Hagia Sophia

15 September 2023

Bulan Akan Menjauh dari Bumi, Gerhana Matahari Akan Langka

Foto: Getty Images/iStockphoto/Onkamon Buasorn

Bulan dan Bumi telah mengelilingi satu sama lain sejak Bulan pertama kali tercipta 4,5 miliar tahun yang lalu. Satelit alami Bumi tersebut kemungkinan besar terbentuk akibat tabrakan antara planet Theia dan Bumi.

Namun orbit kedua benda ini telah berubah seiring waktu. Bulan semakin menjauh dari Bumi. Ketiadaan Bulan di dekat Bumi, membuat manusia suatu hari nanti akan memandang langit menyaksikan peristiwa gerhana Matahari total terakhir. Tapi tenang, itu baru akan terjadi jutaan tahun lagi.

Kita memiliki gambaran yang sangat akurat tentang seberapa cepat Bulan bergerak menjauh dari Bumi, berkat Lunar Laser Ranging Experiment. Kemampuan pengukuran ini juga berkat keberhasilan misi Apollo pada tahun 1960an dan 1970an yang menempatkan reflektor di permukaan Bulan.

Dengan mengarahkan laser ke reflektor dan mengukur waktu yang dibutuhkan untuk dipantulkan kembali ke Bumi, para ilmuwan dapat menentukan jarak antara dua titik tersebut hingga sekitar 3cm. Pengukuran berulang kali menunjukkan bahwa Bulan saat ini bergerak menjauhi kita dengan kecepatan sekitar 3,8cm per tahun.

Seperti dikutip dari IFL Science, hal ini tidak selalu terjadi. Jika kita mengambil tingkat resesi saat ini dan memproyeksikannya ke belakang, Bulan bertabrakan dengan Bumi sekitar 1,5 miliar tahun yang lalu. Ini merupakan hal yang aneh mengingat Bulan berusia 3 miliar tahun lebih tua dari peristiwa itu.

Sebaliknya, kita dapat melihat bukti lain, seperti lapisan batuan dan karang yang dapat memberikan perkiraan lamanya hari di Bumi dan jarak ke Bulan di berbagai titik dalam sejarah. Kita juga bisa membuat proyeksi tentang apa yang terjadi selanjutnya lewat peristiwa gerhana Matahari total.

"Seiring waktu, jumlah dan frekuensi gerhana Matahari total akan berkurang," kata ilmuwan Bulan di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA Richard Vondrak pada tahun 2017.

"Sekitar 600 juta tahun dari sekarang, Bumi akan menyaksikan keindahan dan drama gerhana Matahari total untuk terakhir kalinya," ujarnya.

Fakta bahwa Bulan kita saat ini melampaui Matahari secara keseluruhan adalah suatu kebetulan yang membahagiakan. Matahari dan Bulan terlihat berukuran sama di langit karena jarak Matahari dari Bumi sekitar 400 kali lebih jauh dari Bulan, dan diameternya sekitar 400 kali lebih besar.

Empat miliar tahun yang lalu, sebelum Bulan berpindah ke orbitnya saat ini, Bulan akan tampak tiga kali lebih besar dari ukuran sekarang di langit.

Meskipun Bulan akan terus bergerak dan tampak semakin kecil di langit, Bulan tidak akan pernah lepas dari orbit kita. Matahari akan menjadi raksasa merah dan menelan Bumi sebelum kita benar-benar terpisah dari pengaruh Bulan.


























Artikel ini telah tayang di inet.detik.com dengan judul "Bulan Menjauh dari Bumi, Gerhana Matahari Total Bakal Lenyap"