa hidup panjang umur. Foto: Aisyah Kamaliah

Hidup panjang umur mungkin menjadi dambaan banyak orang. Beragam cara diupayakan agar fisik dan batin senantiasa sehat, seperti rutin berolahraga dan melakukan aktivitas fisik, menjaga asupan makanan, atau membiasakan mengendalikan emosi dan stres.

Sudah rahasia umum, Jepang terkenal akan banyak warganya yang panjang umur, bahkan mencapai usia lebih dari 100 tahun. Sebenarnya, apa yang membuat banyak warga Jepang bisa hidup sebugar itu, apalagi sampai bisa mencapai usia hidup seabad?

Héctor García dan Francesc Miralles membongkar konsep 'ikigai' dalam bukunya yakni 'Ikigai: The Japanese Secret to a Long and Happy Life'. Dalam konsep tersebut, mereka menekankan perihal kebahagiaan yang mungkin muncul karena seseorang selalu sibuk. Mereka kemudian mengaitkan konsep ini dengan banyaknya orang Jepang yang hidup panjang umur.

Pasalnya, banyak orang dengan usia terpanjang di dunia menemukan ikigai mereka, kemudian menerapkan dan memprioritaskannya hampir setiap hari dalam hidup.

Salah satu tokoh yang mengalir dalam ikigainya adalah Hayao Miyazaki, yakni sutradara film animasi di Studio Ghibli di Jepang yang kini telah berusia 82 tahun. Ia bekerja sehari setelah pensiun untuk membuat sketsa animasi baru, dan telah mengerjakan beberapa film sejak itu.

"Tidak ada resep ajaib untuk menemukan kebahagiaan, untuk hidup sesuai dengan ikigai Anda," ungkap García dan Miralles dikutip dari CNBC, Rabu (5/7/2023).

"Tapi salah satu unsur utamanya adalah kemampuan untuk mencapai keadaan mengalir ini dan, melalui keadaan ini, untuk mendapatkan 'pengalaman yang optimal," sambungnya.

Pada dasarnya, dengan konsentrasi pada ikigai, seseorang bisa mengalami peningkatan waktu yang dihabiskan untuk beraktivitas. Dengan begitu, seseorang akan terbawa ke dalam suasana bagaikan mengalir begitu saja dan akan terjebak dalam aktivitas yang bisa memberikan kesenangan.

Sebagai gambaran, konsep ini sebenarnya sama dengan orang-orang yang betah duduk berjam-jam di depan televisi sembari makan makanan tidak sehat.

Bagaimana Caranya?

Pada 2013, seorang peneliti di Universitas DePaul, Owen Schaffer, menggali lebih jauh perihal konsep ikigai ini. Ia menemukan tujuh syarat yang perlu dicapai untuk seseorang bisa 'mengalir' dalam kesibukannya yang memberikan kebahagiaan:
  • Mengetahui apa yang harus dilakukan
  • Mengetahui bagaimana cara melakukannya
  • Mengetahui seberapa baik seseorang bisa melakukannya
  • Mengetahui ke mana harus pergi (di mana navigasi terlibat)
  • Memahami tantangan yang signifikan
  • Memahami keterampilan yang signifikan
  • Menjadi bebas dari gangguan
Berada dalam keadaan 'mengalir' dapat meningkatkan fokus, sekaligus membebaskan seseorang dari kekhawatiran. Selain itu sebagaimana yang disebutkan oleh García dan Miralles, konsep ini dapat membuat seseorang lebih sadar ketika melakukan sesuatu.

"Orang yang paling bahagia bukanlah orang yang mencapai paling banyak. Mereka adalah orang yang menghabiskan lebih banyak waktu daripada yang lain dalam keadaan mengalir," beber mereka.

"Aliran itu misterius. Ini seperti otot: semakin Anda melatihnya, semakin banyak aliran Anda, dan semakin dekat Anda dengan ikigai Anda," pungkasnya.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Pantesan Banyak yang Panjang Umur, Ini Rahasia Warga Jepang Hidup Bahagia"